Tip Membuat Bubur Bayi 6 Bulan yang Sehat dan Bergizi
Kesehatan anak. Kesehatan anak adalah hal yang utama bagi orang tua, tidak peduli berapa jumlah anak yang ada dalam keluarga. Pastinya semua orang tua menginginkan anaknya selalu sehat karena ketika anak sakit, anak akan menderita dan pastinya menjadi tidak nyaman dengan kondisinya yang menyebabkan mereka menjadi rewel setiap saat. Penyakit yang dialami oleh anak pun bervariasi, mulai dari anak yang mengalami sakit ringan hingga berbahaya yang dapat mengancam keselamatan mereka. Pastinya kita tidak ingin kehilangan buah hati karena sebuah penyakit bukan?
Pastinya bukan rahasia lagi jika anak-anak; terutama bayi sangat rentan terhadap penyakit. Kok bisa? Faktor daya imun bayi yang belum sekuat atau sebaik orang dewasa adalah alasan utama mengapa mereka lebih rentan terhadap penyakit, sekalipun penyakit tersebut hanyalah influenza. Lalu, bagaiman cara menjaga kesehatan anak ketika mereka masih berusia hitungan bulan? Tentu saja banyak! Salah satu cara meningkatkan kekebalan tubuh anak adalah melalui asupan makan mereka. Lho, bukankah bayi belum boleh mengonsumsi makanan selain ASI ketika mereka belum menginjak usia satu tahun?
Eits jangan salah, bayi sudah boleh mengonsumsi makanan sejak usia 6 bulan lho! ASI eksklusif memang disarankan untuk diberikan hingga anak menginjak usia 2 tahun, tapi kita juga bisa memberikan MPASI alias makanan pendamping ASI sejak anak berusia 6 bulan. Memberikan MPASI juga sangat disarankan karena berarti bayi akan mendapatkan tambahan nutrisi selain dari ASI dan membuat mereka tidak rentan terhadap penyakit. MPASI yang dimaksud di sini tentu saja berbentuk bubur, mengingat bayi berusia 6 bulan belum bisa mengonsumsi makanan keras karena gigi mereka masih dalam masa pertumbuhan. Kira-kira apa saja ya bahan makanan yang aman untuk diolah sebagai bubur bayi berusia 6 bulan?
Dari pada semakin penasaran, yuk kita simak tips membuat bubur bayi 6 bulan yang sehat dan bergizi!
1. Bubur pir
Bubur bayi 6 bulan pertama berasal dari buah-buahan, lebih tepatnya kita akan membuat bubur pir. Ketika kita membuat bubur pir, sebaiknya tidak usah kita berikan tambahan gula karena gula justru memicu anak mengalami obesitas. Tidak ditambahkannya gula pada bubur buah ini juga akan mengajarkan anak mengenai rasa alami dari buah pir. Untuk membuat bubur buah yang satu ini bisa dibilang sangat mudah karena yang perlu kita lakukan adalah mengupas kulit buah pir terlebih dahulu lalu menghaluskannya menggunakan blender.
2. Bubur susu
Bubur bayi yang satu ini sangatlah bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak selain kita memberikan asupan nutrisi melalui ASI. Pada pembuatan bubur susu, sebaiknya kita menggunakan beras merah karena kandungan nutrisi yang terdapat pada beras merah jauh lebih tinggi daripada yang terkandung pada beras putih.
3. Bubur tim brokoli
Bukan hanya buah-buahan, anak berusia 6 bulan juga sudah bisa mengonsumsi beberapa sayuran yang pastinya perlu kita olah menjadi lembut terlebih dahulu sehingga bayi tidak kesulitan untuk mencernanya. Untuk membuat bubur tim brokoli, tentu saja kita memerlukan beras dan kita juga bisa menambahkan wortel serta hati ayam agar cita rasa bubur bayi ini semakin lezat. Terlebih dahulu kita perlu mengukus brokoli, hati ayam, serta wortel dan setelah matang baru kita campurkan dengan bubur nasi yang sudah kita buat sebelumnya. Sebaiknya kita menghaluskanya lagi menggunakan blender supaya anak semakin menikmati buburnya.
4. Bubur kentang
Bukan hanya berasal dari buah dan sayuran, mengolah sumber karbohidrat juga sangatlah disarankan untuk diberikan pada anak kita yang masih berusia 6 bulan. Kentang sangatlah aman untuk diolah menjadi bubur karena mengandung karbohidrat serta serang yang tinggi. Kedua kandungan ini akan membantu melawan bakteri dan virus yang dapat menyerang usus dan berarti menjauhkan anak dari mengalami gangguan pencernaan. Pembuatan bubur kentang pun sangat mudah, yaitu dengan mengukus beberapa kentang terlebih dahulu dan setelah dingin kita bisa menghaluskannya menggunakan sendok ataupun blender. Kita juga bisa menambahkan ASI pada bubur kentang ini supaya anak semakin mudah untuk mencernanya.
5. Bubur alpukat
Alpukat adalah buah berikutnya yang aman untuk dikonsumsi buah hati dan pastinya juga memberikan banyak manfaat untuk mereka. Tingginya kandungan asam folat pada alpukat mampu untuk meningkatkan berat badan dan membuat kulit anak semakin sehat. Bukan hanya itu saja, berbagai kandungan lainnya yang terdapat dalam alpukat berfungsi untuk mencegah terjadinya peradangan yang berarti mencegah datangnya berbagai penyakit pada si kecil. Untuk membuat bubur alpukat ini juga bisa dibilang sangat mudah, yaitu dengan memotong-motong kecil alpukat lalu menghaluskannya dengan blender hingga tekstur alpukat menjadi lembut. Setelah dirasa lembut, maka bubur alpukat ini siap dihidangkan untuk si kecil.
6. Bubur kacang hijau
Kacang hijau adalah salah satu bahan makanan yang sering diolah menjadi bubur dan kabar baiknya bubur kacang hijau juga aman untuk diberikan pada anak kita yang masih berusia 6 bulan. Kandungan protein serta serat yang tinggi pada kacang hijau efektif untuk meningkatkan metabolisme bayi sehingga mereka tidak akan mudah jatuh sakit. Membuat bubur kacang hijau juga bukan suatu hal yang sulit karena kita hanya peru merebus kacang hijau hingga lembut kemudian menyaringnya. Sari kacang hijau inilah yang akan kita berikan pada bayi dan bisa kita berikan secara rutin setiap hari.
Nah, itu tadi adalah beberapa tips bubur bayi 6 bulan yang bisa kita buat sewaktu-waktu. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai makanan apa yang tepat untuk diolah sebagai bubur bayi berusia 6 bulan? Bubur bayi ini pastinya juga menyehatkan sehingga aman untuk dikonsumsi dan bisa kita berikan sewaktu-waktu. So, kapan kalian akan memberikan bubur bayi menyehatkan ini untuk anak?
Read More
![Tip Membuat Bubur Bayi 6 Bulan yang Sehat dan Bergizi Kesehatan anak. Kesehatan anak adalah hal yang utama bagi orang tua, tidak peduli berapa jumlah anak yang ada dalam keluarga. Pastinya semua orang tua menginginkan anaknya selalu sehat karena ketika anak sakit, anak akan menderita dan pastinya menjadi tidak nyaman dengan kondisinya yang menyebabkan mereka menjadi rewel setiap saat. Penyakit yang dialami oleh anak pun […]](/wp-content/uploads/2018/09/bayi-sehat.jpg)

![8 Kiat Mengolah Masakan Sehat untuk Diet Alami Apakah kalian pernah menjalani diet? Jika iya, diet apa sih yang biasa kalian lakukan? Diet pastinya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat karena banyak wanita yang melakukan kegiatan ini untuk mendapatkan badan ideal. Diet adalah salah satu cara yang sering dilakukan oleh wanita untuk menurunkan berat badannya dan pastinya memulai diet sama dengan memulai […]](/wp-content/uploads/2018/10/diet-sehat-alami.jpg)


![7 Makanan Pemicu Alergi yang Perlu Dihindari Moms yang memiliki buah hati dengan riwayat alergi pasti harap-harap cemas setiap memberi asupan makanan untuknya. “Duh, habis makan ini, Si Dedek bakal gatal-gatal alergi lagi nggak ya?” Makanan yang dapat menjadi pemicu alergi ialah makanan yang dapat menyebabkan reaksi sistem kekebalan tubuh anak bekerja berlebihan, serta menyebabkan gejala dan tanda seperti masalah pencernaan, gatal–gatal […]](/wp-content/uploads/2018/10/menghindari-alergi.jpg)



![Takut Keropos Tulang? Ini 10 Kiat Cegah Osteoporosis Apakah Sobat ingin mencegah osteoporosis? Setengah dari seluruh wanita berisiko mengalami osteoporosis pada usia 60 tahun. Lalu, 1 dari 5 wanita yang mengalami osteoporosis akan mengalami patah tulang pinggul, dan 50% dari mereka tidak dapat berjalan lagi. Namun, bukan berarti pihak pria terhindar dari masalah ini karena sekitar 30% kemungkinan osteoporosis juga dapat terjadi pada […]](/wp-content/uploads/2018/10/osteoporosis.jpg)

![Selain Ikan, Apa yang Perlu Dimasak untuk Nutrisi Otak agar Anak Cerdas? Orang tua mana yang tidak senang dan bangga jika melihat anaknya tumbuh sehat, aktif, cerdas dan berprestasi? Tentu ini sangat didambakan setiap orang tua. Bahkan acapkali para orang tua berlomba-lomba agar anaknya lebih pintar dan unggul dari anak-anak lainnya, mulai dari menyediakan les-les tertentu untuk si kecil, memberikan berbagai multivitamin, dan sebagainya. Namun, apakah ini […]](/wp-content/uploads/2018/10/nutrisi-otak-anak.jpg)
![5 Trik Kuruskan Badan dengan Cepat, Tepat dan Sehat Wanita dan masalah berat badan sepertinya selalu berkaitan, tak sedikit kaum hawa yang mencari tahu bagaiamana menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, sebagian besar cara tersebut hanya akan membuat Sahabat terus merasa lapar. Kalau tak punya kemauan keras, bisa-bisa kamu akan menyerah secepat kilat. Lantas, adakah cara menurunkan berat badan yang membuat kita puas? Sahabat, […]](/wp-content/uploads/2018/10/langsing-cepat.jpg)


![Hipertensi? Stop Konsumsi 7 Asupan Berikut! Sobat, kenalkah Anda dengan orang-orang yang mengalami hipertensi? Atau mungkin orangtua, sanak saudara atau rekan kerja Anda mengalami tekanan darah tinggi? Biasanya masalah kesehatan ini disebut hipertensi, yaitu suatu keadaan dimana aliran darah menjadi bertambah kencang untuk dapat melewati tekanan pada pembuluh darah. Setiap orang dikatakan menderita hipertensi apabila didapati tekanan darah ≥140/≥90 yang didapati […]](/wp-content/uploads/2015/12/prosehat-hipertensi.jpg)


![Jenis Makanan Apa yang Dapat Dikonsumsi Setelah Muntah? Sobat pernah merasakan muntah? Duh, rasanya benar-benar tidak nyaman bukan? Apalagi setelah muntah biasanya tubuh menjadi lemah dan lambung terasa tidak enak. Muntah merupakan suatu keadaan dimana seluruh isi saluran cerna bagian atas dikeluarkan melalui mulut secara tiba-tiba dan refleks yang disebabkan karena adanya rangsangan muntah. Muntah diawali dengan adanya perasaan mual, karena adanya sensasi […]](/wp-content/uploads/2018/05/mual-dan-muntah.jpg)
![Mau Olahraga? Eits, Sebelum Mulai, Santap 6 Makanan Berikut! Apakah Sobat gemar mengisi waktu luang dengan berolahraga? Atau bahkan saat hari libur tiba, justru waktunya bermalas-malasan bagi Anda? Yup! Olahraga belum menjadi aktivitas favorit bagi sebagian besar kaum muda masa kini. Sebaliknya, mungkin jalan-jalan ke pusat perbelanjaan atau bahkan wisata kuliner justru kian digemari. Padahal olahraga termasuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang […]](/wp-content/uploads/2018/09/makanan-pembentuk-otot.jpg)


