3 Langkah Yang Harus Anda Lakukan Untuk Mencegah Demensia
Seiring bertambahnya usia, Sahabat Sehat mungkin mudah merasa khawatir akan kondisi kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang mungkin Sahabat Sehat alami yaitu demensia. Sahabat Sehat, apakah ada cara untuk mencegah demensia? Mari simak penjelasan berikut.
Apa Itu Demensia ?
Demensia diartikan sebagai hilangnya ingatan, serta ketidakmampuan dalam menjalani pekerjaan dan aktivitas kehidupannya secara mandiri. Kondisi ini dapat disebabkan karena berbagai hal misal cedera ataupun proses penuaan.
Bagaimana Mencegah Demensia ?
Untuk mencegah demensia, Sahabat Sehat dianjurkan menerapkan berbagai hal berikut di rumah :
1. Olahraga teratur
Rutin melakukan latihan fisik dipercaya dapat menurunkan risiko demensia hingga 50%. Selain itu, olahraga juga dapat memperlambat kerusakan pada mereka yang telah menunjukan adanya masalah kognitif. Lakukan kombinasi olahraga kardio dan latihan kekuatan otot. Bagi pemula, Sahabat Sehat dapat memulainya dengan olahraga jalan santai atau berenang.
2. Mengikuti aktivitas sosial
Dengan tetap terlibat dalam aktivitas sosial, Sahabat Sehat dapat melindungi diri dari penyakit demensia di kemudian hari. Lakukan beberapa aktivitas berikut dirumah :
- Mengikuti aktivitas sukarelawan.
- Bergabung dengan komunitas lokal atau grup sosial.
- Mengunjungi pusat komunitas lokal.
- Mengikuti kelas kelompok (seperti senam, pengajian, atau keterampilan).
- Menjalin hubungan baik dengan tetangga.
- Membuat acara mingguan dengan teman-teman.
- Berekreasi bersama keluarga.
- Menjaga pola makan
Mengatur pola makan menjadi salah satu langkah efektif dalam mengurangi terjadinya peradangan dan dapat melindungi otak Sahabat Sehat. Mengonsumsi makanan manis dan karbohidrat olahan berlebih seperti tepung putih, nasi putih, dan pasta dapat memicu lonjakan besar pada gula darah sehingga akan mempengaruhi kinerja otak. Sebaiknya konsumsi buah, sayur, serta kendalikan berat badan agar tidak berlebih.
Konsumsi lemak omega 3. DHA yang terkandung dalam lemak omega 3 terbukti dapat membantu mencegah penyakit demensia dengan mengurangi plak beta-amyloid.
Sumber makanan yang banyak mengandung omega 3 yakni berbagai jenis ikan air dingin seperti ikan salmon, tuna, mackerel, trout, sarden dan rumput laut. Selain itu, omega 3 juga dapat dipenuhi dari suplemen minyak ikan.
Baca Juga: Inilah Berbagai Jenis Terapi Pasca Stroke Agar Cepat Pulih
3. Melatih mental
Untuk mencegah demensia, Sahabat Sehat harus terus melatih otak misalnya belajar bahasa asing, berlatih alat musik, atau mempelajari berbagai keterampilan baru untuk melatih otak.
- Permainan asah otak dan strategi seperti bermain puzzle, tebak gambar, dan lainnya turut dapat melatih mental Sahabat Sehat.
- Mengelola stress
Depresi dan stress kronis yang berlangsung terus-menerus dapat sangat membebani otak dan berujung pada penyusutan di area memori utama. Kondisi ini akan menghambat sel saraf, dan meningkatkan risiko penyakit demensia.
Latihan pola pernapasan, berdoa, meditasi, refleksi, dan ibadah lainnya secara teratur dapat membuat mental Sahabat Sehat lebih kuat terhadap pemicu stress yang mungkin akan dihadapi.
Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tips yang dapat dilakukan untuk mencegah demensia. Untuk mencegah demensia, Sahabat Sehat dapat mencukupi asupan gizi dengan mengkonsumsi buah dan sayur serta multivitamin.
Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check up, layanan fisioterapi, pemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam.
Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica C
Referensi
- Smith M, Segal J, Robinson L. Preventing Alzheimer’s and Dementia—or Slowing its Progress.
- Alzheimer’s Society. How to reduce your risk of Alzheimer’s and other dementias.
- Better Health Channel. Dementia – reducing your risk.
- Alzheimer’s gov. Reducing Your Risk for Dementia.
- National Health Service. Dementia guide.
![3 Langkah Yang Harus Anda Lakukan Untuk Mencegah Demensia Seiring bertambahnya usia, Sahabat Sehat mungkin mudah merasa khawatir akan kondisi kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang mungkin Sahabat Sehat alami yaitu demensia. Sahabat Sehat, apakah ada cara untuk mencegah demensia? Mari simak penjelasan berikut. Apa Itu Demensia ? Demensia diartikan sebagai hilangnya ingatan, serta ketidakmampuan dalam menjalani pekerjaan dan aktivitas kehidupannya secara mandiri. Kondisi […]](/wp-content/uploads/2022/06/3-Langkah-Yang-Harus-Anda-Lakukan-Untuk-Mencegah-Demensia.jpg)

![Anak Indonesia Rentan Terinfeksi TBC, Lindungi Dengan Imunisasi Tuberkulosis atau TBC merupakan infeksi kronis pada paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini umumnya menyebar melalui percikan air liur (droplet) yang mengandung bakteri TBC dari orang yang terinfeksi. Di Indonesia, kasus penyakit TBC masih tergolong tinggi dari tahun ke tahun, dan Indonesia berada di peringkat kedua setelah India. TBC pada anak biasanya […]](/wp-content/uploads/2022/06/Anak-Indonesia-Rentan-Terinfeksi-TBC-Lindungi-Dengan-Imunisasi.jpg)

![Saraf Terjepit, Bagaimana Penanganannya? Mungkin banyak diantara Sahabat Sehat mengalami nyeri, sakit, dan kaku pada punggung, leher, lengan, ataupun kaki. Salah satu penyebabnya adalah akibat saraf terjepit. Saraf di tulang belakang dan bagian tubuh lainnya yang mengalami gangguan saraf terjepit dapat menimbulkan rasa sakit, mati rasa, dan kesemutan. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara penanganannya? Mari simak penjelasan berikut. Apa […]](/wp-content/uploads/2022/06/Saraf-Terjepit-Bagaimana-Penanganannya.jpg)
![Penyakit Tuberkulosis Masih Terus Menyerang Anak Indonesia Penyakit tuberkulosis ternyata masih terus menyerang anak-anak Indonesia. Penyakit yang mudah sekali ditularkan melalui udara ini telah menginfeksi sekitar 824.000 orang di Indonesia pada tahun 2021, dimana 42.187 kasus diantaranya adalah anak-anak usia 0-14 tahun. Sayangnya, pandemi Covid-19 telah mengalihkan seluruh perhatian kepada penyakit yang juga tidak kalah mematikan ini. Beberapa akibatnya adalah cakupan imunisasi […]](/wp-content/uploads/2022/06/Penyakit-Tuberkulosis-Masih-Terus-Menyerang-Anak-Indonesia.jpg)
![Tanda dan Gejala Stroke yang Perlu Diwaspadai Stroke akan terjadi saat pembuluh darah di otak pecah dan mengalami pendarahan, atau ketika terjadi penyumbatan aliran darah di otak. Pecahnya atau adanya penyumbatan pada pembuluh darah membuat darah dan oksigen tidak mengalir hingga jaringan otak. Tanpa oksigen, sel-sel dan jaringan otak akan rusak dan perlahan akan mati dalam beberapa menit. Sahabat Sehat, apa saja […]](/wp-content/uploads/2022/06/Tanda-dan-Gejala-Stroke-yang-Perlu-Diwaspadai.jpg)
![Berikut ini Alasan Mengapa Lansia Rentan Mengalami Depresi Depresi pada lansia dapat menyebabkan penurunan kondisi kesehatan. Sayangnya masih banyak yang mengabaikan kondisi mental para lansia. Kasus depresi ini banyak terjadi dan rentan dialami lansia yang harus tinggal seorang diri karena anak-anaknya harus pergi merantau. Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang seringkali dialami oleh lanjut usia (lansia). Banyak sekali faktor resiko serta […]](/wp-content/uploads/2022/06/Berikut-ini-Alasan-Mengapa-Lansia-Rentan-Mengalami-Depresi.jpg)
![Pentingnya Pemeriksaan Hepatitis B Sebelum Donor Darah Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela lalu disimpan di bank darah untuk kemudian digunakan oleh pasien yang membutuhkan. Semua orang dapat menjadi pendonor darah jika memenuhi syarat. Sebelum mendonorkan darah, para calon pendonor akan diminta untuk mengisi kuesioner seputar kondisi kesehatannya dan faktor risiko penyakit. Kemudian, pendonor akan diperiksa oleh tenaga […]](/wp-content/uploads/2022/06/Pentingnya-Pemeriksaan-Hepatitis-B-Sebelum-Donor-Darah.jpg)
![Kenali Hustle Culture dan Dampak Negatifnya Bagi Kesehatan Apakah Anda familiar dengan istilah “hustle culture”? Istilah ini sedang marak diucapkan dan dibahas oleh kaum milenial sejalan dengan budaya baru yang sedang dihadapinya. Seperti apa itu? Hustle culture adalah dorongan untuk bekerja lebih keras, lebih kuat, dan lebih cepat dengan mengerahkan kapasitas maksimum diri setiap hari demi mencapai tujuan/ target dengan lebih cepat. Budaya […]](/wp-content/uploads/2022/06/Kenali-Hustle-Culture-dan-Dampak-Negatifnya-Bagi-Kesehatan.jpg)
![Hari Tuberkulosis Sedunia 2022: Kenali Efek Samping Obat TB Pada Anak Tuberkulosis pada anak perlu mendapat perhatian karena kesulitan dalam mendiagnosis dan peningkatan risiko efek samping obat TB pada anak. Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia diperingati pada tanggal 24 Maret setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait salah satu penyakit menular paling mematikan. Tanggal tersebut ditetapkan bertepatan dengan ditemukannya bakteri penyebab TB oleh Dr. Robert […]](/wp-content/uploads/2022/06/Hari-Tuberkulosis-Sedunia-2022-Kenali-Efek-Samping-Obat-TB-Pada-Anak.jpg)
![Penyebab Meningitis, Gejala dan Berbagai Cara Mencegahnya Meningitis merupakan kondisi adanya peradangan lapisan otak (meninges) yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Meningitis terkadang sulit dikenali karena gejala awalnya mirip dengan gejala flu, seperti demam dan nyeri kepala. bakteri maupun virus yang menginfeksi cairan otak dan cairan tulang belakang (spinal cord) dapat menyebabkan pembengkakan otak. Sahabat Sehat, apa penyebab dan cara mencegah […]](/wp-content/uploads/2022/06/Penyebab-Meningitis-Gejala-dan-Berbagai-Cara-Mencegahnya.jpg)

