5 Tips Bagi Waktu Untuk Wanita Karir yang Berkeluarga
Membagi waktu antara bekerja dan berkumpul dengan keluarga merupakan hal yang sangat sulit dilakukan untuk wanita karir. Terlebih lagi jika harus meninggalkan buah hati, tentunya akan sangat berat. Terlebih lagi, pekerjaan yang Sahabat jalani saat ini sudah sangat nyaman dan sudah memiliki kedudukan, semakin membuat sahabat sulit untuk melepaskannya. Padahal, tujuan Sahabat bekerja demi mencukupi kebutuhan sehari-hari dan juga untuk masa depan si kecil.
Baca Juga: 7 Pola Makan Sehat bagi Pekerja Kantoran Agar Tetap Fit
Maka dari itu perlu adanya pembagian waktu yang tepat agar hidup Sahabat lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Berikut 5 tips bagi waktu untuk wanita karir yang berkeluarga agar tetap memiliki quality time bersama keluarga
1. Buat Skala Prioritas Kehidupan
Kalau sahabat bingung untuk mengatur waktu, maka buatlah skala prioritas untuk membagi waktu antara kerja dan keluarga. Prioritaskanlah yang menurut Sahabat sangatlah penting, bila Sahabat sudah memiliki buah hati namun besties mengajak untuk hangout setelah jam kerja, manakah yang Sahabat pilih? Kalau dirasa buah hati tidak dapat Sahabat tinggalkan maka cobalah menolak ajakan besties secara halus, dan beri penjelasan bahwa buah hati menunggu di rumah dan usulkan untuk mengganti waktu hangout di hari libur.
Baca Juga : 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia
2. Gunakan Waktu Istirahat Sebaik Mungkin
Sahabat hanya mendapatkan libur di sabtu dan minggu? Saatnya nih untuk gunakan waktu libur Sahabat sebaik mungkin. Waktu istirahat ini juga bisa Sahabat gunakan untuk melakukan me time atau mengajari hal-hal baru bersama buah hati. Seperti memasak ataupun menggambar yang dapat membangun chemistry antara Sahabat dan buah hati. Selain dengan buah hati, Sahabat tentu dapat memiliki waktu bersama pasangan agar lebih intim. Sahabat bisa melakukan hal mesra dan sharing kepada pasangan tentang kondisi di kantor baik tentang kendala ataupun hal menyenangkan.
3. Libatkan Keluarga di Waktu Senggang
Repot saat weekend, tapi harus tetap bersih-bersih rumah? Cobalah untuk libatkan pasangan ataupun buah hati untuk bekerjasama dalam merawat keindahan rumah. Tentu hal ini akan meningkatkan rasa kebersihan di keluarga dan quality time akan terjalin dengan baik. Selain itu, untuk menghemat pengeluaran, maka Sahabat bisa kok masak makan malam bersama pasangan. Selain bisa menunjukkan keahlian masing-masing dalam memasak, obrolan kecil sambil bercanda juga akan terasa menyenangkan saat memasak. Jangan lupa untuk memilih makanan yang sehat ya, agar keluarga Sahabat tetap sehat.
4. Berlibur Bersama Keluarga
Bosan hanya diam di rumah saat weekend? Sudah saatnya nih siapkan waktu dan perbekalan untuk berlibur bersama keluarga. Kalau bisa, ajak buah hati untuk menikmati liburan selain di Mall. Tidak perlu mahal-mahal, Sahabat bisa mendatangi taman di tengah kota atau sekedar ke museum di kota. Selain harga tiket masuk yang cukup murah, tentu Sahabat juga bisa memberikan edukasi seputar sejarah-sejarah yang ada di museum tersebut. Sahabat bisa menjadi tour guide pribadi dan anak akan lebih dekat lagi.
5. Lindungi Keluarga Dengan Vaksinasi
Keinginan berlibur bersama keluarga sudah Sahabat rancang jauh-jauh hari. Namun bisa saja keadaan yang tidak diinginkan terjadi secara tiba-tiba. Buah hati atau pasangan jatuh sakit akibat virus. Untuk mencegah hal itu tentu dengan cara gaya hidup sehat, melakukan olahraga yang rutin dan mengonsumsi makanan sehat tentu menjadi pilihan Sahabat dan keluarga. Namun ada satu hal lagi loh untuk mencegah penyakit, yaitu dengan cara vaksinasi.
Vaksinasi sendiri akan memberikan Sahabat dan keluarga kekebalan terhadap penyakit tertentu. Kekebalan akan muncul karena vaksin yang dimasukkan kedalam tubuh kita akan memicu sistem kekebalan tubuh yang membentuk antibodi terhadap vaksin tersebut. Bila Sahabat atau keluarga yang terpapar kuman yang sama, seperti influenza maka tubuh Sahabat akan menangkal dan mencegah Sahabat terinfeksi kembali.
Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini
Terdapat vaksinasi yang ada seperti vaksinasi BCG, Hepatitis B, DPT, Polio, Campak, MMR, HiB, Hepatitis A dan juga Cacar Air. Untuk para wanita terdapat vaksinasi yang mencegah terjadinya kanker serviks. Ya, vaksinasi yang dimaksud adalah vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV berguna menyerang 4 tipe dari HPV menjadi salah satu pencetus kanker serviks pada tipe HPV 16 dan 18 lalu kutil kelamin pada tipe HPV 6 dan 11.
Gejala awal dari kanker serviks tidaklah terlihat namun baru terlihat jika mencapai stadium lanjut. Penyebab awal penularan kanker serviks berasal dari seringnya merokok, terdapat infeksi kelamin akibat dari hubungan seksual, melakukan hubungan seksual sebelum usia 18 tahun hingga seringnya berganti-ganti pasangan seksual. Waspadailah jika menstruasi tidak teratur, terjadi pendarahan saat melakukan hubungan seksual, terasa nyeri dibagian panggul, tubuh terasa cepat lemas, rasa tidak nyaan pada vagina hingga keluar cairan berbau dari vagina.
Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui
Lindungi diri Sahabat, teman, keluarga dan perempuan di sekitar dengan melakukan vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks secara dini. Dapatkan layanan vaksinasi ke rumah bersama Prosehat. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:
- Produk dijamin asli
- Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
- Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
- Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
- Jadwal vaksinasi yang fleksibel
- Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian
Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Sumber :
Cermati. Hadijah, Siti. “Tips dan Trik Membagi waktu untuk Wanita Karir yang Telah Berkeluarga”. Diakses pada 1 Maret 2018
Tanyadok. Suci, Hygiena Kumala. “Ayo Vaksinasi!!!”. Diakses pada 1 Maret 2018
Tanyadok. Winardo, Donny Sutrisno. “Kanker Serviks dan Imunisasi HPV”. Diakses pada 1 Maret 2018
TanyaDok. “Info Tentang Kanker Serviks”. Diakses pada 1 Maret 2018
Gambar Google
![5 Tips Bagi Waktu Untuk Wanita Karir yang Berkeluarga Membagi waktu antara bekerja dan berkumpul dengan keluarga merupakan hal yang sangat sulit dilakukan untuk wanita karir. Terlebih lagi jika harus meninggalkan buah hati, tentunya akan sangat berat. Terlebih lagi, pekerjaan yang Sahabat jalani saat ini sudah sangat nyaman dan sudah memiliki kedudukan, semakin membuat sahabat sulit untuk melepaskannya. Padahal, tujuan Sahabat bekerja demi mencukupi […]](/wp-content/uploads/2018/03/wanita-karir.jpg)







![Pemerintah Berlakukan PPKM Mikro, Berikut Beberapa Aturannya Pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan terbaru yang berkaitan untuk mencegah penularan Covid-19 di Indonesia, yaitu PPKM Mikro. Kebijakan ini merupakan kebijakan lanjutan dari PPKM Jawa-Bali yang telah dilaksanakan pada 12 Januari hingga 8 Februari 2021. Kebijakan terbaru ini merupakan implementasi dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang penanganan Covid-19 yang ditandatangani dan dikeluarkan […]](/wp-content/uploads/2021/02/PPKM-Mikro.jpg)
![Long-Hauler, Paparan Virus Covid-19 Berkepanjangan Kembali Covid-19 memberikan kondisi yang dinamakan dengan long-hauler. Kondisi ini adalah gejala yang membuat para pengidap virus mengalaminya selama berbulan-bulan setelah terinfeksi. Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, berdasarkan sebuah penelitian gejala ini menimpa sekitar 10% penderita. Adanya gejala ini membuktikan bahwa sebenarnya orang yang terkena Covid-19 tidak selalu sembuh dalam 2 minggu, virus ini dapat […]](/wp-content/uploads/2021/02/long-hauler.jpg)

![Pengumuman Penting Terkait Permintaan Surat Keterangan Isolasi Mandiri di Rumah untuk Sahabat Prosehat Sahabat Sehat, apabila Sahabat sudah melakukan pemeriksaan Covid-19 di Prosehat dan dinyatakan positif, Sahabat bisa meminta surat keterangan isolasi mandiri di rumah dengan memperhatikan syarat-syarat berikut: Surat akan dikeluarkan berdasarkan syarat dan ketentuan masing-masing faskes dan mitra-mitra Prosehat (misal, S&K Klinik Mitra Pandawa akan berbeda dari S&K Klinik KASIH Palmerah) Surat yang diminta TIDAK bisa […]](/wp-content/uploads/2020/12/logo-prosehat-2020.png)
![WHO Mewajibkan Penggunaan Pulse Oximeter untuk Pasien Isolasi Mandiri Covid-19 World Health Organization (WHO) kembali merilis aturan baru bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Dalam aturan baru itu, pasien harus mempunyai pulse oximeter atau oksimetri nadi. Alat ini digunakan untuk mengukur kadar oksigen, sehingga dapat membantu pasien mengidentifikasi apabila ada perburukan kondisi dan memerlukan perawatan di rumah sakit. Demikian hal tersebut diungkap oleh […]](/wp-content/uploads/2021/02/pulse-oximeter-1.jpeg)
![Mengenal Anal Swab Test, Tes Swab pada Dubur yang Sedang Viral di Cina Selain tes swab melalui hidung dan tenggorokan, rupanya juga ada tes swab melalui lubang pantat atau anal yang dinamakan anal swab atau swab anal. Hal ini ramai dibicarakan karena muncul laporan yang menyatakan bahwa banyak orang di Beijing lebih sering menggunakan metode ini. Para ahli di Cina pun menyebutkan bahwa jenis tes swab ini adalah […]](/wp-content/uploads/2021/02/anal-swab-test.jpg)
![Mengenal Covid Tongue, Gejala Baru Covid-19 pada Lidah Gejala Covid-19 seperti tidak ada habisnya. Baru-baru ini, para peneliti menemukan sebuah gejala baru, yaitu Covid tongue. Pada awalnya, gejala Covid-19 umumnya hanya berupa batuk persisten, pilek, dan kesulitan bernapas. Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai macam gejala baru mulai bermunculan. Mulai dari ruam kulit, anosmia, dan yang terakhir, Covid tongue. Baca Juga: Apakah Gangguan Delirium […]](/wp-content/uploads/2021/02/tongue-822441_640.jpg)
![Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1 Juta Setelah 11 bulan dilanda pandemi, Indonesia akhirnya mencatatkan jumlah pengidap positif virus Covid-19 sebanyak lebih dari 1 juta, tepatnya 1.012.350 kasus. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Satgas Covid-19 pada hari Selasa, 26 Januari 2021. Indonesia menyusul negara-negara yang memiliki lebih dari sejuta kasus seperti Amerika Serikat, India, Cina, Italia, dan Ukraina. Baca Juga: Satgas Covid-19 […]](/wp-content/uploads/2021/01/covid-19-di-Indonesia.jpg)
![Jumlah Tes Covid-19 di Indonesia Lampaui Target WHO Jumlah tes Covid-19 di Indonesia akhirnya melampaui target yang ditetapkan WHO. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, di Grha BNP pada Selasa, 19 Januari 2021. Untuk perinciannya, ia menyebutkan, per 10 Januari 2021, jumlah orang yang diperiksa mingguan mencapai 290.764 orang atau sudah melebihi target WHO sebesar 107,69%. Baca […]](/wp-content/uploads/2021/01/tes-covid-19-di-Indonesia.jpg)
![Inilah Masalah Kesehatan yang Timbul Akibat Gempa Bumi Bagi Korban Selamat Gempa bumi terjadi lagi di Indonesia. Kali ini menimpa Mamuju, ibukota Provinsi Sulawesi Barat. Selain di Mamuju, gempa juga terjadi di Majene. Gempa bumi terjadi pada tanggal 14 Januari 2021, namun mencapai puncaknya pada tanggal 15 Januari. Gempa bumi dengan skala richter 6,2 tersebut meluluhlantakan tempat dan fasilitas di sana seperti kantor Gubernur Sulawesi Barat. […]](/wp-content/uploads/2021/01/masalah-kesehatan-yang-timbul-akibat-gempa-bumi.jpg)
