Yakin Sudah Sehat? 6 Zat Gizi Ini Mungkin Terlewatkan!
Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan.
Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut:
1. Selenium
Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah kalian kalau selenium merupakan elemen gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk mengurungi risiko berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung dan juga imun. Banyaknya radikal bebas dalam tubuh dapat berakibat pada kerusakan sel lemak, protein dan DNA. Selenium dapat mencegah terjadinya oksidasi dari lemak jahat sehingga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah). Selain itu, selenium juga berfungsi untuk menghancurkan patogen, baik virus maupun bakteri. Makanan yang banyak mengandung selenium, yaitu makanan laut, sereal, daging olahan.
Baca Juga: Panduan Nutrisi untuk Mencegah Virus Corona Seperti Apa?
2. Kalsium
Seperti kita ketahui, kalsium bermanfaat untuk pertumbuhan tulang. Tahukah Sobat bahwa pada wanita yang sudah menopause, risiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang meningkat? Gejolak penurunan hormon yang terjadi pada wanita yang menopause mengakibatkan peningkatan risiko terkena osteoporosis dan patah tulang. Oleh karena itu, sumber kalsium dari makanan sangat diperlukan untuk membantu proses pembentukan tulang. Kandungan kalsium tertinggi dapat diperoleh dari susu, keju, yoghurt, sumber lainnya ialah gandum, sereal, telur dan ikan.
Produk Terkait: Jual Produk Osteoporosis
3. Magnesium
Magnesium berfungsi untuk pembentukan energi, tulang, jantung, dan kontraksi otot. Kekurangan magnesium dapat berdampak pada kecemasan, lemas, agitasi, kaku otot, kram otot, konstipasi, migrain, gangguan irama jantung dan osteoporosis. Bila Sahabat ingin menghindari kelainan-kelainan tersebut, ayo mulai sekarang perbanyak konsumsi gandum, alpukat, kacang, dark chocolate, tahu dan biji-bijian.
4. Kalium
Tahukah Sahabat kalau tidak hanya kalsium tetapi juga ada kalium yang sering terlewatkan padahal memiliki peranan yang penting bagi tubuh khususnya pada pertumbuhan tulang sehingga dapat mencegah terjadinya osteoporosis? Tak hanya untuk pertumbuhan tulang, kalium juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya risiko kanker dan penyakit jantung koroner. Banyaknya konsumsi kalium dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Kentang, saos tomat, ubi, jagung, pisang dan tuna merupakan sumber makanan yang kaya kalium.
Baca Juga: Pusing Kepala Berkurang Jika Sahabat Sering Mengonsumsi Sayur Buah Berikut
5. Vitamin E
Sumber vitamin E yakni tepung maizena, kelapa, blackberry, kacang almond, hazelnut, mangga, cranberries, blackcurrant, kiwi dan alpukat. Vitamin E berfungsi untuk mencegah pembentukan radikal bebas yang bisa berdampak pada kerusakan sel, organ ataupun DNA. Vitamin E juga turut dalam mencegah terjadinya penyakit jantung dengan cara mencegah biosintesis kolesterol, selain itu sebagai zat anti kanker sebab dapat mencegah pertumbuhan sel kanker serta meningkatkan imunitas tubuh. Vitamin E juga turut berperan dalam mencegah terjadinya penyakit alzheimer dan bermanfaat dalam menjaga kesehatan kulit.
Produk Terkait: Jual Vitamin E
6. Vitamin D
The Sunshine Vitamin, itulah julukan vitamin D, 50% dari penduduk di seluruh dunia kekurangan vitamin D karena perubahan gaya hidup dimana aktivitas di luar ruangan berkurang dan juga polusi udara. Kekurangan vitamin D berperan dalam berkurangnya penyerapan kalsium. Rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh juga kerap dikaitkan dengan obesitas, depresi, patah tulang dan penyakit autoimun. Yuk, Sobat biasakan konsumsi makanan yang mengandung tinggi vitamin D seperti sayur-sayuran hijau, susu, ikan, jamur dan buah-buahan dari sekarang dan jangan takut memaparkan tubuh Anda dengan sinar matahari pagi.
Baca Juga: Ini Dia Cara Mengobati Osteoporosis yang Tepat
Nah, sekarang Sobat sudah mengetahui 6 zat gizi yang sering terlewatkan. Jika Sahabat membutuhkan suplemen kesehatan maupun artikel kesehatan lain, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Daftar Pustaka
- Tinggi U. Selenium: Its Role as Antioxidant in Human Health. Environ Health Prev Med. 2008 Mar; 13(2): 102–108.
- Shenkin A. Micronutrients in Health and Disease. Postgrad Med J. 2006 Sep; 82(971): 559–567.
- Grober U, Schmidt J, Kisters K. Magnesium in Prevention and Therapy. Nutrients. 2015 Sep; 7(9): 8199–8226.
- Beto JA. The Role of Calcium in Human Aging. Clin Nutr Res. 2015; 4(1): 1–8.
- Weaver CM. Potassium and Health. Advances in Nutrition. 2013; 4(3): 368S–377S.
- Nair R, Maseeh A. Vitamin D: The “Sunshine” Vitamin. J Pharmacol Pharmacother. 2012 Apr-Jun; 3(2): 118–126.
![Yakin Sudah Sehat? 6 Zat Gizi Ini Mungkin Terlewatkan! Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan. Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut: 1. Selenium Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah […]](/wp-content/uploads/2018/10/makanan-betakaroten.jpg)

![Sudahkah Masakan Rumahan Sahabat Tercukup Komposisi Gizinya? Masakan rumahan dimasak oleh Sahabat pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Sahabat sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang […]](/wp-content/uploads/2019/04/makanan-sehat-rumahan.jpg)

![Panduan Menu Masakan Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam […]](/wp-content/uploads/2018/09/makanan-bersih-dan-higienis.jpg)


![Menjadi Ibu VS Karier, Bagaimana Menyeimbangkannya? Manusia adalah makhluk sosial yang dalam kehidupannya membutuhkan keberadaan orang lain. Setiap manusia memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Semenjak bayi sampai tua, kita membutuhkan orang lain untuk hidup bersama. Ada berbagai jenis hubungan antar manusia, salah satunya adalah hubungan cinta yang terjalin antar individu. Cinta itu sendiri sebenarnya merupakan pengalaman terpenting dan […]](/wp-content/uploads/2019/02/ibu-karir.jpg)
![Ibu Introvert VS Ekstrovert, Apa Bedanya? Contoh ilustrasi: Karin (28 tahun,) sangat sulit diajak datang ke pesta, baik itu pesta di kantor maupun pesta ulang tahun temannya. Ia pasti akan bertanya dulu berapa orang yang diundang dan kira-kira acaranya apa. Teman-teman Karin pun sudah paham bahwa kalau ingin mengundang Karin merayakan ulang tahun, lebih baik mengadakan acara makan-makan di restoran atau […]](/wp-content/uploads/2019/02/ibu-introvert-extrovert.jpg)

![Bedakah Kondisi Psikis Ibu Rumah Tangga VS Ibu Bekerja? Setiap wanita yang menikah, lalu kemudian memiliki anak, biasanya akan berada pada satu momen mereka dihadapkan dengan pilihan: “Apakah saya akan terus bekerja dan meninggalkan anak di rumah, atau meninggalkan karier dan menjadi ibu rumah tangga untuk menemani anak?” Hmm, rasanya perdebatan mengenai keputusan menjadi ibu bekerja atau ibu rumah tangga tidak ada habisnya ya, […]](/wp-content/uploads/2019/02/ibu-kerja-vs-ibu-rumah-tangga.jpg)



![Benarkah Gay Lebih Rentan Terkena HIV? Seiring berjalannya waktu, banyak isu yang berkembang terkait kaum gay, salah satunya adalah tentang benar tidaknya bahwa kaum gay sangat rentan tertular HIV. Human Immunodeficiency Virus(HIV) seperti namanya berarti suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Keadaaan ini menyebabkan seseorang yang terinfeksi HIV akan sangat mudah terinfeksi kuman atau virus lain tanpa adanya perlawanan […]](/wp-content/uploads/2018/12/gay-lgbt.jpg)
![Apakah Virus HIV Dapat Ditularkan Saat Facial? Belakangan ini terdengar kabar mengenai penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV)dari perawatan wajah, yaitu facial. Mungkin hal tersebut membuat Sahabat Sehat mempertanyakan apakah HIV dapat ditularkan saat melakukan facial. Sebelum menduga apakah HIV dapat ditularkan lewat facial, alangkah baiknya kita mengetahui dahulu mengenai fakta dari HIV. Baca Juga: Benarkah Gay Lebih Rentan Terkena HIV? HIV merupakan […]](/wp-content/uploads/2018/10/virus-HIV.jpg)

![HIV dan AIDS: Penyebab, Gejala, Pengobatan, Fakta dan Mitos Penyakit HIV AIDS sudah tidak asing lagi kita dengar. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem daya tahan tubuh dengan cara menginfeksi sel CD4, setelah sel CD4 terinfeksi, maka CD4 akan dihancurkan oleh virus HIV. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, maka jumlah CD4 di dalam tubuh berkurang, sehingga sistem pertahanan tubuh dan […]](/wp-content/uploads/2018/12/hiv-aids.jpg)
![7 Jenis Makanan Bantu Cegah Diabetes Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal. Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan […]](/wp-content/uploads/2016/11/makanan-penderita-diabetes.jpg)


