7 Tips Orang tua Dampingi Anak yang Bosan & Stres Belajar di Rumah
Pandemi COVID-19 selama beberapa bulan terakhir membuat masyarakat banyak berdiam diri di rumah. Berbagai cara telah dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, salah satunya adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Hal ini membuat masyarakat belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.
Namun, kegiatan belajar-mengajar di rumah juga membuat anak menjadi jenuh dan stres. Oleh karena itu, peran Sobat sebagai orang tua sangatlah penting dalam proses belajar dan mengajar anak di rumah.
Berikut adalah 7 panduan bagi orang tua dalam mendampingi anak yang bosan dan stres belajar di rumah:
1. Mengatur jadwal belajar anak
Selama pandemi, perubahan runitinas juga membuat anak stres. Jadwal anak untuk tidur, makan, bermain dan belajar juga harus tetap dipertahankan selama proses belajar di rumah.
Rutinitas harian yang baik akan membuat anak mendapatkan waktu tidur ideal selama 8-9 jam sehari, sehingga anak berada dalam kondisi prima untuk belajar. Pengaturan jadwal yang baik dapat membuat anak tetap produktif selama menjalani physical distancing.
Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi
2. Memilih lokasi belajar yang nyaman
Lokasi belajar yang nyaman memungkinkan anak untuk belajar dengan penuh konsentrasi. Hindari belajar di atas tempat tidur, karena akan berakibat buruk pada tulang belakang, penglihatan dan membuat anak mengantuk.2
Oleh karena itu, saat belajar, pilihlah tempat dimana anak bisa duduk dengan postur tubuh yang baik dan belajar dengan nyaman dan fokus, contohnya meja belajar. Selain itu, jauhkan gangguan seperti suara TV, mainan, dan handphone dari anak selama jam belajar.
3. Membangun suasana belajar yang positif dan menyenangkan
Selama belajar di rumah, orang tua harus siap berperan sebagai guru di rumah. Jika tidak didampingi, anak akan mudah merasa bosan dan tidak semangat belajar.
Oleh karena itu, orang tua didorong untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui lagu, peragaan, diskusi dan soal-soal latihan yang mendorong anak antusias belajar.
Baca Juga: 10 Tips Persiapan Hari Pertama Sekolah Anak
4. Bersabar
Bukan hanya anak yang belajar di rumah, orang tua pun harus belajar menahan emosi dan bersabar selama mendampingi anak belajar. Mungkin anak akan bertanya berkali-kali mengenai pelajaran yang tidak dipahami.
Namun, perlu diingat bahwa kemampuan anak berbeda-beda dan mereka tetap membutuhkan tuntunan orang tua dalam belajar. Orang tua sebaiknya tetap tenang dan sabar karena antusias mengajar akan membuat anak juga semangat untuk belajar.
5. Berkomunikasi dengan guru
Bagaimanapun juga, guru di sekolah tetap menjadi sosok yang telah mendampingi anak dalam belajar. Bahkan guru juga tahu kebiasaan anak saat belajar dan hal-hal yang membuat mereka semangat belajar. Jangan ragu untuk berkomunikasi dengan guru mengenai hal ini.3
Ceritakan kesulitan Sobat dalam mendampingi anak belajar dan tanyakan apakah sang guru memiliki tips untuk mengatasinya. Komunikasi guru dan orang tua adalah yang penting demi kelangsungan proses belajar-mengajar di rumah selama pandemi COVID-19.
6. Beri motivasi kepada anak
Memberi motivasi kepada anak untuk belajar merupakan hal yang harus dilakukan orang tua, terutama saat belajar di rumah. Penelitian telah membuktikan bahwa dorongan dan motivasi dari orang tua berpegaruh besar dalam menstimulasi anak untuk belajar.4 Motivasi dapat diberikan dalam bentuk pujian, kalimat pembangun semangat, snack, hadiah, dan aktivitas seru lainnya.
7. Sediakan waktu untuk bersenang-senang
Sama seperti di sekolah, anak mendapatkan waktu istirahat disela-sela pelajaran. Oleh karena itu, berikan waktu bagi anak untuk beristirahat. Menyusun puzzle merupakan salah satu kegiatan seru dan mengasah otak untuk dilakukan bersama anak selama waktu istirahat.
Selama istrirahat, orang tua dapat mengajak anak untuk stretching badan dan juga mengadakan permainan yang mendorong anak untuk melakukan aktivitas fisik seperti bermain petak umpet, lompat tali, dan lain-lain.5
Baca Juga: Mencegah Bahaya Hepatitis A pada Anak
Nah, itulah 7 tips untuk mendampingi anak yang bosan dan stres belajar dirumah. Selain itu, bagi Sahabat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
DAFTAR PUSTAKA
- Chaput, J., Dutil, C., & Sampasa-Kanyinga, H. (2018). Sleeping hours: what is the ideal number and how does age impact this?. Nature And Science Of Sleep, Volume 10, 421-430. doi: 10.2147/nss.s163071
- Is Studying in Bed Bad For Your Grades? Pros and Cons of Studying in Bed – studyplaces.com. (2020). Retrieved 8 May 2020, from https://studyplaces.com/is-studying-in-bed-bad-for-your-grades-pros-and-cons-of-studying-in-bed/
- Building Parent-Teacher Relationships. (2020). Retrieved 9 May 2020, from https://www.readingrockets.org/article/building-parent-teacher-relationships
- Xia, T., Gu, H., & Li, W. (2019). Effect of Parents’ Encouragement on Reading Motivation: The Mediating Effect of Reading Self-Concept and the Moderating Effect of Gender. Frontiers in psychology, 10, 609. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.00609
- Egger, F., Benzing, V., Conzelmann, A., & Schmidt, M. (2019). Boost your brain, while having a break! The effects of long-term cognitively engaging physical activity breaks on children’s executive functions and academic achievement. PloS one, 14(3), e0212482. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0212482
![7 Tips Orang tua Dampingi Anak yang Bosan & Stres Belajar di Rumah Pandemi COVID-19 selama beberapa bulan terakhir membuat masyarakat banyak berdiam diri di rumah. Berbagai cara telah dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, salah satunya adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Hal ini membuat masyarakat belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Namun, kegiatan belajar-mengajar di rumah juga membuat anak menjadi jenuh […]](/wp-content/uploads/2016/01/prosehat-peduli-stress-pada-anak-1.jpg)

![Anak Sering Flu? Ini Salah Satu Solusinya Penyakit flu merupakan penyakit yang sering dialami oleh anak-anak. Penyakit ini diderita oleh anak-anak, terutama anak di bawah 2 tahun yang rata-rata dapat mengalami flu hingga 6 kali setiap tahunnya. Kondisi lingkungan yang dikelilingi oleh penderita flu, kebersihan rumah yang buruk serta kekebalan tubuh anak yang masih rendah menyebabkan anak-anak mudah terinfeksi kembali dengan penyakit […]](/wp-content/uploads/2018/07/anak-flu.jpg)
![Panduan dan Gejala Covid-19 pada Anak-anak Maraknya pandemi yang terjadi akibat Coronavirus disease 2019 (Covid-19), penting bagi Sahabat yang sudah menjadi orang tua untuk mengenali apa saja yang menandakan anak terinfeksi virus SARS-CoV-2 ini. Berikut adalah beberapa panduan untuk para orang tua:1 Baca Juga: Yang Perlu Sahabat Mengenai Perbedaan Pneumonia dan Covid-19 1. Apakah COVID-19 itu? COVID-19 adalah penyakit yang menyerang […]](/wp-content/uploads/2020/03/isolasi-sendiri.png)
![7 Gejala TB Paru pada Si Kecil yang Perlu Diketahui Tuberkulosis paru atau penyakit TB paru merupakan salah satu penyakit pernapasan yang sangat ditakuti kebanyak orang, terutama masyarakat Indonesia. Menurut laporan WHO kematian masyarakat dunia banyak yang disebabkan oleh TB dan juga malaria. Tak lupa juga AIDS menjadi permasalahan di kalangan masyarakat dunia. Baca Juga: Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh Anak yang […]](/wp-content/uploads/2018/08/anak-batuk-1.jpg)


![Vaksinasi Influenza untuk Keluarga Siap Liburan Anda berencana membawa seluruh keluarga menghabiskan waktu liburan akhir tahun ke luar negeri atau destinasi yang membutuhkan perjalanan berhari-hari, tetap perhatikan daya tahan tubuh setiap anggota keluarga. Dengan perjalanan road trip berhari-hari atau long haul flight, daya tahan tubuh Anda sekeluarga akan benar-benar diuji. Belum lagi ketika sampai di daerah asing dengan iklim dingin seperti […]](/wp-content/uploads/2015/12/prosehat-vaksinasi1.jpg)



![Sudahkah Anak Anda Terlindung dari Bahaya HPV? Kelompok remaja cukup rentan terhadap penyakit infeksi yang sesungguhnya dapat dicegah dengan vaksinasi. Mengapa demikian? Karena seiring pertambahan usia efek perlindungan dari imunisasi akan berkurang sehingga perlu diberikan vaksinasi ulangan atau vaksinasi tambahan sebagai penguat daya tahan tubuh. Baca Juga: Inilah List Biaya Imunisasi Anak di Jakarta Selama Corona Salah satu imunisasi yang dianjurkan untuk […]](/wp-content/uploads/2018/07/vaksin-hpv.jpg)
![Vaksinasi Hib Bantu Cegah Pneumonia Pada Anak Baru-baru ini kita dikagetkan dengan unggahan Kim Kardashian tentang curhatan yang sedih lantaran Saint sang buah hati mengidap pneumonia atau dikenal dengan infeksi paru-paru. Hal ini membuat sedih lantaran sang buah hati baru berumur 2 tahun harus dirawat selama 3 hari. Pada unggahannya (@kimkardashian) kim menuliskan “Bayiku sangat kuat! Setelah menghabiskan tiga malam di rumah […]](/wp-content/uploads/2018/07/anak-suntik-hib.jpg)
![Cara Mencegah Pilek pada Anak Pilek. Siapa sih di antara kita yang sering mengalami penyakit ini? Kapan sih terakhir kalian terserang pilek? Pilek merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang kita sewaktu-waktu bahkan sudah dikenal sebagai penyakit yang tidak berbahaya dan dapat sembuh tanpa resep dokter – bahkan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, apakah benar pilek tidak berbahaya seperti yang […]](/wp-content/uploads/2018/09/mencegah-pilek-pada-anak.jpg)

![5 Cara Mengatasi Gejala Pilek dan Flu Si Kecil Kita pasti merasa sedih bila si kecil terserang penyakit pilek dan flu. Ayah dan Bunda mungkin panik saat menghadapinya. Kita akan mendapati si kecil mengalami penurunan nafsu makan dan terlihat lemas karena pilek dan flu yang dideritanya. Hal ini membuat Ayah dan Bunda berpikir, apa yang harus dilakukan untuk mengobati si Kecil. Baca Juga: Anak […]](/wp-content/uploads/2018/04/cara-mengatasi-gejala-flu-dan-pilek-si-kecil.jpg)



![Peran dan Efektivitas Telemedicine Bagi Kesehatan Anak Dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, konsultasi dengan dokter semudah dari genggaman tangan saja. Betul Sobat, kini kian marak konsultasi kesehatan hanya dengan menggunakan gadget saja. Hal ini disebut telemedicine, lalu apakah yang dimaksud dengan telemedicine? Apakah telemedicine cukup efektif dalam konsultasi antara dokter dengan pasien terutama bagi para orang tua dalam berkonsultasi mengenai kesehatan […]](/wp-content/uploads/2020/04/dokter-online.png)
