Penderita HIV Bolehkah Berhubungan Seksual?
Human immunodeficiency virus atau yang lebih dikenal sebagai HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan melemahkan kemampuannya dalam melawan infeksi. Pada tahun 2020, sekitar 570.000 orang dewasa dan anak-anak di Indonesia terinfeksi HIV. Sayangnya, hanya seperempatnya atau sekitar 140.000 penderita yang melakukan pengobatan antiretroviral (ARV).
HIV bisa ditularkan melalui berbagai media, diantaranya melalui cairan sperma dan vagina saat berhubungan seksual, darah saat menggunakan jarum suntik bersama pada pengguna narkoba, dan ASI pada ibu menyusui. Lalu, bila HIV bisa ditularkan melalui hubungan seksual, bolehkah penderita HIV tetap berhubungan seksual?
Walau menderita HIV, Anda tetap boleh melakukan hubungan seksual. Namun, penting sekali agar Anda melakukannya dengan aman guna melindungi diri sendiri dan pasangan. Pasalnya, virus HIV memiliki banyak jenis (strain) dimana satu orang bisa menderita beberapa jenis yang berbeda dalam satu waktu. Maka, seks aman adalah kuncinya. Bagaimana caranya? Simak tips di bawah ini!
Teratur minum obat antiretroviral (ARV)
Hal pertama yang paling penting adalah mendapatkan obat antiretroviral dan mengonsumsinya secara teratur setelah Anda mengetahui positif HIV. ARV adalah obat yang menghentikan virus HIV dari menyerang kekebalan tubuh Anda. Setidaknya diperlukan 6 bulan terapi untuk dapat mengurangi jumlah virus (viral load) hingga tidak terdeteksi. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk rutin kontrol ke dokter.
Untuk mendapatkan ARV secara gratis, Anda bisa mengunjungi puskesmas tertentu atau rumah sakit rujukan AIDS. Walau ARV diberikan secara gratis, kemungkinan masih diperlukan biaya untuk pemeriksaan laboratorium, administrasi rumah sakit, atau lainnya. Tanyakan dengan lengkap pada pihak rumah sakit mengenai pembiayaan yang dijamin dan tidak dijamin oleh asuransi atau BPJS.
Baca Juga: 4 Metode yang Umum Digunakan Dalam Tes Pemeriksaan HIV
Gunakan kondom
Kondom adalah salah satu bentuk kontrasepsi yang cukup ampuh dalam mencegah penularan HIV. Seberapa besar kondom dapat melindungi dari penularan bergantung kepada cara berhubungannya. Seks anal adalah cara berhubungan yang paling berisiko dibanding seks vaginal dan oral dalam hal penularan HIV. Selain cara berhubungan, menggunakan kondom dengan benar juga sangat mempengaruhi efektivitasnya.
Minum obat profilaksis prapajanan (PPrP)
Obat PPrP adalah obat untuk mencegah penularan HIV. Untuk bisa mendapatkan obat PPrP, Anda dan pasangan harus berkonsultasi dulu dengan dokter. Obat ini diminum oleh mereka yang tidak HIV namun memiliki risiko tinggi tertular, misalnya karena pasangan adalah penderita HIV. Dengan mengonsumsi PPrP setiap hari sesuai arahan dokter, Anda dapat terlindungi hingga 99%. Namun, obat ini membutuhkan setidaknya 7 hari untuk mulai bekerja.
Baca Juga: Bagaimana Cara Penderita HIV/AIDS Menghadapi Covid-19?
Cek rutin penyakit infeksi menular seksual (IMS)
Orang dengan HIV memiliki kekebalan tubuh yang lemah sehingga membuatnya rentan terhadap penyakit. Infeksi menular seksual adalah salah satu penyakit yang tidak jarang ditemui bersama dengan HIV karena penderita biasanya memiliki perilaku seksual yang mirip. Dengan rutin memeriksakan diri terhadap penyakit infeksi menular seksual, seperti klamidia, gonore dan sifilis, Anda dapat menurunkan risiko terinfeksi HIV dan kemungkinan terjadinya komplikasi dari infeksi tersebut.
Sahabat Sehat, dengan melakukan seks yang aman seperti tips di atas, penderita HIV masih dapat melakukan hubungan seksual tanpa harus menularkan ke pasangannya. Konsultasikan dengan dokter dan ikuti perilaku seks yang sehat dan aman.
Baca Juga: Benarkah Gay Lebih Rentan Terkena HIV?
Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check up, layanan fisioterapi, pemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam.
Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Ditulis oleh: dr. Nurul Larasati
Referensi
- Heid, M. Safe Sex When You’re HIV-positive.
- Santos-Lonhurst, A. You Can Still Have Sex When You’re Living With HIV–Here’s How.
- Adzani, F. Kenali Tips Aman Berhubungan Seks dengan Penderita HIV.
- Ellis, RR. Types and Strains of HIV.
- UNAIDS. Country factsheets, Indonesia 2020.
- Rokom. HIV Ada Obatnya, ARV Disediakan Gratis oleh Pemerintah.
- CDC. STDs and HIV – CDC Fact Sheet.
![Penderita HIV Bolehkah Berhubungan Seksual? Human immunodeficiency virus atau yang lebih dikenal sebagai HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan melemahkan kemampuannya dalam melawan infeksi. Pada tahun 2020, sekitar 570.000 orang dewasa dan anak-anak di Indonesia terinfeksi HIV. Sayangnya, hanya seperempatnya atau sekitar 140.000 penderita yang melakukan pengobatan antiretroviral (ARV). HIV bisa ditularkan melalui berbagai media, diantaranya […]](/wp-content/uploads/2022/06/Penderita-HIV-Bolehkah-Berhubungan-Seksual.jpg)

![Ciri Sperma yang Berkualitas Baik yang Wajib Diketahui Pria Sahabat Sehat saat ini mungkin ada yang sedang merencanakan program kehamilan dengan pasangan. Dalam merencanakan kehamilan, sperma berkualitas baik sangat penting untuk proses pembuahan. Sperma yang baik akan meningkatkan kemungkinan berlangsungnya pembuahan dan kehamilan. Kualitas sperma ditentukan oleh gaya hidup dan ada tidaknya penyakit mendasar. Sahabat Sehat, bagaimana ciri sperma yang kualitasnya baik ? Mari […]](/wp-content/uploads/2022/06/Ciri-Sperma-yang-Berkualitas-Baik-yang-Wajib-Diketahui-Pria.jpg)
![Kenali Berbagai Bahaya Diabetes Pada Pria Secara normal, tubuh membutuhkan asupan glukosa dan oksigen untuk metabolisme tubuh, khususnya pada organ vital seperti otak. Meski demikian, asupan glukosa ke tubuh juga perlu memperhitungkan jumlah kebutuhan kalori per harinya. Mengkonsumsi gula yang berlebihan akan menyebabkan masalah kesehatan serius seperti penyakit kencing manis atau yang dikenal dengan istilah Diabetes Mellitus (DM). Sahabat Sehat, mari […]](/wp-content/uploads/2022/06/Kenali-Berbagai-Bahaya-Diabetes-Pada-Pria.jpg)
![3 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini yang Aman Pada Pria Salah satu permasalahan yang kerap dialami pria adalah ejakulasi dini. Masalah ini tentu dapat berdampak pada keharmonisan hubungan dengan pasangan. Banyak faktor yang dapat mengakibatkan terjadinya ejakulasi dini. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini ? Mari simak penjelasan berikut. Apa Itu Ejakulasi Dini ? Sebelum masuk dalam pengertian apakah yang dimaksud dengan ejakulasi […]](/wp-content/uploads/2022/06/3-Cara-Mengatasi-Ejakulasi-Dini-yang-Aman-Pada-Pria.jpg)
![10 Tips Menjaga Kesehatan Penis agar Terhindar dari Penyakit Kelamin Tidak hanya wanita, kebersihan organ intim pria juga perlu dijaga kebersihannya. Pasalnya, kebersihan organ reproduksi sangat mempengaruhi kesehatan dan kehidupan seksual Sahabat Sehat. Penis adalah salah satu organ tubuh yang menjadi kebanggaan utama bagi kaum pria. Namun karena letaknya tersembunyi, banyak pria yang biasanya mengabaikan kesehatan organ reproduksinya tersebut. Berbagai masalah kesehatan dapat Sahabat Sehat […]](/wp-content/uploads/2022/06/10-Tips-Menjaga-Kesehatan-Penis-agar-Terhindar-dari-Penyakit-Kelamin.jpg)
![Kenali Hustle Culture dan Dampak Negatifnya Bagi Kesehatan Apakah Anda familiar dengan istilah “hustle culture”? Istilah ini sedang marak diucapkan dan dibahas oleh kaum milenial sejalan dengan budaya baru yang sedang dihadapinya. Seperti apa itu? Hustle culture adalah dorongan untuk bekerja lebih keras, lebih kuat, dan lebih cepat dengan mengerahkan kapasitas maksimum diri setiap hari demi mencapai tujuan/ target dengan lebih cepat. Budaya […]](/wp-content/uploads/2022/06/Kenali-Hustle-Culture-dan-Dampak-Negatifnya-Bagi-Kesehatan.jpg)
![Mengenal Tes Treadmil Jantung untuk Deteksi Dini Penyakit Jantung Jantung merupakan salah satu organ yang paling penting bagi tubuh karena tugasnya adalah memompa darah ke seluruh tubuh. Untuk memeriksa kesehatan jantung, mungkin Sahabat Sehat telah mendengar berbagai macam jenis pemeriksaan. Mulai dari pemeriksaan darah, rekam jantung, hingga Computerized Tomography scan (CT-scan) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) jantung. Salah satunya terdapat sebuah tes yang dinamakan […]](/wp-content/uploads/2022/06/Mengenal-Tes-Treadmil-Jantung-untuk-Deteksi-Dini-Penyakit-Jantung.jpg)
![Pentingnya Vaksin Meningitis Untuk Calon Mahasiswa Luar Negeri Pemberian vaksin meningitis untuk mahasiswa luar negeri ini penting untuk mencegah penularan meningitis yang mungkin menginfeksi mahasiswa di negara lain. Sistem pendidikan berkualitas yang dimiliki oleh sejumlah negara maju menjadi sebuah pertimbangan para pelajar Indonesia untuk melanjutkan kuliah di luar negeri. Apalagi semakin banyak kampus dan negara yang menawarkan beasiswa bagi pelajar Indonesia. UNESCO Institute […]](/wp-content/uploads/2022/06/Pentingnya-Vaksin-Meningitis-Untuk-Calon-Mahasiswa-Luar-Negeri.jpg)

![Mengapa Vaksin Flu Penting Untuk Kuliah di Luar Negeri? Dari sekian banyak jenis imunisasi dasar yang telah dilengkapi saat kanak-kanak, calon mahasiswa tetap membutuhkan vaksin tambahan seperti vaksin flu. Kesehatan menjadi faktor yang penting diperhatikan dan dipersiapkan bagi calon mahasiswa yang akan kuliah di luar negeri. Agar terlindungi selama menempuh pendidikan dan terhindar dari risiko kemungkinan terinfeksi penyakit menular, calon mahasiswa disarankan untuk melakukan […]](/wp-content/uploads/2022/06/Mengapa-Vaksin-Flu-Penting-Untuk-Kuliah-di-Luar-Negeri.jpg)
![Ingat! Biaya Vaksinasi Lebih Hemat Daripada Pengobatan Selain mendapatkan manfaat perlindungan, biaya vaksinasi lebih hemat dibanding pengeluaran yang harus dibayarkan saat pengobatan di rumah sakit. Setiap tahun banyak kematian anak dan orang dewasa akibat penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan vaksinasi. Hal ini menyebabkan beban kesehatan dan ekonomi negara menjadi berat. Oleh karena itu, mencegah penularan suatu penyakit infeksius lebih disarankan. Selain […]](/wp-content/uploads/2022/06/Ingat-Biaya-Vaksinasi-Lebih-Hemat-Daripada-Pengobatan.jpg)

