8 Panduan Makanan Agar Cepat Hamil
Dapat segera memiliki momongan merupakan hal yang paling diidamkan untuk pasangan yang baru menikah. Membayangkan hadirnya malaikat kecil yang menyemarakkan suasana rumah dengan senyum dan tawanya tentunya akan sangat indah.
Bagi beberapa pasangan yang dapat langsung memiliki momongan tentunya sangat berbahagia. Namun, ada beberapa pasangan yang belum juga dikaruniai anak sampai beberapa waktu, padahal berbagai cara sudah dicoba dan dilakukan. Mulai dari periksa kesuburan istri dan suami, mengikuti saran dari orang tua, baik yang klinis maupun mitos, dan lain sebagainya.
Bagi para calon Moms dan Dads yang sudah lama menikah tapi belum memiliki momongan, janganlah berkecil hati dan putus harapan. Percayalah, jika memang sudah waktunya, malaikat kecil itu akan datang sendiri untuk menceriakan pernikahan kalian. Kuncinya adalah sabar dan terus berusaha.

Salah satu usaha yang dapat diterapkan sebelum memiliki anak adalah dengan persiapan mental dan fisik yang prima. Kenapa? Karena walaupun kehadiran si kecil merupakan suatu anugerah yang besar, tapi memilikinya adalah tantangan sendiri yang tidak mudah walaupun indah.
Salah satu cara yang bisa dilakukan sebagai persiapan memilik anak adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Cobalah untuk mulai rajin berolahraga dan mengubah pola makan kita.
Pola makan yang diubah bukan dari kuantitas, melainkan yang berkualitas. Penelitian menunujukkan jika kita sudah terbiasa untuk olahraga dan makan sehat, maka semua akan berpengaruh pada kondisi tubuh kita.
Tubuh yang sehat akan mempengaruhi organ-organ dalam kita bekerja secara optimal. Jika semuanya optimal, bukan tidak mungkin tingkat kesuburan kita juga akan meningkat, sehingga akan lebih mudah untuk bereproduksi. Pola makan yang tepat dan bergizi, bukan hanya dapat mempengaruhi kesuburan, tapi juga dapat mempengaruhi kondisi pada saat kehamilan nantinya. Menurut para ahli gizi, pola makan tepat dan kesuburan itu sangat erat kaitannya. Dengan mengubah pola makan kita dengan lebih baik, maka peluang kehamilan akan lebih besar. Jika dijalani terus selama masa kehamilan berlangsung, bukan hanya anda yang sehat, calon bayi dalam kandungan pun akan tercukupi nutrisinya, sehingga bisa lahir dengan tubuh sehat.
Tentunya hal ini berlaku bagi dua belah pihak; istri dan suami. Karena percuma jika rahim sehat, tapi kualitas sperma kurang bagus, maka akan sulit terjadi kehamilan. Nah, pola makan dan makanan apa saja sih yang bagus untuk kesuburan?
Berikut ini kita akan membahas 8 panduan makanan agar bisa cepat hamil:
1. Memperbaiki Pola Makan
Mulailah dari sekarang untuk belajar mengatur pola makan yang baik. Pola makan yang baik bukan hanya sekedar makan teratur tiga kali sehari. Pola makan yang baik disini adalah dengan memperhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Dengan mengatur diet seimbang yang kaya akan nutrisi, akan meningkatkan peluang kehamilan.
Mengatur pola makan bagi wanita akan berpengaruh pada siklus menstruasi dan ovulasi yang teratur. Sedangkan pada pria adalah dengan membaiknya kualitas sperma.
2. Mengonsumsi Vitamin dan Suplemen

Selain diet seimbang yang sedang dilakukan, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi vitamin dan suplemen untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh kita yang mungkin tidak bisa didapatkan pada makanan yang dikonsumsi.
Ada baiknya jika kita dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai vitamin dan suplemen apa saja yang bagus untuk dikonsumsi bagi calon Moms dan calon Dads yang sedang program hamil.
3. Menjaga Berat Badan Ideal
Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, ada baiknya memperhatikan berat badan sendiri. Berat badan yang ideal, selain membuka peluang kehamilan lebih besar, juga berdampak pada saat kehamilan terjadi.
Badan yang terlalu gemuk atau terlalu kurus buat seorang calon Moms akan berpengaruh pada indung telur, sedangkan untuk calon Dads pengaruhnya adalah pada produksi testosteron dan kualitas sperma.
4. Memilih Karbohidrat yang Tepat
Karbohidrat yang tepat adalah karbohidrat yang memiliki index glikemik yang rendah, seperti nasi merah dan oats.
Karbohidrat jenis ini memiliki manfaat untuk mestabilkan gula darah dalam tubuh. Kadar gula darah yang normal akan meningkatkan masa otot dan memaksimalkan fungsi hormon kesuburan.
5. Memperbanyak Asupan Protein Nabati
Mengonsumsi protein sangat disarankan bagi calon Moms dan Dads yang sedang melakukan program hamil. Terdapat dua macam protein, yaitu protein hewani dan protein nabati. Berdasarkan penelitian oleh para ahli, mengkonsumsi protein nabati dapat mengurangi resiko ketidaksuburan hampir 50%. Protein nabati bisa didapatkan dari kacang-kacangan dan biji-bijian.
6. Memenuhi Asupan Sayur

Seperti yang kita ketahui, sayur-sayuran banyak mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Bila Moms mengonsumsi sayur setiap hari maka kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh akan tercukupi. Tubuh yang sehat tentunya memiliki pengaruh yang sehat juga terhadap organ reproduksi kita.
7. Mengonsumsi Buah-Buahan
Sama halnya dengan sayur, buah pun memiliki banyak vitamin yang penting untuk tubuh kita. Konsumsilah buah-buahan yang memiliki antioksidan tinggi agar dapat melindungi tubuh kita dari pengaruh radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh kita, sehingga mempengaruhi kesuburan.
8. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Lemak Baik
Apakah kamu tahu jika lemak memiliki peran yang sangat besar dan berpengaruh pada tingkat kesuburan kita? Ya benar, lemak seperti omega-3 dan lemak tak jenuh sangat bagus untuk dikonsumsi untuk pembentukan hormon kesuburan. Lemak baik ini terdapat pada ikan salmon, alpukat, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
Demikianlah 8 panduan makanan agar cepat hamil. Selamat mencoba ya calon Moms dan Dads! Ingat saja jika orang tua sehat, maka anak pun akan sehat juga.
Read More
![8 Panduan Makanan Agar Cepat Hamil Dapat segera memiliki momongan merupakan hal yang paling diidamkan untuk pasangan yang baru menikah. Membayangkan hadirnya malaikat kecil yang menyemarakkan suasana rumah dengan senyum dan tawanya tentunya akan sangat indah. Bagi beberapa pasangan yang dapat langsung memiliki momongan tentunya sangat berbahagia. Namun, ada beberapa pasangan yang belum juga dikaruniai anak sampai beberapa waktu, padahal berbagai […]](/wp-content/uploads/2018/09/makanan-pokok-hamil.jpg)

![8 Asupan Bergizi dan Sehat untuk Wanita Hamil Muda Walaupun hampir setiap hari merasa mual pada trimester pertama, ibu hamil juga harus tetap semangat mengatur gizi makanan sehari-hari. Konsumsi makanan sehat dan bergizi untuk ibu hamil muda 1-3 bulan sangatlah penting karena janin baru mulai tumbuh, sehingga memerlukan berbagai vitamin dan mineral supaya dapat berkembang dengan baik. Ibu hamil sangat memerlukan asupan makanan yang […]](/wp-content/uploads/2017/11/pn_vaksin-ibu-hamil.jpg)



![10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Makanan sehat adalah kunci tumbuh kembang janin yang optimal pada ibu hamil. Tak jarang, ibu hamil merasa khawatir akan kecukupan zat gizi yang terdapat pada makanan yang dikonsumsinya. Banyaknya pilihan makanan cepat saji yang tinggi kalori namun rendah nutrisi seringkali menjadi pilihan untuk dikonsumsi, padahal ada banyak sekali variasi makanan sehat yang dapat dipertimbangkan oleh […]](/wp-content/uploads/2018/09/makanan-ibu-hamil.jpg)





![Inilah 7 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil Mual saat hamil atau morning sickness merupakan hal biasa yang terjadi pada trimester pertama kehamilan kemudian berkurang saat usia kandungan 12-14 minggu. Kondisi lain, yaitu Hiperemesis gravidarum juga banyak dialami oleh wanita pada trimester awal kehamilan. Baca Juga: Bumil Mual Muntah Berlebih? Waspada Hiperemesi Gravidarum! Perbedaanya, Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah yang lebih hebat, […]](/wp-content/uploads/2018/09/mual.jpg)




![Inilah 9 Tips ASI Lancar Setelah Melahirkan Merupakan anugerah tersendiri ketika setelah melahirkan ASI lancar dan si kecil dapat segera mendapatkan makanan paling bergizi tinggi di hari lahirnya ke dunia. Namun, banyak para ibu yang merasa ASI-nya kurang lancar atau bahkan beberapa tidak keluar sama sekali. Jangan takut, berikut ini 9 tips ASI lancar setelah melahirkan! Baca Juga: 6 Makanan untuk Ibu […]](/wp-content/uploads/2016/05/tips-asi-lancar.jpg)
![Ini Dia Penambahan Berat Badan Normal Ibu Hamil Berapa berat badan normal ibu hamil? Apakah penambahan berat yang melonjak tinggi itu baik? Kehamilan menjadi saat yang paling ditunggu oleh sebagian besar pasangan yang baru menikah. Tentunya anak merupakan suatu anugerah bagi orang tua manapun di dunia. Selama kurang lebih 9 bulan, embrio akan berkembang menjadi janin dan dilahirkan sebagai manusia. Selama itulah janin […]](/wp-content/uploads/2017/03/Penyebab-Berat-Badan-Tidak-Bertambah-Saat-Hamil.png)

![Kontes Foto USG #IbuPintar Berhadiah Rp 10 JUTA Yuk, ikutan kontes foto USG bersama ProSehat! Mau tahu caranya? Tunjukkan bahwa Anda#IbuPintar dan dapatkan kesempatan memenangkan voucher tanpa minimum pembelian total Rp 10 JUTA. Simak penjelasan berikut ya: Follow instagram dan twitter @prosehat Install atau update aplikasi ProSehat Anda ke versi terbaru di sini app.prosehat.com Klik IKUT KONTES dan Anda akan masuk ke dalam fitur kamera HP […]](/wp-content/uploads/2016/05/KontesFotoUSG_IbuPintar_PeKan_IG.jpg)
![4 Hal Penting dari Pemeriksaan Kehamilan (Antenatal Care) Pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) sangat disarankan bagi para ibu hamil untuk memonitor kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Kenapa pemeriksaan ini penting? Kapan dan apa saja yang harus diperiksa? Baca Juga: 4 Hal Penting Terkait Melahirkan Saat Pandemi Menurut IDAI Pemeriksaan ini adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dari awal kehamilan hingga proses […]](/wp-content/uploads/2016/05/pregnancy-test.jpg)

![11 Jenis Vaksinasi Wajib Bagi Ibu Hamil yang Harus Diketahui Hidup di negara dengan angka penyakit infeksi yang tinggi tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi penduduk Indonesia, khususnya wanita yang sedang hamil. Untuk itu pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan mutlak dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Banyak yang melupakan hal ini. Padahal banyak sekali manfaat dari melakukan pemeriksaan sebelum pernikahan dan melakukan vaksinasi ibu hamil atau […]](/wp-content/uploads/2016/05/am_140820_pregnant_influenza_vaccine_800x600.jpg)
