Lindungi Diri dan Keluarga, Lakukan 9 Langkah Ini Setibanya di Rumah Setelah Silaturahmi Lebaran
Lebaran sebentar lagi datang. Ini untuk kedua kalinya Lebaran di masa pandemi Covid-19 sehingga untuk mengurangi penyebaran virus corona, pemerintah telah menganjurkan masyarakat untuk melakukan social distancing dan lebaran di rumah saja secara virtual.
Meskipun demikian, ada sebagian masyarakat yang tetap ingin silaturahmi secara langsung dengan bepergian ke rumah saudara. Tanpa disadari, hal tersebut membuat kita telah melakukan kontak dengan orang maupun benda yang telah terpapar virus corona.

Baca Juga: Cara Dapatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Tanpa ke Bioskop
Oleh karena itu, berikut adalah beberapa langkah penting yang harus dilakukan Sahabat setibanya di rumah setelah bepergian:
1. Buka sepatu di pintu sebelum memasuki rumah
Saat Sahabat tiba di depan pintu rumah, lepaskan sepatu dan letakkan di luar rumah. Virus corona dapat bertahan selama tujuh jam hingga beberapa hari di permukaan benda, termasuk permukaan sepatu.
2. Semprotkan desinfektan pada barang yang dibawa
Virus corona dapat diinaktivasi dengan menggunakan desinfektan yang mengandung 80% ethanol4. Oleh karena itu, Sobat perlu menyemprotkan desinfektan pada barang bawaan seperti tas hingga barang-barang yang sering disentuh seperti kunci kendaraan, dompet, dan handphone.
3. Buang semua benda yang tak dibutuhkan
Sebelum masuk ke dalam rumah, Sobat dianjurkan untuk membuang barang-barang yang tak dibutuhkan, termasuk barang-barang habis pakai seperti masker dan tisu.
Baca Juga: Masker, Ampuhkah Lawan Corona? Kapan Harus Gunakan Masker?
4. Masuk rumah langsung cuci tangan dan kaki dengan sabun
Setelah melakukan tiga tahap di atas, Sobat dapat masuk ke dalam rumah dan langsung mencuci tangan dan kaki dengan sabun. WHO menganjurkan untuk mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh dengan sabun atau desinfektan berbasis alkohol untuk membunuh virus yang mungkin Sobat dapatkan selama beraktivitas di luar.

5. Buka pakaian dan langsung tempatkan pakaian kotor ke dalam mesin cuci
Virus corona dapat menyebar dan menempel pada permukaan apapun, termasuk pakaian. Alangkah baiknya untuk segera berganti pakaian dan memasukkannya ke dalam mesin cuci sehingga pakaian kotor dari luar rumah tidak bercampur dengan pakaian bersih.
6. Jangan menyentuh apapun
Saat Sahabat masuk ke dalam rumah, Sobat harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh barang-barang di dalam rumah untuk mencegah penyebaran virus yang mungkin Sobat bawa dari luar.
7. Jangan langsung beristirahat
Sampai di rumah bukan berarti Sobat dapat langsung bersantai ria di sofa, rebahan di tempat tidur, dan makan snack di meja makan. Prioritaskan kebersihan diri sebelum beristirahat selepas beraktivitas dirumah. Usahakan menjaga tempat istirahat dan makan seperti sofa, kamar tidur, dan meja makan tetap higienis.
8. Langsung mandi pakai sabun
Selepas beraktivitas di luar, Sobat dianjurkan untuk mandi dan membersihkan diri menggunakan sabun. Sobat juga dapat menambahkan desinfektan ke dalam bak mandi untuk membunuh virus yang mungkin menempel di tangan, kaki, dan wajah.
9. Baru menyapa keluarga
Setelah melakukan semua tahap di atas, Sobat dapat menyapa keluarga. Perlu diingat, bahwa orangtua dan anak-anak lebih rentan terkena virus corona6. Oleh karena itu, Sobat perlu memastikan kebersihan diri sebelum berkumpul dengan keluarga.
Baca Juga: Waspada Terinfeksi Corona Tanpa Gejala
Demikian langkah-langkah yang perlu dilakukan setelah beraktivitas di luar rumah. Jika memungkinkan, utamakan social distancing dan lebaran di rumah saja untuk menghindari keramaian.
Sering mencuci tangan dengan sabun atau desinfektan berbasis alkohol akan membantu Sahabat melindungi diri dan orang sekitar dari penyebaran virus corona. Terlebih lagi, utamakan kesehatan keluarga dengan membersihkan diri terlebih dahulu sehabis beraktivitas di luar rumah.
Nah, itulah protokol kesehatan sehabis bepergian saat Lebaran untuk silaturahmi supaya Sahabat tetap terlindungi dari Covid-19. Apabila Sahat memerlukan informasi lanjut mengenai corona dan tes-tesnya, serta juga ingin konsultasi dokter 24 jam silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
DAFTAR PUSTAKA
- Cascella, M., Rajnik, M., Cuomo, A., Dulebohn, S., & Di Napoli, R. (2020). Features, Evaluation and Treatment Coronavirus (COVID-19). Florida: StatPearls Publishing.
- (2020). Study suggests new coronavirus may remain on surfaces for days. National Institute Of Health. Retrieved from https://www.nih.gov/news-events/nih-research-matters/study-suggests-new-coronavirus-may-remain-surfaces-days
- (2020). New Coronavirus Stable for Hours on Surfaces. National Institutes Of Health. Retrieved from https://www.nih.gov/news-events/news-releases/new-coronavirus-stable-hours-surfaces
- Rabenau, H., Kampf, G., Cinatl, J., & Doerr, H. (2005). Efficacy of various disinfectants against SARS coronavirus. Journal Of Hospital Infection, 61(2), 107-111. doi: 10.1016/j.jhin.2004.12.023
- Advice for public. (2020). Retrieved 27 March 2020, from https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public
- Zhang, S., Tuo, J., Huang, X., Zhu, X., Zhang, D., & Zhou, K. et al. (2018). Epidemiology characteristics of human coronaviruses in patients with respiratory infection symptoms and phylogenetic analysis of HCoV-OC43 during 2010-2015 in Guangzhou. PLOS ONE, 13(1), e0191789. doi: 10.1371/journal.pone.0191789

![Amankah Vaksinasi HPV Selama Pandemi Corona? Vaksinasi HPV adalah pemberian vaksin HPV atau Human Papillomavirus untuk terhindar dari kanker serviks. Vaksin ini sering dikenal dengan vaksin kanker serviks. Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh virus HPV yang menular pada wanita saat berhubungan seksual terutama kontak langsung pada area genital. Dari situlah kemudian muncul sel yang tumbuh secara tidak normal pada mulut […]](/wp-content/uploads/2020/10/vaksinasi-hpv-selama-pandemi.jpg)


![Heboh Tsunami Covid-19 di India, Apa Penyebabnya ? Pada 25 April 2021, India melaporkan penambahan 346.786 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir dengan angka kematian mencapai 2.264 kasus. Jumlah tersebut merupakan jumlah kasus harian tertinggi di dunia sejak pandemi Covid-19 dimulai pada tahun 2020. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Covid-19? Hampir 190.000 orang telah meninggal akibat Covid-19 di India, dan lebih […]](/wp-content/uploads/2021/04/tsunami-covid-19.jpg)
![Pentingnya Vaksinasi Flu Selama Pandemi Corona Banyak Sahabat Sehat yang bertanya–tanya, perlukah pemberian vaksin flu selama pandemi? Jawabannya tentu saja perlu mengingat vaksin flu diberikan untuk mencegah datangnya virus influenza atau flu yang datangnya musiman terutama saat musim hujan. WHO selaku Badan Kesehatan Dunia menegaskan bahwa pemberian vaksin flu bisa mencegah keparahan infeksi yang disebabkan oleh COVID-19, namun vaksin influenza ini […]](/wp-content/uploads/2020/11/flu-selama-pandemi.jpg)
![Seperti Apa Protokol Kesehatan Di Tempat Wisata di Masa Pandemi? Pemerintah telah melonggarkan aturan di masa pandemi Covid-19. Saat ini pemerintah telah mengizinkan tempat wisata dan hiburan beroperasi kembali. Baca Juga: Penerapan Protokol Kesehatan di Bioskop dan Area Bioskop Walaupun telah dibuka, tempat wisata dan hiburan tetap dibatasi dan disesuaikan dengan keadaan saat ini, tentunya dengan penerapan prokol kesehatan (Prokes) di tempat wisata dan hiburan. […]](/wp-content/uploads/2021/04/protokol-kesehatan-di-tempat-wisata.jpg)
![7 Tips Mengusir Bosan Selama Pandemi, Apa Saja? Pandemi Covid-19 telah banyak mengubah pola hidup masyarakat secara nyata. Dengan segala upaya, pemerintah telah melakukan pencegahan berkembangnya virus corona ini. Baca Juga: Begini Cara Air Liur Menyebarkan Virus dan Risiko Penyakitnya Salah satu upaya yang sangat mempengaruhi rutinitas kehidupan adalah dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), segala kegiatan menjadi dibatasi dan pemerintah pun mengimbau […]](/wp-content/uploads/2021/04/mengusir-bosan-selama-pandemi.jpg)

![Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya! Pemerintah memutuskan tetap menjalankan program vaksinasi Covid-19 selama bulan Ramadan, sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada Saat Berpuasa yang menyebutkan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Baca Juga: 8 Tips Meningkatkan Semangat Work From Home Selama […]](/wp-content/uploads/2021/04/vaksin-di-bulan-Ramadan.jpg)
![Yang Perlu Sahabat Ketahui Mengenai Perbedaan Pneumonia dan Covid-19 Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang kesulitan dalam membedakan antara penyakit Covid-19 dengan penyakit lainnya. Salah satunya adalah dengan penyakit pneumonia. Pneumonia sendiri merupakan peradangan jaringan paru-paru yang biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Baca Juga: Yuk, Kenali Bahaya Pneumonia dan Pencegahannya Lebih Lanjut Banyak orang yang sulit membedakan penyakit Covid-19 dengan Pneumonia […]](/wp-content/uploads/2021/04/perbedaan-pneumonia-dan-covid-19.jpeg)
![Amankah Berpuasa Bagi Penderita Covid-19? Seminggu lagi bulan Ramadan tiba, dan umat Islam mulai menjalankan salah satu amalan suci yaitu dengan berpuasa. World Health Organization (WHO) selaku organisasi kesehatan dunia telah mengeluarkan pedoman untuk melaksanakan puasa di tengah masa pandemi Covid-19. Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Saat Puasa WHO menyarankan untuk tetap melakukan aktivitas fisik, […]](/wp-content/uploads/2021/04/berpuasa-bagi-penderita-covid-19.jpg)
![Daftar Makanan Boleh dan Tidak Boleh Setelah Vaksinasi Apa Saja? Vaksinasi Covid-19 telah berjalan di Indonesia. Bahkan, saat ini pemerintah sedang gencar melakukan vaksinasi Covid-19 guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dan menekan angka pertambahan kasus Covid-19. Bagi Sahabat Sehat yang telah divaksinasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah tentang makanan boleh dan tidak boleh setelah vaksinasi. Baca Juga: Apa yang Perlu Sahabat […]](/wp-content/uploads/2021/03/makanan-yang-boleh-dan-tidak-boleh-dikonsumsi-setelah-vaksinasi.jpg)

