Tips Mengelola Stres Karena Dilarang Mudik Lebaran, dan Cara Silaturahmi Langsung yang Aman Saat Lebaran
Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran bagi semua masyarakat. Akan ada ketentuan dan sanksi yang disiapkan bila larangan ini dilanggar.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang
Larangan mudik dicetuskan untuk mencegah penularan dengan memutus mata rantai penularan virus Corona yang sudah menjadi pandemi.
Larangan terkait mudik tentunya membuat beberapa warga merasa rindu akan kampung halamannya, ditambah lagi kebosanan akibat imbauan untuk di rumah saja, akan mudah memicu kecemasan, stress, bahkan depresi.
Munculnya rasa sedih, bingung, takut, ataupun stres kala pandemi adalah hal yang mungkin dirasakan oleh beberapa orang.
Stres yang dirasakan dapat memengaruhi pola tidur maupun makan seseorang, menimbulkan kondisi sulit tidur maupun sulit berkonsentrasi, bila dibiarkan terus-menerus maka stres sendiri akan memperburuk kondisi kesehatan maupun mental seseorang dan akan meningkatkan konsumsi alkohol maupun rokok, bahkan menimbulkan perilaku yang impulsif dan agresif.
Baca Juga: Mudik Lokal Dilarang
Sehingga penting untuk Sahabat, orang sekitar, maupun komunitas untuk mengetahui cara untuk mengelola rasa stres dengan tepat. Berikut adalah tips untuk mengelola stres:
- Pastikan Sobat tetap melakukan pola hidup yang sehat, termasuk mengonsumsi makanan bergizi, pastikan untuk memenuhi kebutuhan makronutrien Sobat, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Jangan lupa juga untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien seperti vitamin dan mineral juga yang banyak didapatkan dari buah dan sayuran. Selain dari pola makan, ingatlah untuk tidur yang cukup setiap harinya setidaknya 8 jam sehari. Biasakan juga untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin. Lakukanlah olahraga minimal 150 menit selama satu minggu. Aktif bergerak dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti membatasi duduk yang terlalu lama, memilih untuk naik tangga dibandingkan dengan eskalator, jalan kaki bila tujuan dekat, dan lain-lain. Aktivitas fisik sudah terbukti dapat menurunkan stres, perasaan terisolasi, dan membantu meringankan perasaan cemas maupun depresi, karena dapat meningkatkan hormon-hormon yang dapat memperbaiki mood Sobat, seperti dopamine, adrenaline, dan serotonin.
- Hindari konsumsi alkohol, rokok, atau obat-obatan terlarang untuk mengendalikan perasaan Sobat. Bila Anda sedang terbeban, lebih baik mencari bantuan dari kerabat terdekat atau tenaga profesional untuk membantu menjaga kesehatan mental Sobat.
- Pintar menyaring informasi yang didengar maupun dibaca, pastikan informasi yang didapatkan tepat dan akurat. Hal ini akan membantu Sobat untuk mengetahui mengenai penyakit dan cara pencegahan penularan dengan tepat. Sehingga Sobat memiliki pengetahuan yang tepat dan dapat berperan aktif untuk mencegah penularan penyakit Corona.
- Batasi waktu untuk membaca berita-berita dari media yang mungkin dapat membuat Sobat dan kerabat merasa semakin terbeban.
- Lakukan aktivitas yang membuat Sobat senang dan rileks, seperti hobi atau keterampilan yang mungkin sudah jarang dilakukan akibat aktivitas yang padat selama ini.
- Meluangkan waktu untuk bersosialisasi dengan keluarga atau kerabat yang tinggal serumah dan kerabat lainnya dengan telepon genggam.
- Pastikan untuk tetap rajin beribadah dengan berdoa, saling berbagi, dan mempedulikan orang sekitar. Buah pikir kita adalah hal yang sangat penting untuk dijaga karena pikiran kita memiliki begitu banyak kapasitas untuk melakukan kebaikan, belajar, mengerjakan sesuatu, dan berkembang, sehingga akan menjadi suatu hal yang sangat disayangkan bila pikiran kita tidak digunakan dengan tepat dan maksimal. Ingatlah bahwa pikiran diri sendiri adalah hal yang dapat kita kendalikan, sehingga bila muncul pikiran yang negatif, setiap orang memegang kendali untuk selalu memilih pikiran yang positif dan membangun. Sebagai kontribusi untuk sesama, Sobat bisa juga menawarkan untuk membantu mendoakan orang lain yang sedang sakit, menyampaikan pesan yang akan meningkatkan semangat, harapan, dan kenyamanan untuk orang lain.
- Manfaatkan teknologi dengan menelepon atau video call bersama keluarga, kerabat, teman, sahabat saat menjelang atau hari raya Idul Fitri. Setidaknya ini bisa mengobati kerinduan walaupun tidak bertemu secara langsung.
Cara Silaturahmi yang Aman Saat Lebaran
Meski mudik dilarang, dan membuat Sahabat harus bersilaturahmi secara virtual dengan saudara di kampung halaman, Sahabat masih bisa bersilaturahmi dengan tetangga atau kerabat yang masih berada di satu wilayah atau provinsi secara langsung.
Namun untuk bisa bersilaturahmi secara langsung ini Sahabat tetap harus menjalankan protokol-protokol kesehatan supaya tetap dapat terhindar dari Covid-19. Berikut protokol kesehatan yang perlu Sahabat lakukan.
- Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak saat hendak ke luar rumah
- Hindari menyentuh benda-benda atau permukaan yang kemungkinan terinfeksi virus
- Tidak bersalaman dan ganti dengan senyuman
- Tidak berlama-lama saat melakukan kunjungan langsung
- Menggunakan kendaraan pribadi
- Bersihkan diri setibanya di rumah
Baca Juga: Lindungi Diri dan Keluarga, Lakukan 9 Langkah Ini Setibanya di Rumah Saat Silaturahmi Lebaran
Itulah tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres karena mudik dilarang, dan cara tetap silaturahmi langsung dengan tetangga atau kerabat di satu wilayah menggunakan protokol kesehatan. Meski begitu, supaya aman dan terhindar dari Covid-19, Sahabat sebaiknya silaturahmi Lebaran di rumah saja secara virtual.
Selain itu, bagi Sahabat yang ingin konsultasi online dengan dokter mengenai protokol kesehatan ini, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
DAFTAR PUSTAKA
- Detikcom T. Larangan Mudik demi Corona Tak Makin Pandemik [Internet]. detiknews. Available from: https://news.detik.com/berita/d-4985978/larangan-mudik-demi-corona-tak-makin-pandemik
- CDC. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/lab/index.html
- The best exercises to combat stress during lockdown [Internet]. The Independent. 2020. Available from: https://www.independent.co.uk/life-style/health-and-families/lockdown-exercise-stress-anxiety-depression-relief-running-a9492706.html
- Coping with stress during the 2019-nCoV outbreak [Internet]. World Health Organization; 2020. Available from: https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/coping-with-stress.pdf?sfvrsn=9845bc3a_2
- Physical Activity Guidelines for American. 2nd ed. U.S. Department of Health and Human Services; 2018.
- World Health Organizaton. Safe Ramadan practices in the context of the COVID-19.
![Tips Mengelola Stres Karena Dilarang Mudik Lebaran, dan Cara Silaturahmi Langsung yang Aman Saat Lebaran Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran bagi semua masyarakat. Akan ada ketentuan dan sanksi yang disiapkan bila larangan ini dilanggar. Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang Larangan mudik dicetuskan untuk mencegah penularan dengan memutus mata rantai penularan virus Corona yang sudah menjadi pandemi. Larangan terkait mudik tentunya membuat beberapa warga merasa rindu akan kampung […]](/wp-content/uploads/2020/05/tidak-bisa-mudik.jpg)


![Panduan dan Gejala Covid-19 pada Anak-anak Maraknya pandemi yang terjadi akibat Coronavirus disease 2019 (Covid-19), penting bagi Sahabat yang sudah menjadi orang tua untuk mengenali apa saja yang menandakan anak terinfeksi virus SARS-CoV-2 ini. Berikut adalah beberapa panduan untuk para orang tua:1 Baca Juga: Yang Perlu Sahabat Mengenai Perbedaan Pneumonia dan Covid-19 1. Apakah COVID-19 itu? COVID-19 adalah penyakit yang menyerang […]](/wp-content/uploads/2020/03/isolasi-sendiri.png)

![Kenali Pentingnya Vaksin Influenza Batuk, pilek, nyeri tenggorokan, demam, dan nyeri kepala, pasti pernah dirasakan oleh Sobat, gejala yang disebutkan tadi bisa jadi beberapa gejala dari penyakit influenza. Penyakit ini memang sudah tidak lazim didengar, sering juga disebut sebagai penyakit flu, yaitu suatu penyakit yang menyerang sistem pernafasan, disebabkan oleh virus influenza dan bersifat mudah menular. Penularan terjadi melalui […]](/wp-content/uploads/2020/03/vaksin-influenza.jpg)
![Kapan & Di Mana Bisa Rapid Test Mandiri? Maraknya pandemi COVID-19 yang masih belum mereda di Indonesia membuat masyarakat ingin mengecek status kesehatan mereka. Bahkan banyak yang membeli rapid test yang dijual online untuk melakukan tes secara mandiri. Apakah Sobat perlu melakukan rapid test secara mandiri? Bolehkah dilakukan sendiri? Baca Juga: Kenali Rapid Test dan Pembacaan Hasilnya Rapid test merupakan sebuah pemeriksaan skrining […]](/wp-content/uploads/2020/04/rapid-test.png)

![Cara Mengendalikan Laju COVID-19 di Lingkungan Kantor Pemerintah telah menetapkan kebijakan kerja dari rumah semasa pandemi COVID-19 untuk mengurangi rantai penularan penyakit ini. Namun, terdapat sejumlah profesi yang masih mengharuskan karyawan untuk tetap bekerja di kantor. Untuk mengetahui cara pencegahan yang benar, Sobat sebaiknya juga mengenal cara penularan virus tersebut, yaitu melalui percik renik yang keluar saat seseorang sedang batuk atau bersin. […]](/wp-content/uploads/2020/06/laju-corona.png)
Membiasakan cuci tangan bagi pekerja ![Apa Keuntungan Perusahaan Memberikan Benefit Vaksinasi Bagi Karyawan Kantor? Tidak hanya anak, orang dewasa juga seringkali enggan untuk berhubungan dengan jarum suntik. Walaupun Sobat sudah pernah mendapatkan vaksinasi lengkap saat masih kecil, perlu diketahui bahwa orang dewasa juga butuh vaksinasi karena ada beberapa jenis vaksin tertentu yang masih harus diberikan sebagai booster (penguat) dalam jangka waktu beberapa tahun setelah pemberian terakhir. Setidaknya ada 15 […]](/wp-content/uploads/2018/08/vaksinasi-dan-imunisasi.jpg)

![Seperti Apa Efektivitas Imunisasi Drive Thru? Di tengah pandemi COVID-19 terdapat berbagai himbauan yang berlaku, salah satunya adalah agar masyarakat tetap di rumah dan menghindari pusat keramaian, serta mengurangi jumlah kunjungan ke rumah sakit bila kondisi tidak gawat darurat. Hal ini mungkin bisa menjadi dilema apakah perlu membawa Si Kecil untuk melakukan imunisasi di rumah sakit atau tidak.1 Baca Juga: Seperti […]](/wp-content/uploads/2018/04/imunisasi.jpg)
![Bagaimana Berobat Setelah Masa Pandemi Berakhir? Terdapat beragam perubahan pola hidup yang harus dilakukan masyarakat akibat terjadinya pandemi COVID-19, salah satunya adalah anjuran cara berobat ke rumah sakit. Masyarakat dihimbau untuk mengurangi kunjungan ke rumah sakit untuk meminimalkan paparan terhadap virus bila tidak ada kondisi gawat darurat yang perlu penanganan segera dari dokter dan tenaga medis lainnya. Berikut akan dibahas mengenai […]](/wp-content/uploads/2020/05/buying-online.jpg)
![Dampak Langsung Merokok Setelah Buka Puasa Puasa idealnya menjadi waktu Sobat untuk banyak melakukan ibadah dan meninggalkan kebiasan buruk. Terutama bagi para perokok aktif, puasa seharusnya bisa menjadi latihan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Seperti diketahui, selain makan dan minum, merokok merupakan salah satu hal yang dinantikan oleh seorang perokok aktif saat berbuka puasa. Sehingga setelah berbuka, seringkali perokok akan segera […]](/wp-content/uploads/2018/10/stop-merokok.jpg)
![Manfaatkan Telemedicine Bagi yang Memiliki Penyakit Kronis Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, dengan adanya telemedicine pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh dokter sekarang tidak lagi terbatas oleh jarak dan posisi geografis, sehingga pelayanan kesehatan dapat menjadi lebih terjangkau bahkan bagi orang-orang yang tinggal di daerah pelosok. Pelayanan kesehatan jarak jauh yang bisa diberikan meliputi pertukaran informasi kemungkinan diagnosis, pengobatan dan pencegahan […]](/wp-content/uploads/2020/04/dokter-online.png)
