Apa Saja Vaksin Yang Penting Sebelum Mulai Sekolah?
Setelah beberapa minggu libur panjang, mungkin rasanya berat untuk kembali beraktivitas seperti biasa. Orang tua kembali dengan pekerjaannya, sedangkan anak-anak memulai tahun ajaran baru. Tapi, harus tetap semangat ya, Sahabat Sehat!
Dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia dan tetap adanya risiko penularan jenis penyakit lainnya yang tidak kalah serius, ada baiknya jika anak-anak sudah melengkapi vaksin sebelum mulai sekolah, sesuai dengan kebutuhan usianya. Maka, ketika ia kembali bertemu rutin dengan banyak orang di sekolah, tubuhnya sudah memiliki kekebalan yang optimal.
Apa saja vaksin yang disarankan? Mari simak ulasannya.
Keutamaan vaksinasi
Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin berisikan virus atau bakteri yang dilemahkan dalam rangka menimbulkan atau meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Sehingga, ketika ia suatu hari terpapar dengan kuman tersebut, tubuhnya sudah mengenali dan siap melawan serta melindungi.
Kegiatan vaksinasi dinilai sangat besar manfaat dan efektivitasnya sehingga ditetapkan sebagai salah satu program kesehatan nasional. Sayangnya, belum semua jenis vaksin digratiskan oleh pemerintah sehingga orang tua harus aktif mencari layanan vaksinasi secara mandiri.
Vaksin untuk anak TK dan SD
Anak-anak adalah kelompok yang rentan terserang penyakit karena kekebalan tubuhnya belum sepenuhnya terbentuk. Maka, peran vaksinasi menjadi besar baginya dalam mencegah penularan dan menurunkan risiko terjadinya sakit berat serta komplikasi.
Vaksinasi bagi anak TK hingga SD, yaitu kisaran usia 4-12 tahun, umumnya adalah vaksinasi booster atau vaksinasi penguat. Karena, vaksinasi primer (dasar/ utama) sudah dilakukan saat usia 0-24 bulan. Berikut jenis vaksinasi yang disarankan:
- Usia 4 tahun: vaksin influenza setiap 1 tahun sekali.
- Usia 6-7 tahun: vaksin DTP (difteri, tetanus, pertusis) 1 kali, influenza setiap 1 tahun sekali, MR/ MMR 1 kali, dan tifoid setiap 3 tahun sekali.
- Usia 9-12 tahun: vaksin HPV primer 2 kali, Td/Tdap (tetanus difter/ tetanus, difteri, pertusis) 1 kali, influenza setiap 1 tahun sekali,
Baca Juga: 10 Tips Persiapan Hari Pertama Sekolah Anak
Vaksin untuk anak SMP dan SMA
Pada usia remaja, jenis vaksin sebelum mulai sekolah yang diperlukan tidak lagi sebanyak saat usia dini. Namun, jika anak belum melengkapi vaksinasi sesuai jadwalnya, ia memiliki kesempatan untuk melakukan catch up immunization atau imunisasi kejar.
Untuk usia 13-18 tahun, jenis vaksinasi yang direkomendasikan adalah:
- Td/Tdap jika belum dilengkapi saat SD, 1 kali.
- Influenza setiap 1 tahun sekali.
- Tifoid setiap 3 tahun sekali.
- HPV 2-3 kali jika belum dilakukan saat SD.
Baca Juga: Apa Saja Dampak Negatif Pada Anak yang Tidak di Imunisasi?
Influenza vs Common Cold
Jika dilihat dari rekomendasi vaksinasi di atas, bisa dilihat bahwa vaksin influenza rutin dilakukan setiap satu tahun sekali. Hal ini dilakukan karena virus flu mudah bermutasi sehingga selalu dilakukan pemutakhiran vaksin. Penyakit influenza sering diremehkan karena dianggap hanya penyakit pilek. Tapi, sebenarnya penyakit ini berbeda dari penyakit pilek biasa yang disebut selesma atau common cold. Pada selesma, gejala pilek dan sakit tenggorokan lebih menonjol.
Dari segi gejala, virus influenza umumnya menyebabkan demam, meriang, sakit kepala, dan rasa yang tidak nyaman di dada seperti sesak nafas atau nafas terasa berat. Jika penderita memiliki penyakit komorbid seperti penyakit jantung dan asma, infeksi virus influenza bisa menyebabkan penyakit tersebut kambuh atau memberat. Komplikasi lainnya termasuk pneumonia atau paru-paru basah.
Jadi, walau angka kesembuhannya tinggi, jangan anggap remeh penyakit ini ya, Sahabat Sehat. Berikan perlindungan yang terbaik bagi tubuh.
Baca Juga: 5 Cara Melindungi Anak Dari Bullying Teman di Sekolahnya
Vaksinasi di Prosehat
Layanan vaksinasi adalah salah satu layanan unggulan dari Prosehat. Turut mendukung program vaksinasi, Prosehat berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang terpenuhi kebutuhan vaksinasinya dan tercipta herd immunity.
Bagi Sahabat Sehat yang ingin melakukan vaksin sebelum mulai sekolah, Anda bisa memesan layanan ini melalui Chat Asisten Kesehatan Maya atau melalui website Prosehat. Layanan ini bisa dilakukan di Klinik Prosehat di Grand Wisata Bekasi dan Palmerah Jakarta Barat, atau di rumah untuk kenyamanan dan kemudahan Anda dan anak-anak. Layanan vaksinasi Prosehat juga tersedia di berbagai kota di Indonesia.
Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check up, layanan fisioterapi, pemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam.
Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Ditulis oleh: dr. Nurul Larasati
Referensi
- CDC. Cold Versus Flu. 2021.
- IDAI. Jadwal Imunisasi Anak Umur 0-18 Tahun. 2020.
![Apa Saja Vaksin Yang Penting Sebelum Mulai Sekolah? Setelah beberapa minggu libur panjang, mungkin rasanya berat untuk kembali beraktivitas seperti biasa. Orang tua kembali dengan pekerjaannya, sedangkan anak-anak memulai tahun ajaran baru. Tapi, harus tetap semangat ya, Sahabat Sehat! Dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia dan tetap adanya risiko penularan jenis penyakit lainnya yang tidak kalah serius, ada baiknya jika anak-anak sudah […]](/wp-content/uploads/2022/07/Apa-Saja-Vaksin-Yang-Penting-Sebelum-Mulai-Sekolah.jpg)

![Kapan Waktu yang Tepat Vaksinasi Tetanus Untuk Anak? Vaksinasi tetanus untuk anak penting untuk diberikan, Jangan anggap sepele saat SiKecil terluka. kapan waktu yang tepat vaksinasi tetanus? Jangan anggap sepele saat Si Kecil terluka. Pasalnya, anak-anak belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna layaknya orang dewasa. Inilah sebabnya anak yang terluka sangat rentan terhadap serangan infeksi, terutama infeksi tetanus. Sahabat Sehat, apa itu […]](/wp-content/uploads/2022/06/Kapan-Waktu-yang-Tepat-Vaksinasi-Tetanus-Untuk-Anak.jpg)
![Bolehkah Bayi Diberikan Susu Saat Diare? Cek Faktanya! Diare masih menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi pada balita. Seseorang dikatakan mengalami diare jika buang air besarnya memiliki konsistensi lembek atau cair dengan frekuensi tiga kali atau lebih dalam satu hari. Apabila menderita diare kurang dari 14 hari, penderita mengalami diare akut dan jika lebih dari 14 hari disebut dengan diare kronis atau […]](/wp-content/uploads/2022/06/Bolehkah-Bayi-Diberikan-Susu-Saat-Diare-Cek-Faktanya.jpg)
![Apa Saja Dampak Negatif Pada Anak yang Tidak di Imunisasi? Imunisasi tidak hanya melindungi anak, tetapi juga orangtua dan orang sekitar. Lalu Apa dampak Negatif Pada Anak yang Tidak di Imunisasi? Badan Kesehatan Dunia (WHO), pemerintah Indonesia, dan sejumlah organisasi kesehatan di Indonesia setuju bahwa pemberian imunisasi anak sangat diperlukan untuk melindungi Si Kecil dari sejumlah penyakit menular.1Manfaat imunisasi diketahui lebih besar dibanding risikonya sehingga […]](/wp-content/uploads/2022/06/Apa-Saja-Dampak-Negatif-Pada-Anak-yang-Tidak-di-Imunisasi.jpg)
![Bolehkah Memandikan Bayi Setelah Imunisasi? Cek Faktanya! Banyak yang percaya memandikan bayi setelah imunisasi dapat membuat si kecil jatuh sakit. Mitos ini berkembang pesat di masyarakat. Imunisasi telah menjadi program pemerintah dalam mencegah penyakit di seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) memiliki program imunisasi masing-masing untuk mengurangi resiko penularan penyakit tertentu dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Sedangkan di Indonesia, […]](/wp-content/uploads/2022/06/Bolehkah-Memandikan-Bayi-Setelah-Imunisasi-Cek-Faktanya.jpg)
![Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Si Kecil Di Vaksin DPT Imunisasi DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus) merupakan salah satu imunisasi wajib yang harus diberikan kepada anak, yang dapat mencegah infeksi difteri, pertussis (batuk rejan) dan tetanus. Jika riwayat imunisasi tidak lengkap, Si Kecil beresiko menderita penyakit tersebut dikemudian hari. Sahabat Sehat, apa saja hal yang perlu diperhatikan saat Si Kecil akan diberi vaksin DPT ? […]](/wp-content/uploads/2022/06/Hal-yang-Harus-Dilakukan-Sebelum-Si-Kecil-Di-Vaksin-DPT.jpg)
![Penyebab Pneumonia Pada Bayi Baru Lahir Pneumonia merupakan infeksi pada saluran pernapasan dan paru yang dapat menjangkiti siapapun. Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai penyebab, misalnya bakteri, virus maupun jamur. Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi penyebab kematian anak terbesar di dunia bila dibandingkan dengan penyakit infeksi lainnya. Di Indonesia, lebih dari 19.000 orang balita meninggal dunia pada tahun 2018 silam atau dapat […]](/wp-content/uploads/2022/06/Penyebab-Pneumonia-Pada-Bayi-Baru-Lahir.jpg)
![Yuk Vaksinasi Mumpung Liburan Sekolah Pertengahan tahun identik dengan libur panjang dan pastinya sangat dinantikan oleh anak-anak. Rencana liburan biasanya juga sudah disiapkan oleh orang tua dari jauh-jauh hari. Selain membuat rencana perjalanan, orang tua sebaiknya juga mempersiapkan kesehatan diri dan anak. Kesehatan diri tidak hanya seputar mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga, dan istirahat yang cukup. Ada satu hal lainnya […]](/wp-content/uploads/2022/07/Yuk-Vaksinasi-Mumpung-Liburan-Sekolah.jpg)
![Waspadai Komplikasi Akibat Batuk Rejan (Pertusis) Pada Anak Batuk merupakan salah satu keluhan yang paling sering dijumpai pada anak-anak. Terdapat banyak sekali penyebab keluhan batuk, salah satunya adalah batuk 100 hari atau disebut juga Pertusis. Pertussis adalah sebuah penyakit yang mengakibatkan batuk yang tiada henti. Pertusis yang tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan berbagai komplikasi dan berdampak buruk bagi kondisi Si Kecil. Sahabat […]](/wp-content/uploads/2022/06/Waspadai-Komplikasi-Akibat-Batuk-Rejan-Pertusis-Pada-Anak.jpg)
![Berbagai Jenis Imunisasi Anak Sebelum Bepergian Apabila orangtua berencana untuk melakukan perjalanan bersama dengan anak-anak ke suatu daerah tertentu, tentunya orangtua memerlukan vaksinasi untuk anak minimal 1 bulan sebelum melakukan perjalanan, tergantung dari daerah mana yang akan dituju. Masa pandemi seperti saat ini, wajib sekali agar anak-anak yang berusia 6-11 tahun untuk melakukan vaksinasi Covid-19 agar melindungi tubuh dari Covid-19. Namun […]](/wp-content/uploads/2022/06/Berbagai-Jenis-Imunisasi-Anak-Sebelum-Bepergian.jpg)
