Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner!
Apa Itu Jantung Koroner?
Jantung koroner adalah sebuah penyakit dengan kondisi yang menyebabkan jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Karena peranannya yang penting di dalam tubuh, organ berukuran sebesar kepalan tangan ini menjadi organ vital pada manusia. Ada banyak jenis penyakit jantung, namun yang paling menyita perhatian karena banyaknya kasus yang terjadi adalah penyakit jantung koroner.
Baca Juga: Benarkah Stres Pemicu Penyakit Jantung?
Penyakit jantung koroner yang juga terkenal dengan istilah penyakit jantung iskemik merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Di Indonesia sendiri, kematian akibat penyakit ini memang lebih besar, sekitar 35 persen. Angka kematian secara global menurut Federasi Jantung Dunia mencapai hingga 1,8 juta kasus pada tahun 2014. Penyebab pasti dari penyakit ini disebabkan oleh penyumbatan aliran darah ke jantung. Sumbatan ini sering disebabkan oleh lemak yang menumpuk. Adanya lemak dalam saluran pembuluh darah jantung disebabkan oleh plak yang dikenal sebagai aterosklerosis. Penimbunan lemak di dalam arteri jantung ini merupakan akibat dari pola hidup yang tidak sehat serta kolesterol jahat yang terlalu mendominasi tubuh.
Baca Juga: Hati-hati Obesitas Pada Anak!
Aterosklerosis ini sendiri mengurangi suplai darah ke jantung yang menyebabkan mudah terbentuknya penggumpalan darah atau thrombosis. Jika hal ini terjadi maka aliran darah ke jantung pun akan tertutup sepenuhnya, hingga serangan jantung yang tidak ditunggu pun menyerang. Penyebab kondisi asteroklerosis ini sendiri meliputi kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, diabetes, kelebihan berat badan, dan kolesterol yang tinggi.
Seperti Apa Gejala Jantung Koroner?
Kenali tanda dan gejala penyakit jantung koroner, karena semua orang memiliki resiko untuk terkena penyakit jantung koroner.
- Bagian perut yang membengkak
- Detak jantung yang tidak teratur
- Nyeri pada dada
- Sesak nafas
- Merasa mual berujung nafsu makan menurun
- Produksi keringat berlebih terutama pada telapak tangan, meskipun tidak beraktifitas
- Rasa lelah tanpa aktifitas yang berat
- Pembengkakkan pada pergelangan kaki dan perut
- Rasa nyeri pada tangan kanan atau lengan kiri
Apa yang Harus Dilakukan?
Segera temui dokter jika gejala di atas sudah dirasakan. Setelah mempelajari gaya hidup dan pola makan seseorang, beserta riwayat jantung keluarga, dokter akan segera menyarankan untuk menjalani pemeriksaan seperti tes darah, angiografi koroner, CT Scan, MRI Scan atau elektrokardiogram (EKG).
Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Jantung
Itulah mengenai gejala jantung koroner. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut soal jantung koroner dan produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Read More
![Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner! Apa Itu Jantung Koroner? Jantung koroner adalah sebuah penyakit dengan kondisi yang menyebabkan jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Karena peranannya yang penting di dalam tubuh, organ berukuran sebesar kepalan tangan ini menjadi organ vital pada manusia. Ada banyak jenis penyakit jantung, namun yang paling menyita perhatian karena banyaknya kasus yang terjadi adalah penyakit […]](/wp-content/uploads/2015/10/jantung-koroner.jpg)

![Gaya Hidup Ini Berujung Kematian! Obesitas dan penyakit jantung merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Kedua hal ini menjadi pembunuh nomor 1 di dunia. Faktanya, 65% populasi dunia hidup di negara di mana lebih banyak kematian yang diakibatkan oleh obesitas dibandingkan underweight. Secara global, 44% kematian terkait obesitas disebabkan oleh diabetes, 23% serangan jantung, dan 7-41% kanker, menurut The Heart […]](/wp-content/uploads/2015/10/obesitas-dan-penyakit-jantung-1-prosehat.jpg)


![Begadang? Jangan Begadang! Kebiasaan untuk menahan kantuk dan tidur setelah lewat tengah malam ini sangat tidak menguntungkan tubuh. Alasan load pekerjaan yang banyak, harus meeting panjang, dan kongkow bersama teman-teman tidak cukup baik untuk melupakan rekomendasi tidur manusia 7-9 jam sehari. Apa saja risikonya? Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Kurang Tidur Atau Begadang Tubuh manusia sudah […]](/wp-content/uploads/2015/09/Risiko-Begadang.jpg)




![ProSehat: Pemenang Seedstars World 2015 Pada 13 September 2015 lalu, ProSehat menjadi pemenang Seedstars World 2015. Kami segenap tim ProSehat ingin mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan-rekan, mentor, dan pihak lainnya yang telah membantu tersedianya layanan ini dan kami akan berusaha untuk selalu memberi yang terbaik. Dengan kemenangan yang lalu itu pula, ProSehat otomatis akan menjadi wakil regional dari Indonesia untuk […]](/wp-content/uploads/2015/09/ProSehat-1-fin.jpg)
![Kenali Karakter Unik Dirimu melalui Golongan Darah Darah manusia terbagi menjadi 4 golongan, yaitu A, B, O, dan AB. Keempat golongan ini menyimpan keunikan dan karakter yang berbeda satu sama lain. Kategorisasi kepribadian berdasarkan golongan darah ternyata sudah mengakar di kebudayaan Jepang. Bahkan, masyarakat Jepang memiliki istilah sendiri untuk hal ini, yaitu ketsueki-gata. Survei pada 2008 menunjukkan 75% masyarakat Jepang memercayai konsep ini. Yuk, simak kepribadianmu lewat golongan darah di […]](/wp-content/uploads/2015/08/golongan-darah.png)

![5 Mitos dan Fakta Donor Darah yang Kamu Harus Tahu! Tak sedikit orang yang masih takut untuk menyumbangkan darahnya karena masih adanya mitos donor darah yang berkembang di khalayak ramai. Mereka menganggap donor darah dapat menularkan penyakit karena jarum yang digunakan tidak steril. Anda salah, justru dengan donor darah, tubuh menjadi lebih sehat. Ayo ketahui mitos dan fakta tentang donor darah melalui artikel ini. Baca […]](/wp-content/uploads/2015/08/mitos-dan-fakta-seputar-donor-darah.jpg)

