Panduan Menu Makanan Sehat untuk Suami dan Si Kecil
Sarapan adalah salah satu jam makan yang sama pentingnya dengan jam makan lainnya dan kita harus memenuhi kebutuhan gizi anggota keluarga tiap kali mereka makan. Mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sehat adalah pilihan yang tepat untuk menjaga tubuh tetap fit dan pastinya menjauhkan kita dari berbagai penyakit. Mengonsumsi makanan sehat di setiap kesempatan pastinya juga membuat kita mampu beraktivitas dengan optimal dalam keseharian kita.
Namun, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan mengonsumsi makanan sehat? Pertanyaan yang satu ini pastilah bukan suatu hal yang asing lagi terutama bagi kita, seorang ibu yang bertugas untuk memastikan semua anggota keluarga memiliki pola makan yang sehat. Sayangnya tidak jarang juga keluarga yang menerapkan pola makan “kurang sehat”, di mana makanan yang dikonsumsi cenderung makanan fast food alias makanan yang justru mengandung banyak zat tidak sehat dan membuat kita rentan terhadap penyakit. Pastinya kita tidak mau kan ada anggota keluarga yang sakit? Lalu, bagimana caranya menyiapkan makanan sehat setiap waktu?
Mari disimak panduan makanan sehat untuk suami dan si kecil
1. Mengonsumsi makanan berprotein tinggi

Memangnya apa saja sih makanan yang termasuk dalam makanan berprotein tinggi? Tentu saja banyak! Salah satu contoh makanan berprotein tinggi adalah daging, dan sebaiknya kita mengolah daging dengan cara dipanggang ataupun dibakar – yang tentu saja dengan menghindari menggoreng daging. Kenapa begitu? Tentu saja sebaiknya kita menghindari pemakaian minyak pada makanan yang kita konsumsi, karena seperti yang kita tahu minyak goreng justru akan membuat kolesterol kita menjadi tinggi. Bukan hanya daging, kita juga bisa mengonsumsi makanan berprotein tinggi lainnya seperti telur, berbagai produk olahan kedelai, berbagai kacang-kacangan, buncis, serta berbagai produk olahan susu.
2. Mengonsumsi buah
Meskipun kelihatannya sepele, buah adalah salah satu jenis makanan yang sebaiknya ada setiap saat di rumah. Buah mampu untuk memenuhi kebutuhan vitamin kita setiap saat dan pastinya membuat tubuh kita segar dan fit sepanjang waktu – sehingga anak ataupun suami tidak mengeluhkan jika tubuh mereka terasa tidak enak setelah beraktivitas seharian. Kita juga bisa mengolah buah menjadi berbagai hidangan, seperti mengolahnya menjadi hidangan penutup mulut sehingga anggota keluarga lainnya semakin bersemangat untuk mengonsumsi buah yang ada.
3. Mengurangi makanan kemasan
Tidak dapat dipungkiri jika sebagian besar dari kita memilih untuk mengonsumsi makanan kemasan karena jenis makanan yang satu ini cukup praktis untuk dikonsumsi dan kita tidak perlu memerlukan waktu lama untuk mengolahnya. Namun, tahukah jika ada bahaya yang mengancam di balik makanan kemasan? Pastinya bukan rahasia lagi jika makanan kemasan tinggi akan kandungan gula, garam bahkan berbagai pengawet ataupun pewarna buatan yang apabila dikonsumsi secara terus menerus dapat mengganggu kesehatan kita. Parahnya lagi, berbagai kandungan ini dapat mengganggu kinerja organ kita – contohnya saja menyebabkan gagal ginjal. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan? Oleh sebab itulah sebaiknya kita mengonsumsi berbagai makanan yang jauh menyehatkan, seperti lebih banyak mengonsumsi sayuran ataupun buah.
4. Mengonsumsi makanan berserat tinggi

Shot Code C
Mengonsumsi berbagai makanan yang tinggi akan serat juga disarankan dalam memulai pola hidup yang sehat karena jenis makanan yang satu ini akan membuat kita kenyang dalam rentang waktu yang lama. Bukan hanya menjaga berat badan kita tetap stabil, mengonsumsi makanan berserat tinggi akan membuat kita mampu untuk beraktivitas dengan optimal sepanjang hari. Beberapa contoh makanan berserat tinggi antara lain adalah nasi merah, nasi putih, roti gandum, dan lain-lain.
5. Makan secara teratur
Tidak dapat dipungkiri jika setiap harinya kita memiliki jadwal tertentu untuk makan, seperti kita memiliki jadwal sendiri untuk sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Namun, tahukah kalian jika kita dianjurkan untuk makan sebanyak 6 kali dalam sehari? Wah yang benar nih? Bukankah makan dalam jumlah yang banyak justru akan memicu obesitas?
Makan akan memicu obesitas ketika mengonsumsi makanan dalam jumlah besar tiap kalinya. Namun ketika kita tidak mengonsumsi apapun dalam rentang waktu 3 jam, kadar hormon kortisol akan meningkat dan hal ini justru memicu terjadinya timbunan lemak pada tubuh kita. Hal ini didukung oleh penelitian yang dipublikasikan pada New England Journal of Medicine yang menyatakan jika partisipan yang makan dalam porsi kecil sebanyak 6 kali dalam sehari akan mengalami penurunan kortisol sebanyak 17 persen daripada mereka yang makan hanya sebanyak 3 kali dalam sehari.
6. Minum air putih
Apakah kalian sudah memenuhi kebutuhan air putih dalam sehari? Pertanyaan yang satu ini juga sering kali muncul mengingat peran air putih yang sangat penting untuk tubuh kita. Setidaknya kita membutuhkan 2 liter air dalam sehari agar kita mampu untuk beraktivitas dengan optimal dalam sehari. Konsumsi teh setelah makan tidak disarankan karena teh akan menyerap gizi yang terkandung pada makanan.
7. Makan malam
Layaknya waktu makan yang lain, makan malam adalah waktu makan terakhir yang tidak boleh kita lupakan bahkan dilewatkan. Kenapa makan malam kita sebut sebagai waktu makan terakhir? Sebaiknya kita tidak mengonsumsi makanan apapun setelah kita makan malam sehingga perut kita bisa beristirahat dengan baik seperti layaknya anggota tubuh lainnya yang memerlukan istirahat ketika kita tidur. Waktu makan malam pun disarankan untuk 4 jam sebelum tidur dan perut yang kosong setelah makan malam akan merangsang kita untuk sarapan keesokan paginya.
Nah, itu tadi adalah beberapa panduan makan sehat yang bisa kita terapkan untuk keluarga setiap hari bahkan setiap waktu. Pastinya sekarang sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara yang tepat untuk membuat keluarga sehat tiap waktu? So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?
Read More

![6 Aneka Makanan yang Tepat untuk Lengkapi Kebutuhan Gizi Anak Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, […]](/wp-content/uploads/2018/10/anak-makan-sayur.jpg)



![Jenis Buah dan Sayur yang Baik Untuk Nutrisi Otak Anak Tumbuh kembang anak sangat perlu diperhatikan dan dipantau oleh sang ibu. Pertumbuhan dan nutrisi yang pas juga sangat perlu diperhatikan. Semua itu tidak jauh dengan pola makan yang diberikan orang tua pada anak. Setiap orang tua pasti akan memberikan nutrisi untuk tumbuh kembangnya serta untuk nutrisi otak. Banyak orangtua yang belum memperhatikan nutrisi manakah yang […]](/wp-content/uploads/2018/10/anak-pintar.jpg)


![9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan Anak-anak yang susah makan memang menjadi masalah bagi orang tuanya. Terkadang anak susah makan menjadi sebuah kebingungan bagi orangtuanya. Penting untuk mencari cara untuk membuat anak memiliki nafsu makan lagi. Baca Juga: Jenis Buah dan Sayur untuk Nutrisi Otak Anak Berikut ini adalah 9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan: 1. Jangan dipaksa makan Tindakan orangtua […]](/wp-content/uploads/2018/09/anak-males-makan.jpg)



![Tips Membuat Cemilan Sehat untuk Anak Cemilan adalah salah satu jenis makanan yang sering dikonsumsi ketika waktu senggang ataupun ketika kita bersantai bersama orang tersayang. Cemilan sendiri lebih dikenal dengan makanan ringan dan tentu saja karena berbagai kandungan yang ada di dalam cemilan tidak sebanyak yang terkandung pada makanan utama. Selain dikonsumsi ketika bersantai, cemilan sering kali dikonsumsi ketika kita lapar […]](/wp-content/uploads/2018/09/cemilan-anak-sehat.jpg)

![Tips Jitu Melancarkan BAB Anak Siapa sih yang pernah mengalami kesulitan BAB? Jika pernah, apakah kalian sering mengalami kesulitan BAB? Kesulitan BAB biasa dikenal dengan istilah sembelit dan hal ini bisa berlangsung selama beberapa hari. Pastinya terbayang kan bagaimana sakitnya mengalami sembelit selama beberapa hari? Yup benar sekali, perasaan tidak nyaman dan harus bolak balik ke kamar mandi bukan suatu […]](/wp-content/uploads/2018/09/anak-sembelit.jpeg)



![Menu Makan Anak 1 Tahun agar Tumbuh Sehat dan Kuat Usia satu tahun, merupakan usia penting dalam fase tumbuh kembang anak. Makanan merupakan salah satu yang berperan penting dalam pertumbuhan tersebut. Sejak bayi hingga tahun pertama kehidupannya, anak mempunyai kecepatan pertumbuhan yang mengagumkan, dan untuk mengimbanginya, orangtua perlu memberi makanan sehat yang tepat. Seperti disebutkan oleh ahlinya, pemberian makan merupakan kewajiban untuk kelangsungan hidup, tumbuh […]](/wp-content/uploads/2018/09/bayi-1-tahun.png)




![10 Cara Menggemukkan Badan Anak agar Tumbuh Sehat Optimal Para orangtua tentu mempunyai perhatian khusus pada pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya. Salah satu yang menjadi perhatian orangtua adalah berat badan anak. Tak jarang orangtua merasa khawatir bila melihat anaknya tampak lebih kurus dibanding teman sebayanya. Pada dasarnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berat badan anak hingga terlihat kurus atau gemuk, yaitu faktor genetik atau […]](/wp-content/uploads/2018/09/bayi-semok.jpg)



