Apakah Orang Dewasa Butuh Vaksinasi Difteri?
Difteri merupakan penyakit infeksi saluran napas atas yang disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae. Difteri merupakan penyakit yang sangat menular.
Baca Juga: Bagaimana Aturan Pemberian Vaksinasi Difteri pada Anak?
Penularan terjadi lewat udara saat penderita bersin atau batuk Penyakit ini bisa berbahaya karena menyerang daerah nasofaring (tenggorokan), membentuk selaput semu (pseudomembran) di tenggorokan, menyebabkan penyumbatan saluran napas atas yang dapat mengakibatkan kematian.
Komplikasi dari difteri antara lain peradangan pada jantung (miokarditis), gagal ginjal, neuritis, dan tromobositopenia.
Sebagai respons atas merebaknya kasus difteri di Indonesia pemerintah mengajurkan untuk melakukan vaksinasi difteri sebagai pencegahan. Kejadian ini di respon pemerintah Indonesia melalui ORI (Outbreak Response Immunization) dengan memberikan imunisasi difteri untuk penduduk usia 1-19 tahun yang tinggal di daerah terjangkitnya kasus difteri.
Baca Juga: Yuk, Kita Kenali Dulu Apa Itu Ori Difteri
Walaupun yang diwajibkan oleh pemerintah untuk dilakukan vaksinasi difteri adalah usia 1-19 tahun melalui program ORI, bukan berarti orang dewasa yang berusia lebih dari 19 tahun tidak memerlukan vaksin difteri tersebut. Vaksinasi difteri untuk orang dewasa dapat dilakukan secara mandiri di fasilitas-fasilitas kesehatan.

Vaksinasi difteri untuk orang dewasa diberikan jenis vaksinasi Td atau Tdap. Dilanjutkan dengan pemberian vaksinasi penguat (booster) minimal setiap 10 tahun sekali.
Vaksin Tdap adalah vaksin kombinasi untuk menangkal infeksi tetanus, difteri, dan pertusis (batuk rejan). Tdap terbuat dari bakteri yang sudah diinaktifkan sehingga tidak menimbulkan reaksi sakit.
Sedangkan vaksin Td adalah booster vaksin untuk tetanus dan difteri tanpa komponen pertusis. Pemberian vaksinasi dapat dilakukan kapan saja. Menurut rekomendasi CDC tahun 2013, vaksin ini juga aman diberikan pada usia 65 tahun lebih.
Baca Juga: Serba-serbi Suntik Difteri yang Perlu Diketahui
Sebaiknya orang dewasa yang perlu untuk mendapatkan vaksinasi difteri atau vaksinasi Tdap, terlebih pada kondisi sebagai berikut:
- Belum pernah mendapatkan vaksinasi difteri sebelumnya.
- Petugas kesehatan yang sering kontak dengan pasien.
- Orangtua, kakek, nenek, atau pengasuh bayi yang merawat anak usia di bawah 1 tahun.
- Berencana melakukan perjalanan ke daerah yang berpotensi difteri.
- Bermukim di wilayah yang terjangkit difteri.
- Ibu hamil dengan usia kandungan sekitar 27-36 minggu.
Jika Anda memiliki riwayat alergi atau sedang mengonsumsi obat rutin jangan lupa sampaikan pada petugas kesehatan. Dengan melakukan vaksinasi Anda telah mencegah terjangkitnya penyakit difteri pada diri Anda dan mencegah penularan kepada orang lain di sekitar Anda.
Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Difteri ke Rumah
Bila ingin lebih praktis, tak perlu bingung untuk melakukan vaksin. Anda bisa melakukannya di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah loh! Layanan ini mempumyai banyak keunggulan, yaitu:
- Produk dijamin asli
- Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
- Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
- Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
- Jadwal vaksinasi yang fleksibel
- Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian
Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi:
- Adult Tetanus, Diphtheria, Pertussis (Td, Tdap) Vaccine [Internet]. WebMD. 2017 [cited 9 February 2018]. Available from: webmd.com
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. Depkes.go.id. 2018 Available from: depkes.go.id
Read More

![8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa Bulan puasa sering dijadikan alasan agar kita malas bergerak. Justru sebaliknya, Anda seharusnya lebih rajin berolahraga agar tubuh tetap fit dan bugar. Asupan makanan biasanya akan berkurang karena tidak makan dan minum seharian dan jika Anda tidak berolahraga tubuh akan semakin lemas. Hal ini tentunya akan berdampak pada pekerjaan Anda. Baca Juga: Hindari Kesalahan Berolahraga […]](/wp-content/uploads/2018/05/olahraga.jpg)




![Seberapa Efektifkah Vaksin Flu untuk Mencegah Penyakit Flu? Kapan sih terakhir kali kalian terserang flu? Seberapa parah penyakit flu menyerang tubuh? Flu adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang masyarakat mengingat virus yang satu ini sangat mudah ditularkan antara satu orang ke orang lainnya. Flu dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-kana hingga lanjut usia dan perlu diketahui bahwa flu paling rentan […]](/wp-content/uploads/2018/09/vaksin-flu.jpg)

![Pentingnya Vaksin Flu Bagi Masyarakat Mayoritas orang tentu belum tahu betul bahwa vaksin flu sangat dibutuhkan. Vaksinasi flu dibutuhkan untuk mencegah penularan akibat terinfeksi influenza dalam jangka panjang. Baca Juga: Pentingnya Vaksinasi Flu Selama Pandemi Corona Sebab jika telah terserang, penyakit ini akan menimbulkan kekambuhan dengan disertai penyakit lain seperti penyakit asma dan penyakit ringan lainnya. Penularan influenza terjadi melalui […]](/wp-content/uploads/2018/08/pn-flu.jpg)
![5 Tips Hemat Agar Keuangan Tidak Jebol Saat Ramadan Tidak terasa bulan Ramadan telah tiba. Saatnya umat muslim menjalankan ibadah puasa dan berbagi kebaikan dengan sesama. Salah satu hal yang selalu diingat saat bulan Ramadhan yaitu banyak penjual yang menjajakan makanan, seperti kolak hingga gorengan. Baca Juga: Alasan Orang Indonesia Gemar Konsumsi Gorengan Meski Tidak Menyehatkan Godaan seperti itulah yang membuat kantong kita menipis. […]](/wp-content/uploads/2018/05/hemat.jpg)



![Anak Sering Flu? Ini Salah Satu Solusinya Penyakit flu merupakan penyakit yang sering dialami oleh anak-anak. Penyakit ini diderita oleh anak-anak, terutama anak di bawah 2 tahun yang rata-rata dapat mengalami flu hingga 6 kali setiap tahunnya. Kondisi lingkungan yang dikelilingi oleh penderita flu, kebersihan rumah yang buruk serta kekebalan tubuh anak yang masih rendah menyebabkan anak-anak mudah terinfeksi kembali dengan penyakit […]](/wp-content/uploads/2018/07/anak-flu.jpg)
![5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sahabat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh. Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa Bila kita melewatkan sahur, tidak ada cadangan cairan selama […]](/wp-content/uploads/2018/05/telat-bangun.jpg)


![7 Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa Bau mulut menjadi salah satu masalah yang sering dialami saat orang berpuasa. Munculnya bau mulut, dapat dipicu dari berbagai hal seperti kebersihan mulut yang kurang, merokok, pola makan yang tidak teratur hingga adanya kuman, dan bakteri pada gigi yang berlubang. Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa Ayo tetap semangat dan jangan sampai […]](/wp-content/uploads/2018/05/puasa.png)





![8 Makanan yang Dianjurkan Saat Puasa yang Perlu Sahabat Ketahui Makanan apa yang terlintas di pikiran kita saat memasukki bulan Ramadan? Pasti semua menjawab kurma. Kurma menjadi makanan sunnah dan juga makanan yang dianjurkan saat puasa yang mengandung gula alami yang baik untuk tubuh. Kurma memberikan energi baik untuk kita setelah berpuasa selama sehari penuh. Baca Juga: Dapatkan Beragam Manfaat Berbuka Puasa dengan Kurma FYI, […]](/wp-content/uploads/2018/05/Puasa-Makanan-Sehat.png)








![Siasati 8 Macam Penyakit Ini Saat Puasa Selamat menjalankan bulan Ramadan Sahabat Sehat. Apa saja yang sudah Sahabat siapkan? Apakah sudah menyiapkan makanan atau minuman untuk berbuka puasa? Jangan lupa, loh untuk menjaga kesehatan Sahabat di bulan puasa ini. Saat puasa pola makan kita akan berubah dari makan tiga kali sehari menjadi dua kali sekali saat Sahur dan Berbuka puasa. Biasanya, dengan […]](/wp-content/uploads/2018/05/sakit-kepala-ketika-puasa.jpg)



