3 Suplemen yang Dianjurkan untuk Melawan Covid
Dibandingkan awal virus corona masuk Indonesia pada awal tahun 2020, kini mendengar teman, saudara atau kerabat yang positif Covid-19 bukanlah hal yang asing. Istirahat dan konsumsi vitamin menjadi kunci untuk menaikkan sistem imun atau kekebalan tubuh.
Perlu diketahui, sistem kekebalan tubuh merupakan sekumpulan sel, jaringan, dan organ yang bekerja untuk melawan infeksi maupun penyakit lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Sistem kekebalan tubuh mengenali zat tertentu yang dinilai berbahaya atau asing bagi tubuh, yang dikenal juga sebagai antigen. Saat tubuh mengenali adanya antigen yang masuk, maka sistem kekebalan tubuh akan melawannya dengan mengeluarkan antibodi untuk melawan, melumpuhkan, dan mematikan antigen tersebut. Sahabat Sehat perlu menjaga sistem kekebalan tubuh untuk mencegah dan melawan penyakit di kemudian hari.
Pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, tidur yang cukup dan melakukan olahraga secara rutin dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, berdasarkan sejumlah penelitian diketahui bahwa penggunaan suplemen yang mengandung vitamin dan mineral dapat membantu meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh.
Nah Sahabat Sehat, apa saja suplemen yang perlu dikonsumsi untuk melawan Covid-19?
1. Vitamin C
Vitamin C merupakan suplemen yang dikenal dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C menguatkan kerja sel tubuh serta membantu regulasi sel yang sudah lama. Vitamin C berperan sebagai zat antioksidan yang dapat menjaga tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas.
Menurut sebuah penelitian, konsumsi Vitamin C 1-2 gram per hari dapat mengurangi durasi dan keparahan penyakit infeksi saluran napas bagian atas pada 8% orang dewasa dan 14% anak-anak. Rekomendasi dosis harian Vitamin C pada pria dan wanita dewasa adalah 90 mg dan 75 mg.
Baca Juga: Ini Tips Meningkatkan Nafsu Makan Bagi Penderita Covid-19
2. Vitamin D
Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak, serta turut berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. Vitamin D dapat meningkatkan kerja monosit dan makrofag yaitu sel darah putih yang memberikan pertahanan dari penyakit. Banyak orang tanpa disadari mengalami kekurangan Vitamin D, padahal kekurangan Vitamin D dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit infeksi saluran napas bagian atas. Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi Vitamin D sebesar 1.000-4.000 IU per hari.
Menurut penelitian, Vitamin D turut berperan dalam proses penyembuhan dan mengurangi kejadian peradangan pada sistem pernafasan. Sahabat sehat dapat berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis Vitamin D yang dikonsumsi agar tidak melebihi batas aman konsumsi harian.
3. Zinc
Zinc merupakan mineral yang turut berperan dalam produksi dan komunikasi antar sel kekebalan tubuh. Kekurangan zinc dapat meningkatkan risiko infeksi dan penyakit pneumonia. Menurut sebuah penelitian,16% penyakit saluran pernafasan berkaitan dengan kekurangan Zinc dalam tubuh.
Konsumsi zinc dapat menurunkan durasi penyakit infeksi saluran pernafasan. Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi zinc dengan dosis tidak melebihi 40 mg per hari pada orang dewasa dan 4 mg pada bayi dibawah 6 bulan.
Baca Juga: Setelah Sembuh Covid-19, Cek Kesehatan Apa Saja yang Perlu Dilakukan?
Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai rekomendasi suplemen yang dapat dikonsumsi selama masa pandemi Covid-19. Namun perlu diingat bahwa suplemen tidak dapat menggantikan obat-obatan maupun prosedur medis lain untuk mengatasi maupun mencegah suatu penyakit.
Jika Sahabat Sehat membutuhkan suplemen yang direkomendasikan tersebut, Anda bisa membelinya dengan menghubungi Asisten Kesehatan Maya dengan nomor 0811-1816-800.
Ditulis oleh: dr. Erika Gracia
Ditinjau oleh: dr. Monica Cynthia Dewi
Referensi
- Medline Plus. Immune System and Disorders. 2021
- Healthline. Can Supplements Fight Coronavirus (COVID-19). 2021
- Carr A, Maggini S. Vitamin C and Immune Function. Nutrients. 2017
- National Institutes for Health and Care Excellence. Vitamin C, Fact Sheet for Health Professionals. 2021
- National Institutes for Health and Care Excellence. COVID-19 rapid guideline: vitamin D Guidance. 2022
- Healthline. Can Vitamin D Lower Your Risk of COVID-19. 2021
- Webmd. Vitamin D Might Help Fight COVID-19. 2021
- Mayo Clinic. Zinc. 2021




![Daging Sapi VS Daging Kambing, Mana yang Lebih Bergizi? Menjelang Hari Raya Idul Adha, rencana pengolahan daging kurban diantaranya daging sapi dan daging kambing sudah mulai dipikirkan, terutama oleh para ibu-ibu. Ada yang akan membuatnya menjadi rendang, soto, semur, tongseng, sate, dan masih banyak lagi. Wah, membayangkannya saja sudah bikin lapar ya. Kalau membicarakan rasa, keduanya pasti sama-sama enak. Tapi bagaimana dengan gizinya? Adakah […]](/wp-content/uploads/2022/07/Daging-Sapi-VS-Daging-Kambing-Mana-yang-Lebih-Bergizi.jpg)

![7 Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan Tubuh Hidangan meja makan keluarga saat Idul Adha mungkin sebagian besarnya merupakan olahan daging kambing dan sapi. Penyajiannya saja yang berbeda tergantung selera, ada yang dibuat sate, gulai tongseng, sop, kari, dan sebagainya. Namun tahukah Sahabat Sehat bahwa daging kambing memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan? Yuk, ketahui apa saja efek baiknya. Menurunkan Risiko Penyakit Kanker Tak […]](/wp-content/uploads/2022/07/7-Manfaat-Daging-Kambing-untuk-Kesehatan-Tubuh.jpg)
![Hati-hati Kolesterol Tinggi dan Mengganggu Lebaran Anda Makanan lebaran yang lezat umumnya berlemak tinggi, seperti ketupat sayur, opor ayam, gulai dan rendang daging, olahan daging kambing, dan kue-kuean. Dan biasanya, sayur-sayuran agak sulit ditemui sebagai penyeimbang nutrisi. Di tengah meriahnya suasana Lebaran, Sahabat Sehat perlu memperhatikan kesehatan, terutama risiko kolesterol tinggi yang dapat berdampak pada kesehatan jantung, otak, dan organ dalam. Jangan […]](/wp-content/uploads/2022/06/Hati-hati-Kolesterol-Tinggi-dan-Mengganggu-Lebaran-Anda.jpg)
![4 Jenis Vitamin yang Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Faktanya, gangguan jantung yang kerap ditemui di masyarakat adalah penyakit jantung koroner (PJK) yang menyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi vitamin dan pola makan di Indonesia belum menunjukkan pola yang baik dan benar. Berbagai Macam Vitamin untuk Kesehatan Jantung […]](/wp-content/uploads/2021/09/Makanan-yang-Mengandung-Vitamin-untuk-Kesehatan-Jantung.jpg)
![Wah, Begini Seharusnya Cara Mensterilkan Botol ASI Perah Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Kesalahan cara mensterilkan botol ASI dapat membuat air susu ibu tidak layak konsumsi. Ini tentu berbahaya bagi pencernaan si kecil. Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kebersihan botol susu agar mencegah infeksi pada saluran cerna Si Kecil. Membersihkan botol susu dapat dilakukan paling tidak hingga Si Kecil berusia 12 bulan, […]](/wp-content/uploads/2021/08/Cara-Mensterilkan-Botol-ASI-Agar-Layak-Dipakai-Si-Kecil.jpg)
![Vitamin dan Mineral untuk Pertumbuhan Anak – ProSehat Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Begitu penting vitamin dan mineral untuk pertumbuhan anak hingga mempengaruhi masa depannya. Asupan vitamin dan mineral harus seimbang. Dengan demikian fisik dan otak anak bisa sehat dan berkembang dengan baik. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa saja makanan yang harus dikonsumsi anak, serta […]](/wp-content/uploads/2021/08/Makanan-yang-Mengandung-Mineral-untuk-Pertumbuhan-Anak-Sekaligus-Vitamin-yang-Diperlukan-Tubuh.jpg)
![Ini Tips Meningkatkan Nafsu Makan Bagi Penderita Covid-19 Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Pandemi Covid-19 hingga kini belum dapat dipastikan kapan mulai mereda, mengingat angka kasus harian Covid-19 yang kian meningkat. Di tengah situasi pandemi Covid-19, masyarakat dihimbau untuk menerapkan pola hidup sehat. Infeksi virus Covid-19 dapat memicu peradangan dalam tubuh penderita nya. Hal ini dapat […]](/wp-content/uploads/2018/05/Puasa-Makanan-Sehat.png)

![Intip Tips Pola Makan Sebelum dan Sesudah Vaksinasi Covid-19 Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, program vaksinasi Covid-19 kini tengah digencarkan sebagai upaya untuk menekan lonjakan kasus Covid-19. Seperti imunisasi lainnya, vaksin Covid-19 juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Sahabat Sehat tak perlu khawatir karena efek samping vaksin Covid-19 sejauh ini bersifat ringan-sedang. Baca Juga : Imun […]](/wp-content/uploads/2021/03/makanan-yang-boleh-dan-tidak-boleh-dikonsumsi-setelah-vaksinasi.jpg)
