Benarkah Ivermectin Ampuh Tangani Covid-19 ?
Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi
Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai di masyarakat perihal penggunaan obat Ivermectin untuk penanganan Covid-19. Apakah Sahabat Sehat tahu kegunaan Ivermectin dalam dunia kedokteran, serta manfaatnya pada penanganan Covid-19? Nah Sahabat Sehat, mari kita simak penjelasan berikut !
Kegunaan Ivermectin
Dalam dunia kedokteran, Ivermectin digunakan sebagai salah satu penanganan untuk infeksi parasit Onchocerciasis dan Strongyloidiasis, serta infeksi lainnya yang disebabkan oleh cacing (helminthiasis).
Produk Terkait : KASIH Tes Genose in Clinic
Penggunaan Ivermectin Pada Kasus Covid-19
Dalam situs resminya, WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa penggunaan Ivermectin pada kasus Covid-19 masih belum dapat disimpulkan. Saat ini WHO menyarankan penggunaan Ivermectin pada kasus Covid-19 hanya untuk kepentingan penelitian saja.
Sebuah kelompok penelitian yang terdiri dari para pakar serta dokter spesialis, telah dibentuk untuk meneliti penggunaan Ivermectin sebagai salah satu penanganan Covid-19. Kelompok ini meninjau 16 penelitian acak terkontrol yang melibatkan 2.407 orang subjek, termasuk pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap serta rawat jalan. Ditemukan bahwa hubungan antara penggunaan Ivermectin dengan penurunan angka kematian, angka kebutuhan penggunaan alat bantu nafas (ventilator), perawatan di rumah sakit serta durasi pemulihan pada pasien Covid-19, masih belum dapat ditentukan karena keterbatasan jumlah sampel dan metodologi penelitian.
Sementara di Amerika Serikat, FDA (Food and Drug Administration) hingga kini belum menyetujui penggunaan Ivermectin pada kasus Covid-19. FDA mengungkapkan bahwa konsumsi obat yang belum disetujui penggunaannya dapat membahayakan tubuh, termasuk pada kasus penggunaan Ivermectin dalam penanganan Covid-19.
Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen-in Clinic
Penggunaan Ivermectin di Indonesia
Juru bicara Satuan Tugas Covid-19, Prof.Wiku Adisasmito mengingatkan penggunaan obat Ivermectin pada kasus Covid-19 harus dengan hati-hati. Sesuai arahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Ivermectin hanya digunakan atas rekomendasi dokter saja.
Sebelumnya, Ivermectin ikut didistribusikan ke Kudus dan Semarang sebagai salah satu dari sejumlah obat untuk penanganan pada kasus Covid-19. BPOM dan WHO mengingatkan bahwa Ivermectin memiliki beberapa efek samping yang perlu diperhatikan, yaitu :
- Nyeri otot
- Nyeri sendi
- Ruam kulit
- Demam
- Pusing
- Sembelit
- Diare
- Mual dan muntah
- Tekanan darah rendah
- Mengantuk
- Reaksi alergi
Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai penggunaan Ivermectin pada kasus Covid-19. Sahabat Sehat disarankan tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan membatasi mobilisasi.
Produk Terkait : KASIH PCR Swab Test Reguler in Clinic
Jika Sahabat Sehat ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:
- Produk dijamin asli
- Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
- Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
- Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
- Jadwal vaksinasi yang fleksibel
- Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian
Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi :
- Sagita N. Ivermectin untuk Pasien Corona Mendadak Viral, Ini Pesan Satgas COVID-19 [Internet]. Indonesia : Detik Health. 2021 [updated 2021 June 12; cited 2021 June 16]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5602832/ivermectin-untuk-pasien-corona-mendadak-viral-ini-pesan-satgas-covid-19
- World Health Organization. WHO advises that ivermectin only be used to treat COVID-19 within clinical trials [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [updated 2021 March 31; cited 2021 June 15]. Available from : https://www.who.int/news-room/feature-stories/detail/who-advises-that-ivermectin-only-be-used-to-treat-covid-19-within-clinical-trials
- USA Food and Drug Administration. Why You Should Not Use Ivermectin to Treat or Prevent COVID-19 [Internet]. USA : USA Food and Drug Administration. 2021 [updated 2021 May 03; cited 2021 June 15]. Available from : https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/why-you-should-not-use-ivermectin-treat-or-prevent-covid-19
![Benarkah Ivermectin Ampuh Tangani Covid-19 ? Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai di masyarakat perihal penggunaan obat Ivermectin untuk penanganan Covid-19. Apakah Sahabat Sehat tahu kegunaan Ivermectin dalam dunia kedokteran, serta manfaatnya pada penanganan Covid-19? Nah Sahabat Sehat, mari kita simak penjelasan berikut ! Kegunaan Ivermectin Dalam dunia kedokteran, Ivermectin digunakan sebagai salah satu penanganan […]](/wp-content/uploads/2021/04/Hari-Kesehatan-Internasional-2021.jpeg)


![Ngopi Santuy Eps 9 : Apa Itu Vaksinasi Gotong Royong ? Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, program vaksinasi gotong royong telah dimulai sejak Selasa 18 Mei 2021. Pengadaan vaksinasi gotong royong diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 yang mengatur pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan, keluarga, dan individu lain dalam keluarga dengan pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha. […]](/wp-content/uploads/2021/02/vaksinasi-gotong-royong.jpg)

![Benarkah Vaksin Covid-19 Pfizer Sebabkan Miokarditis ? Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Baru-baru ini Kementerian Kesehatan Israel melaporkan 275 kasus miokarditis atau disebut juga radang otot jantung, pada rentang bulan Desember tahun 2020 hingga Mei 2021 yang terjadi pada 5 juta penduduk setelah diberikan vaksin Covid-19 produksi Pfizer. Lantas, apakah benar vaksin Covid-19 produksi Pfizer memicu miokarditis? Sahabat Sehat, mari […]](/wp-content/uploads/2021/03/demam-setelah-divaksin.jpg)
![Ngopi Santuy Eps 8 : Persiapan Sekolah Tatap Muka di Indonesia Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) mempunyai dua agenda besar yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM). Sebagai persiapan, beberapa daerah telah melakukan persiapan uji coba tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Demikian diterangkan oleh dr. Gita Permatasari […]](/wp-content/uploads/2021/02/pencegahan-corona-di-sekolah.jpg)
![Dampak Covid-19 Pada Dunia Pendidikan dan Kerja di Indonesia Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia turut berdampak pada kondisi kesehatan, ekonomi negara, serta pada dunia pendidikan dan kerja. Sejak awal pandemi Covid-19, Pemerintah telah menerapkan strategi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kini dikenal sebagai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Nah Sahabat Sehat, mari kita kenali […]](/wp-content/uploads/2021/04/mengusir-bosan-selama-pandemi.jpg)

![Waspada 26 Kasus Mutasi Covid-19 Telah Masuk Indonesia ! Ditinjau oleh: dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, saat ini tercatat 26 kasus mutasi virus Covid-19 telah masuk ke Indonesia, yang terdiri dari 14 kasus varian B.1.1.7 dari Inggris, 2 kasus varian B.1.3.5.1 dari Afrika Selatan dan 10 kasus varian B.1.6.1.7 dari India. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam video yang […]](/wp-content/uploads/2021/03/fakta-vaksin-Covid-19.jpg)

![Kenaikan Kasus Covid-19 Mengintai Arus Balik Libur Lebaran 2021 Sahabat Sehat, ramai nya masyarakat yang tetap melakukan mudik di masa libur lebaran 2021 meningkatkan potensi kenaikan kasus Covid-19. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 yang digelar virtual pada Minggu 16 Mei 2021. Menurut Wiku, sejumlah faktor yang berpotensi meningkatkan kasus Covid-19 yakni angka […]](/wp-content/uploads/2021/05/kerumunan-di-pasar-tanah-abang.jpeg)

![Baru! Rumah Sakit Kewalahan, Malaysia Kembali Berlakukan Karantina Wilayah Kabar mengejutkan datang dari negeri tetangga, Malaysia. Negara tetangga serumpun itu dikabarkan kembali memberlakukan karantina wilayah akibat peningkatan kasus Covid-19 dalam 2 minggu terakhir. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia. Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India, Apa Penyebabnya? Karantina wilayah di Malaysia berlaku mulai Senin, 3 Mei 2021 hingga 2 minggu mendatang. […]](/wp-content/uploads/2021/05/malaysia-kembali-berlakukan-karantina-wilayah.jpg)


![Satgas Covid-19: Dilarang Mudik Lokal, Cegah Peningkatan Kasus Covid-19 Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melarang masyarakat agar tidak melakukan mudik lokal atau aglomerasi perkotaan, karena hal tersebut dapat berdampak pada peningkatan kasus Covid-19. Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, pada Minggu 2 Mei 2021 dalam Rapat Virtual Penanganan Covid-19. Sebelumnya Satgas Covid-19 […]](/wp-content/uploads/2021/05/dilarang-mudik-lokal.jpeg)
