Penderita Vertigo Perlukah Melakukan Fisioterapi ?
Sahabat Sehat mungkin pernah mengalami pusing berputar. Kondisi ini sering disebut sebagai vertigo. Vertigo dapat dialami siapa saja, baik pria maupun wanita dari berbagai usia.
Vertigo umum dapat mereda dengan sendirinya, namun dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terdapat beberapa pilihan tatalaksana untuk keluhan vertigo, salah satunya adalah fisioterapi. Lalu apakah perlu bagi semua penderita vertigo untuk melakukan fisioterapi? Mari simak penjelasan berikut.
Penyebab Vertigo
Terdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan vertigo. Beberapa contohnya adalah adanya infeksi, rasa cemas berlebih, atau bahkan tumor yang mengganggu bagian pengatur keseimbangan tubuh.
Berdasarkan penyebab-penyebabnya, tentu tidak semua vertigo langsung disarankan untuk menjalani fisioterapi. Penyebab vertigo yang dapat disarankan untuk melakukan fisioterapi adalah endapan pada saluran keseimbangan tubuh atau disebut juga Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV).
Sebagian besar BPPV yaitu 50-70% terjadi tanpa ada faktor pencetusnya.4 Sisanya dapat terjadi akibat riwayat kepala pernah terbentur, riwayat infeksi telinga, dan kurangnya oksigen. BPPV paling banyak dijumpai pada usia 50-70 tahun, usia muda jarang dijumpai namun dapat terjadi apabila terdapat riwayat trauma kepala.
Untuk mengetahui apakah Sahabat Sehat mengalami BPPV, Sahabat Sehat harus memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter. Dokter akan menanyakan keluhan saat ini dan riwayat Sahabat Sehat, lalu akan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan laboratorium atau pencitraan seperti CT-scan atau MRI mungkin diperlukan agar dokter dapat menyingkirkan penyebab vertigo lainnya sehingga diagnosis BPPV dapat tegak.
Baca Juga: Alami Tekanan Darah Rendah? Siapkan 6 Jenis Makanan Ini di Rumah
Fisioterapi Bagi Penderita Vertigo
Penanganan pada penderita vertigo (BPPV) berupa pemberian obat dan fisioterapi. Obat-obatan yang diberikan secara umum dapat meredakan gejala. Pada sebuah penelitian diketahui bahwa dua per tiga dari penderita BPPV yang melakukan fisioterapi, mengalami perbaikan dari keluhan vertigonya meski tidak diberikan tatalaksana lain.
Fisioterapi yang dilakukan kepada penderita vertigo disebut Vestibular Rehabilitation. Tujuan dilakukannya fisioterapi ini adalah untuk melatih input yang diterima oleh organ yang mengatur keseimbangan tubuh dan yang penglihatan mata agar dapat diproses dengan baik dalam otak, sehingga persepsi keseimbangan tubuh dapat diperbaiki.
Dengan membaiknya persepsi keseimbangan tubuh, diharapkan keluhan vertigo akan semakin berkurang dan Sahabat Sehat dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan keseimbangan. Dalam fisioterapi ini, Sahabat Sehat dilatih untuk melakukan gerakan-gerakan stretching dan memutarkan kepala untuk melatih rangsangan keseimbangan tersebut.
Fisioterapi dapat dilakukan selama 40-60 menit setiap sesinya, diharapkan Sahabat Sehat dapat melanjutkannya dirumah. Kontrol untuk fisioterapi secara umum dilakukan 1 kali setiap 1-2 minggu.5 Dengan melakukan fisioterapi tersebut, diharapkan keluhan vertigo secara perlahan akan berkurang hingga nantinya menghilang.
Baca Juga: Benarkah Fisioterapi Bantu Atasi Saraf Terjepit ?
Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai informasi mengenai fisioterapi sebagai salah satu penanganan bagi penderita vertigo. Tidak semua pasien vertigo dapat diberikan fisioterapi yang disebut dengan Vestibular Rehabilitation. Harus dicari tahu terlebih dahulu penyebab dari vertigo yang mungkin Sahabat Sehat alami. Sebelum ingin memulai fisioterapi tersebut, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau tenaga medis terlebih dahulu.
Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check up, layanan fisioterapi, pemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan ProSehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam.
Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh : dr. Monica C
Referensi
- National Health Service. Vertigo [Internet]. UK : National Health Service. 2022.
- National Health Service. Vertigo causes and treatment [Internet]. UK : National Health Service. 2022.
- Stanton M, Freeman A. Vertigo [Internet]. USA : Pubmed.. 2022.
- Palmeri R, Kumar A. Benign Paroxysmal Positional Vertigo [Internet]. USA : Pubmed. 2022.
- Han B, Song H, Kim J. Vestibular Rehabilitation Therapy: Review of Indications, Mechanisms, and Key Exercises. Journal of Clinical Neurology. 2011;7(4):184.
- Northwell Health. Vestibular rehabilitation – Rehabilitation Network [Internet]. USA : Northwell Health. 2022.
![Penderita Vertigo Perlukah Melakukan Fisioterapi ? Sahabat Sehat mungkin pernah mengalami pusing berputar. Kondisi ini sering disebut sebagai vertigo. Vertigo dapat dialami siapa saja, baik pria maupun wanita dari berbagai usia. Vertigo umum dapat mereda dengan sendirinya, namun dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terdapat beberapa pilihan tatalaksana untuk keluhan vertigo, salah satunya adalah fisioterapi. Lalu apakah perlu bagi semua penderita vertigo untuk melakukan […]](/wp-content/uploads/2022/06/Penderita-Vertigo-Perlukah-Melakukan-Fisioterapi.jpg)
![Kenali Berbagai Jenis Imunisasi Pneumonia Pneumonia atau disebut juga paru-paru basah, merupakan kondisi peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi kuman maupun mikroorganisme lainnya. Kondisi ini dapat mengakibatkan peradangan pada kantong-kantong udara (alveoli) di salah satu atau kedua paru. Pada pasien yang mengalami pneumonia, alveoli dipenuhi oleh cairan, lendir atau nanah akibat infeksi sehingga menyebabkan pasien tersebut sulit untuk bernapas. Faktor […]](/wp-content/uploads/2022/06/Kenali-Berbagai-Jenis-Imunisasi-Pneumonia.jpg)
![Waspadai Berbagai Risiko Komplikasi Akibat Kanker Serviks Kanker serviks merupakan jenis kanker pada wanita yang menyebabkan kematian kedua terbanyak setelah kanker payudara. Sayangnya, gejala kanker serviks tidak muncul pada awal-awal infeksi, melainkan gejala baru dirasakan setelah memasuki stadium lanjut dimana harapan hidup penderita sudah menurun jauh. Banyak sekali komplikasi yang ditimbulkan dari kanker serviks, mulai terhadap organ kewanitaan sampai organ lainnya. Sebelum mengetahui […]](/wp-content/uploads/2022/06/Waspadai-Berbagai-Risiko-Komplikasi-Akibat-Kanker-Serviks.jpg)
![Ketahui 8 Tips Menjaga Kesehatan Ginjal Agar Berfungsi Maksimal Ginjal merupakan salah satu organ vital yang berperan penting dalam menyaring limbah atau zat beracun dalam tubuh. Organ ini juga menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah, mengontrol produksi sel darah merah, dan berbagai fungsi lainnya. Maka, menjaga kesehatan ginjal harus dilakukan agar tubuh tetap dalam kondisi optimal. Simak tips apa saja yang perlu dilakukan untuk […]](/wp-content/uploads/2022/06/Ketahui-8-Tips-Menjaga-Kesehatan-Ginjal-Agar-Berfungsi-Maksimal.jpg)
![Inilah Berbagai Jenis Terapi Pasca Stroke Agar Cepat Pulih Kembali pulih seperti sedia kala adalah harapan setiap orang yang sakit. Pada penyakit-penyakit tertentu, seperti stroke, pemulihan memerlukan terapi khusus untuk mengembalikan fungsi tubuh. Bagi sebagian orang yang mengalami stroke dapat lebih cepat kembali pulih seperti sedia kala. Namun, pada beberapa kasus tertentu, gejala stroke justru bertahan lebih lama. Oleh karena itu, menjalani terapi pasca […]](/wp-content/uploads/2022/06/Inilah-Berbagai-Jenis-Terapi-Pasca-Stroke-Agar-Cepat-Pulih.jpg)
![Berbagai Jenis Pemeriksaan Penyakit Jantung Walaupun merasa sehat, skrining penyakit jantung perlu dilakukan. Karena kebanyakan orang tidak sadar dirinya mengidap masalah jantung. Jangan sampai masalah jantung tidak terdeteksi sejak dini. Karena kematian akibat masalah jantung masih menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Survei Sample Registration System (SRS) pada tahun 2014 mengungkapkan bahwa Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab kematian […]](/wp-content/uploads/2021/09/Skrining-Penyakit-Jantung-dengan-Elektrokardiogram.jpg)

![Mengenal Pendarahan Otak Berdasarkan Penyebab dan Gejala Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica C Pendarahan otak atau perdarahan otak yang dialami Tukul Arwana mengejutkan masyarakat. Penyakit ini mengharuskan Tukul terbaring di ICU. Selain harus terbaring di ICU, Tukul Arwana juga harus menjalani serangkaian operasi untuk memulihkan keadaannya. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan perdarahan otak? Dan bagaimana […]](/wp-content/uploads/2021/09/Operasi-Pada-Pasien-dengan-Kasus-Pendarahan-Otak.jpg)
![Hubungan Hipotiroid dan Covid-19 Berdasarkan Studi Medis Angka kesakitan dan kematian akibat penyakit Covid-19 selama ini dikaitkan dengan berbagai penyakit penyerta atau disebut juga penyakit komorbid. Salah satu penyakit komorbid adalah gangguan tiroid. Bagaimana dampak gangguan hipotiroid (rendahnya hormon tiroid dalam tubuh) pada penderita Covid-19 ? Mari simak penjelasan berikut. Dampak Penyakit Covid-19 Covid-19 adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi Severe […]](/wp-content/uploads/2021/09/Pengecekan-Kondisi-Hipotiroid-pada-Penderita-Covid-19-dengan-Menekan-Leher-Mencari-Ada-Tidaknya-Benjola-Tiroid.jpg)


![5 Dampak Infeksi Covid Disertai Flu pada Tubuh Penderita Ditulis oleh: dr. Monica Cynthia Dewi Saat ini twindemic berupa infeksi covid disertai flu semakin naik. Gejalanya hampir mirip, yaitu pilek, bersin, dan hidung tersumbat. Banyak orang yang mengira dirinya hanya terkena flu, padahal ikut terpapar Covid. Ada juga yang mengira terkena Covid saja, padahal tubuh semakin lemah karena terkena flu saat terjangkit covid. Lantas […]](/wp-content/uploads/2021/09/Anosmia-dan-Pilek-Menjadi-Gejala-Infeksi-Covid-Disertai-Flu.jpg)
