Penyebab Sakit Setelah Liburan dan Cara Mengatasinya
Liburan panjang akhir tahun telah usai. Momen liburan panjang yang didapat untuk mengatasi penat setelah bekerja setahun penuh itu seharusnya sudah dapat menyegarkan tubuh dan pikiran Sahabat. Liburan adalah sesuatu yang menyenangkan dan semua orang tentu saja ingin berlibur. Akan tetapi, pada kenyataannya liburan panjang malah menyebabkan Sahabat menjadi sakit dan tidak fit sehingga belum dapat melanjutkan lagi aktivitas seperti sedia kala.1 Sahabat tentu bertanya-tanya mengapa hal itu bisa terjadi? Daripada penasaran, yuk mari kita simak bersama-sama pembahasan di bawah ini!
Baca Juga: Inilah 3 Persiapan Penting Sebelum Traveling
Banyaknya Aktivitas yang Dikerjakan
Karena liburan adalah hal yang cukup menyenangkan untuk dilakukan tentu saja Sahabat tidak akan mau begitu saja melewatkan momen-momen yang Sahabat cukup anggap penting. Sahabat akan melakukan banyak aktivitas lebih dari biasanya yang mungkin saja melampaui waktu istirahat. Akibatnya, tubuh akan menjadi kaget akan perubahan perilaku tersebut.2,3
Perubahan Pola Makan dan Minum
Biasanya sebelum liburan, Sahabat merupakan orang yang teratur dalam makan dan minum bahkan dalam kondisi bekerja sekalipun. Namun, ketika liburan Sahabat mungkin lupa makan dan minum yang dapat memberikan efek negatif kepada tubuh seperti mudah terserang penyakit lambung dan flu. Karena itu, usahakan untuk tetap makan dan minum seperti saat sebelum liburan agar Sahabat tidak terserang penyakit ketika berlibur.2
Produk Terkait: Jual Makanan Sehat
Terkena Kuman dan Virus
Saat liburan Sahabat pun bisa terkena bakteri atau virus dengan mudah. Hal ini dikarenakan Sahabat bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya mulai dari hotel, saat naik transportasi umum atau saat berjalan-jalan di tempat-tempat publik. Inilah yang membuat penyakit dapat menular dengan cepat. Karena itu, usahakan untuk selalu melakukan tindakan-tindakan higienis seperti mencuci tangan atau di masa pandemi mengenakan masker dan menjaga jarak.2,3
Perubahan Suhu dan Iklim
Hal lain yang menyebabkan tubuh menjadi sakit sehabis berlibur adalah karena perubahan suhu dan iklim. Bagi Sahabat yang terbiasa dengan suhu dan iklim tropis tentu akan mengalami keterkejutan saat berlibur ke tempat yang suhunya dingin sehingga tubuh harus beradaptasi. Begitu kembali dari tempat tersebut tubuh akan mengalami keterkejutan lagi karena perlu melakukan penyesuaian kembali.
Bepergian dengan Pesawat
Banyak orang bepergian untuk liburan dengan pesawat terutama untuk destinasi wisata yang cukup jauh. Bepergian dengan pesawat memang cukup efektif karena dapat memangkas waktu perjalanan, namun ternyata berpergian dengan pesawat dapat meningkatkan risiko tubuh jatuh sakit. Hal ini karena udara dengan kelembapan rendah dapat menyerang hidung dan tenggorokan. Tak hanya itu, virus pun diyakini dapat cepat tertular dalam kondisi yang demikian dari sesama penumpang.1
Baca Juga: Pilek dan Flu Saat Traveling? Cegah Sekarang Juga!
Cara Mencegah Sakit Sehabis Liburan
Supaya Sahabat tidak sakit setelah liburan panjang yang malah dapat menghambat aktivitas sehari-hari, Sahabat disarankan untuk selalu membawa vitamin dalam jumlah banyak dan mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat. Hal lainnya adalah melakukan tindakan-tindakan higienis, seperti mencuci tangan, istirahat yang cukup, dan minum banyak air. Hindari mengonsumsi alkohol selama beberapa hari dan jangan lupa makan secara teratur. Apabila menderita gejala, seperti demam dan ruam pada kulit, segera pergi ke dokter untuk didiagnosis. Lalu, berilah tubuh waktu untuk bersantai dan menyesuaikan diri dengan aktivitas rutin, dengan mengambil cuti sehari sebelum beraktivitas. Jangan lupa untuk berolahraga ringan, yoga, dan teknik pernapasan supaya pikiran dan tubuh menjadi rileks setelah berlibur.1
Baca Juga: Traveling Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?
Itulah penyebab mengapa Sahabat terkena sakit sehabis berlibur dan cara mengatasinya. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai liburan sehat dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi
- This is why you get ill after a holiday, according to a GP [Internet]. Cosmopolitan. 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.cosmopolitan.com/uk/entertainment/travel/a28444993/feeling-ill-after-holiday/
- Hens H. 4 Penyebab Utama Sering Sakit Setelah Liburan [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3996389/4-penyebab-utama-sering-sakit-setelah-liburan
- Ini Alasan Mengapa Anda Sakit Setelah Liburan, Ketahui Cara Mengatasinya! [Internet]. suara.com. 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.suara.com/health/2019/06/24/082000/ini-alasan-mengapa-anda-sakit-setelah-liburan-ketahui-cara-mengatasinya?page=all
![Penyebab Sakit Setelah Liburan dan Cara Mengatasinya Liburan panjang akhir tahun telah usai. Momen liburan panjang yang didapat untuk mengatasi penat setelah bekerja setahun penuh itu seharusnya sudah dapat menyegarkan tubuh dan pikiran Sahabat. Liburan adalah sesuatu yang menyenangkan dan semua orang tentu saja ingin berlibur. Akan tetapi, pada kenyataannya liburan panjang malah menyebabkan Sahabat menjadi sakit dan tidak fit sehingga belum […]](/wp-content/uploads/2021/01/sakit-setelah-liburan.jpg)

![Protokol Kesehatan Liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Berikut Poin-poin Pentingnya Pemerintah melalui Satgas Covid-19 pada 19 Desember 2020 telah mengeluarkan protokol kesehatan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Protokol itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Surat edaran ini […]](/wp-content/uploads/2020/12/protokol-kesehatan-liburan-Natal-2020-dan-Tahun-Baru-2021.jpg)
![Ingin Liburan ke Bali dengan Sehat dan Aman? Yuk, PCR Swab dan Rapid Swab Antigen Dulu di Prosehat! Sejak 15 Desember 2020 Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur yang mewajibkan para wisatawan yang datang ke Pulau Dewata untuk menunjukkan surat keterangan yang menyatakan negatif pada PCR swab dan rapid swab antigen. Keputusan ini diambil berdasarkan rapat para pemimpin provinsi di Indonesia yang wilayahnya mempunyai banyak penderita Covid-19, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, […]](/wp-content/uploads/2020/12/liburan-ke-Bali-dengan-sehat-dan-aman.jpg)
![Tips Liburan Sehat di Musim Hujan Supaya Terhindar dari Penyakit Seperti apa tips liburan sehat di musim hujan? Ini tentunya menjadi banyak pertanyaan Sahabat Sehat yang sepertinya sudah tidak sabaran untuk berlibur untuk melepas penat dan merelaksasi diri setelah bekerja. Meski begitu, Sahabat tentunya tidak ingin liburan yang dilakukan menjadi bencana karena menderita sakit apalagi liburan di waktu musim hujan datang dan di tengah pandemi. […]](/wp-content/uploads/2020/12/liburan-sehat-di-musim-hujan.jpg)
![Libur dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2020 Resmi Dikurangi Pemerintah Pemerintah akhirnya resmi mengurangi libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 pada Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Bersama Tahun 2021 yang diadakan secara virtual, 1 Desember 2020. Keputusan pengurangan ini diambil setelah melihat kembali naiknya jumlah kasus penderita Covid-19 di Indonesia pada sejumlah liburan long weekend sebelumnya, mulai dari Idul Fitri di […]](/wp-content/uploads/2020/12/libur-dan-cuti-bersama-akhir-tahun-2020.jpg)
![Tips Aman Berlibur Bersama Anak di Tengah Pandemi Covid-19 Berlibur bersama anak di tengah pandemi merupakan sebuah aktivitas yang sebenarnya cukup berisiko mengingat Covid-19 masih ada. Namun, hal ini Sahabat Sehat lakukan karena melihat anak-anak yang sudah mulai jenuh dengan segala kegiatan di rumah saja termasuk belajar sehingga mereka membutuhkan hal-hal yang dapat menyegarkan otak, yaitu berlibur. Untuk liburan bersama anak saat pandemi Covid-19 […]](/wp-content/uploads/2020/11/berlibur-bersama-anak.jpg)
![Perubahan Liburan Akhir Tahun 2020 Akibat Covid-19 Pemerintah sepertinya akan memutuskan mengurangi liburan akhir tahun 2020 yang masuk dalam cuti bersama akhir tahun ini. Hal ini dilakukan karena adanya kasus penambahan penderita Covid-19 ketika liburan panjang diadakan berdasarkan momen-momen mulai dari Idul Fitri, Idul Adha, Hari Kemerdekaan, hingga terakhir Maulid Nabi SAW. Adanya penambahan kasus ini dikarenakan banyak tempat wisata yang abai dan […]](/wp-content/uploads/2020/11/liburan-akhir-tahun-2020.jpg)
![8 Persiapan Penting Berlibur dengan Penderita Penyakit Jantung Liburan dengan penderita penyakit jantung mungkin terdengar mustahil untuk dilakukan. Tapi sebenarnya liburan akhir tahun ini tidak membatasi siapapun untuk bersenang-senang bersama keluarga menikmati keindahan alam. Semua dapat menghabiskan waktu, menciptakan kenangan tak terlupakan bersama keluarga besar. Sebaiknya, jika Anda berencana membawa kerabat yang memiliki penyakit tersebut, beberapa tips di bawah ini dapat membantu Anda […]](/wp-content/uploads/2015/12/22.12.2015_-_Travel_01_rev.jpg)


