Karakter itu Penting Untuk Dukung Kesuksesan Si Kecil
Hampir setiap orang tua yang memiliki Si Kecil berharap agar mereka pintar, cerdas, bertanggung jawab, mempunyai talenta yang mendukung kesuksesan saat mereka beranjak dewasa. Pada zaman sekarang ini, tidak sedikit orang tua yang memilih sekolah atau tempat pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya dan rela mengeluarkan dana besar untuk mengikutsertakan sang buah hati untuk mengikuti pendidikan tambahan selain sekolah, misalnya kursus bahasa, musik, menggambar dan pelajaran tambahan.
Namun, apakah Mama sadar bahwa pendidikan Si Kecil yang terpenting berawal dari rumah? Seperti salah satu kutipan “Childreen see, children do” atau Si Kecil selalu melakukan apa yang dilihatnya. Dengan kata lain, karakter dan sikap Si Kecil sebagian besar diperoleh dari meniru perilaku orang tuanya di rumah. Misalnya, Si Kecil yang selalu diajak bercerita setiap pulang sekolah oleh kedua orangtuanya, didampingi setiap mengerjakan tugas rumah, diajari bertanggung jawab dalam hal mudah seperti merapikan tempat tidur atau mainannya sendiri, maka Si Kecil akan tumbuh menjadi lebih peduli dengan sesamanya, serta bertanggung jawab.

Para ahli American Psychological Association (APA) berpendapat bahwa kesuksesan pada usia dewasa dipengaruhi oleh 98% atittude dan 2% IQ atau kecerdasan. Lalu bagaimana dan apa sajakah yang dapat dilakukan Mama dalam mendidik Si Kecil?
Baca Juga: Penyebab Mual Setelah Makan dan Cara Pencegahannya
-
Memberikan Contoh (Modeling)
Jangan hanya memberikan perintah bagi Si Kecil, tetapi mulailah dengan memberikan contoh tindakan kepadanya. Menurut APA (American Psychological Association), Si Kecil akan selalu memerhatikan setiap gerak-gerik orangtuanya secara seksama. Apabila Mama menginginkan Si Kecil tumbuh menjadi seseorang yang memiliki sikap baik, maka berikanlah selalu contoh positif.1,2
-
Mencintai
Hati-hati dalam hal mencintai. Mencintai bukan memberikan apa saja yang Si Kecil inginkan, baik berupa materi maupun tindakan, atau terlalu melindungi dan mencemaskan Si Kecil. Hal tersebut dapat membentuknya menjadi seseorang yang manja. Yang dimaksud dengan mencintai adalah memberikan waktu luang bagi Si Kecil, mendampinginya, dan mendengarkannya saat dalam masalah. Hal ini dapat membangun ikatan antara Si Kecil dan orangtuanya, sehingga nantinya mereka akan lebih peduli terhadap orang lain di sekitarnya.
-
Lakukan Sentuhan Fisik
Beberapa penelitian menyatakan bahwa terdapat perbedaan kepribadian Si Kecil pada saat bayi yang diperlakukan dengan penuh kasih seperti digendong, dicium dan dipeluk, dibandingkan dengan yang diperlakukan tanpa kontak fisik oleh orang tuanya. Sentuhan fisik merupakan bentuk nyata dari cinta yang menjadikan Si Kecil akan mudah bergaul dan peka dengan sesamanya.
Baca Juga: 7 Pola Makan Sehat Pegawai Kantoran
-
Berikan Waktu yang Berkualitas
Perkembangan emosional Si Kecil sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak waktu yang dihabiskan Mama bersama Si Kecil, kontak mata dengan penuh kasih, saling berbagi pikiran, cerita dan bercakap-cakap dengannya. Tahap komunikasi ini sangat penting bagi Si Kecil, karena saat Si Kecil nantinya menginjak usia dewasa akan menentukan hubungan dengan sesama, menjadikannya mudah bergaul, menentukan hubungan pernikahannya kelak serta hubungan dengan rekan sepekerjaannya.
-
Hadiah
Hadiah yang dimaksud ialah ungkapan cinta. Misalnya, memberikan hadiah seperti seragam sekolah atau alat tulis yang dibungkus kertas kado rapi, dan diberikan ketika berkumpul bersama keluarga. Membuka hadiah akan menggetarkan emosi Si Kecil, perasaan bahagia yang muncul akan menjadikannya paham dan mengerti bahwa orang tuanya mencintainya. Pemberian hadiah juga harus ada tujuannya, misalnya pemberian alat tulis atau seragam sekolah agar Si Kecil tetap semangat bersekolah, hadiah tidak semata-mata mainan yang sedang diinginkannya yang akan menjadikannya manja.
Pemberian hadiah dengan tulus, secara tidak langsung juga memberikan pelajaran bagaimana cara Si Kecil menanggapi orang lain yang memberikannya hadiah.
-
Memberikan Rasa Aman dan Nyaman
Dukungan orang tua akan sangat memengaruhi perkembangan emosional dan kesehatan mental Si Kecil saat usia dewasa.
-
Komunikasi

Meluangkan waktu untuk berbicara dengan Si Kecil dan mendengarkan apa yang menjadi curahan hatinya akan meningkatkan hubungan personal Si Kecil dengan orang tua, sehingga ketika Si Kecil dalam masalah, mereka tidak akan lari ke dalam hal-hal negatif sebagai pelampiasan, karena mereka mempunyai orang tua yang selalu mendengarkan mereka.
-
Memberikan kesempatan bagi Si Kecil untuk memecahkan masalah
Mama tidak perlu terlalu banyak mengekang maupun mengatur Si Kecil, segala tindakan yang dilakukannya atau setiap masalah yang Si Kecil hadapi, ajaklah untuk selalu berdiskusi dan kembalikan kepada Si Kecil apakah tindakan yang dilakukannya baik atau buruk. Apabila Si Kecil melakukan kesalahan, biarkan mereka berpikir, lalu kemudian jelaskan.
Misalnya, Si Kecil berlari di jalan, kemudian jatuh, Mama berikan kesempatan bagi si Kecil apakah yang dilakukannya baik atau buruk dan jelaskan akibatnya. Kemudian, kembalikan lagi pada Si Kecil, apakah boleh diulangi kembali tindakan seperti itu. Dibandingkan Mama memberikan aturan-aturan yang dapat membebani Si Kecil, cara ini lebih membantu Si Kecil untuk belajar dari kesalahannya sendiri.
-
Jadikan Sebuah Tantangan
Pada umumnya, anak-anak sangatlah suka bermain, oleh karena itu mengajarkan perilaku yang baik dapat dengan sebuah permainan. Misalnya, ketika Mama ingin mengajarkan untuk menggosok gigi secara rutin, setiap malam buatlah permainan tantangan “Mama ingin tahu, siapa yang bisa menggosok gigi dengan baik, Mama atau Kamu?” atau mengajarkan Si Kecil untuk membersihkan kembali mainannya, “Coba siapa yang dapat membersihkan mainan dalam hitungan ke 10”. Hal ini lebih mudah dilakukan oleh Si Kecil.
Baca Juga: 9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan
-
Memberikan Kebiasaan yang Baik dan Positif
Lakukan kebiasaan yang baik dengan memulai kebiasaan yang baik seperti berolah raga, makan-makanan yang sehat seperti sayur dan buah, berperilaku yang baik, bertutur kata sopan, membiasakan diri mengucapkan “tolong” saat meminta bantuan, dan “terimakasih” setelahnya akan membentuk Si Kecil menjadi seseorang yang memiliki kebiasaan baik secara mental dan jasmani.
Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia Dewi
Daftar Pustaka
- Chapman, G. and Campbell, R. (2012). The 5 love languages of children. Chicago: Northfield Pub.
- HealthyChildren.org. (2018). Normal Child Behavior. [online] Available at: healthychildren.org/English/family-life/family-dynamics/communication-discipline/Pages/Normal-Child-Behavior.aspx [Accessed 23 Dec. 2018].
- Parenting For Brain. (2018). 10 Good Parenting Tips – Parenting For Brain. [online] Available at: parentingforbrain.com/how-to-be-a-good-parent-10-parenting-tips/ [Accessed 23 Dec. 2018].
- Tashijan, S. (2018). Parenting Styles and Child Behavior. [online] Psychology In Action. Available at: psychologyinaction.org/psychology-in-action-1/2018/4/23/k17ziyfqt1vy9tlytr9l9k48epdnur [Accessed 23 Dec. 2018].
- Westen, R. (2018). About Your Privacy on this Site. [online] Parents.com. Available at: parents.com/toddlers-preschoolers/development/behavioral/the-surprising-secret-to-raising-a-well-behaved-kid/ [Accessed 23 Dec. 2018].
- Pepper, Leslie. (2018). Get Your Kids Behave The First Time You Ask. [online] Parents.com. Available at : parents.com/kids/discipline/strategies/get-your-kids-to-behave-the-first-time/ [Accessed 3 Jan. 2018].
![Karakter itu Penting Untuk Dukung Kesuksesan Si Kecil Hampir setiap orang tua yang memiliki Si Kecil berharap agar mereka pintar, cerdas, bertanggung jawab, mempunyai talenta yang mendukung kesuksesan saat mereka beranjak dewasa. Pada zaman sekarang ini, tidak sedikit orang tua yang memilih sekolah atau tempat pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya dan rela mengeluarkan dana besar untuk mengikutsertakan sang buah hati untuk mengikuti pendidikan […]](/wp-content/uploads/2019/02/ibu-dan-anak.jpg)

![Hindari 7 Makanan Pemicu Kolesterol Di zaman millennial seperti sekarang ini banyak sekali tentunya makanan yang sangat hits dan instagramable yang membuat para kaum millennial menyukai sekali dunia kulineran. Namun tahukah Anda? Kalau ternyata semua makanan yang dijual tidak semuanya sehat dan layak dikonsumsi. Kita harus dapat memilah dan memilih mana makanan yang baik dikonsumsi untuk tubuh kita dan mana […]](/wp-content/uploads/2018/10/makan-kolesterol.jpg)


![8 Makanan untuk Meningkatkan Kebugaran Pria Pria memang memiliki fisik yang lebih kuat dari wanita. Namun, adakalanya karena banyaknya aktifitas fisik dan juga tugas kerjaan yang menumpuk, membuat para pria menjadi kelelahan dan kehilangan kebugarannya. Zaman sekarang banyak sekali minuman instan penambah energi, tapi minuman tersebut jika dikonsumsi terlalu banyak dapat menimbulkan efek samping cukup berbahaya bagi tubuh, sehingga lebih disarankan […]](/wp-content/uploads/2018/09/makanan-pria-sehat-1.jpg)


![6 Pola Makanan Cegah Obesitas Obesitas memang sangat erat kaitannya dengan makanan yang Anda konsumsi setiap harinya. Jika Anda setiap harinya terlalu berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung kalori serta glukosa, dan juga sering sekali membeli makanan sembarangan, tidak memperhatikan kandungan dari makanan tersebut, cara pengolahannya serta bahan makanan yang digunakan, maka jangan kaget bila suatu saat nanti tiba – […]](/wp-content/uploads/2018/09/diet-obesitas.jpg)


![5 Makanan ini Dapat Bantu Merawat Wajah Anda Pada zaman millennial seperti sekarang ini, wajah yang sehat dan mulus seperti artis Korea merupakan hal yang diidam – idamkan para wanita. Berbagai macam cara dilakukan agar mendapatkan kulit mulus, sehat, dan terawat. Pada dasarnya kesehatan kulit wajah itu tidak hanya dengan melakukan perawatan dari luar saja, perawatan dari dalam pun tidak kalah pentin nya. […]](/wp-content/uploads/2018/05/memilih-makanan-sehat.jpg)


![Bagaimana Mengobati Sakit Kepala Sebelah? Apakah Sobat sering menderita sakit kepala sebelah? Bisa jadi Anda menderita migren. Menurut WHO, migren termasuk 1 dari 20 penyakit yang paling menimbulkan gangguan aktivitas. Sehingga, penderita sakit kepala sebelah sebaiknya memiliki pengetahuan tentang kondisi ini, agar dapat mencegah kambuh dan efektif dalam menerapkan cara-cara mengobati sakit kepala sebelah. Migren merupakan salah satu jenis sakit […]](/wp-content/uploads/2018/09/sakit-kepala.jpg)



![Asam Urat? Coba Diet Rendah Purin! Apakah Sobat pernah mendengar tentang diet rendah purin? Jika Sobat gemar mengonsumsi daging dan bir, diet tanpa konsumsi keduanya akan terlihat tidak menarik. Namun, diet rendah purin dapat membantu Sobat yang baru saja terdiagnosis asam urat (gout), batu ginjal, maupun gangguan pencernaan. Apakah Purin Itu? Sebelum kita bahas lebih jauh, Sobat perlu tahu apa sebenarnya […]](/wp-content/uploads/2019/01/makanan-asam-urat.jpg)



![Diet Cair, Solusi atau Berbahaya? Berbicara mengenai diet cair tak terlepas dari bagaimana usaha seseorang untuk selalu berusaha menemukan formula terbaik dalam memeroleh bentuk tubuh ideal atau sekadar mengurangi berat badan. Bentuk tubuh ideal adalah idaman setiap orang, tak jarang seseorang menggonta-ganti menu diet demi memeroleh berat badan atau bentuk tubuh yang diinginkan. Diet atau mengatur pola makan dianggap cara […]](/wp-content/uploads/2019/01/diet-Cair.jpg)

![Mari Mengenal Lebih Jauh FAD Diet, Yuk! Setiap tahun, diet menjadi salah satu topik yang paling dicari dan diminati oleh masyarakat. Bukan hanya itu saja, cara berdiet dari tahun ke tahun mengalami berbagai perubahan, mulai dari yang hanya mengurangi porsi makan sampai membatasi asupan makanan tertentu atau yang disebut FAD Diet. Banyaknya wanita yang mengidam-idamkan bentuk tubuh langsing dan ideal dalam jangka […]](/wp-content/uploads/2019/01/diet-FAD.jpg)


![Apa yang Perlu Bunda Ketahui tentang Pijat Bayi? Mungkin Bunda sering membaca artikel mengenai pijat bayi atau bahkan menonton video cara melaksanakannya di Youtube, sehingga bertanya-tanya apa sebenarnya yang istimewa dari pijat bayi. Pijat bayi menjadi sangat penting manfaatnya sebagai penyalur kasih sayang orang tua kepada bayinya. Melalui pemijatan akan terbuka kesempatan bagi orang tua untuk menjalin kontak batin dengan bayinya. Sentuhan pijatan […]](/wp-content/uploads/2019/02/pijat-bayi.jpg)
