Mari Kenali Perbedaan TBC dan Covid-19
Tuberkulosis atau yang biasa disebut TBC ternyata memiliki berbagai perbedaan. Walaupun ada juga kesamaannya, Sahabat Sehat harus bisa membedakan antara TBC dan Covid-19. Agar Sahabat Sehat dapat segera aware terhadap penyakit yang diderita
TBC
Tuberculosis merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. TBC merupakan salah satu penyakit yang sangat mengancam keselamatan jiwa, sama seperti Covid-19.
Baca Juga: Bagaimana Penderita TBC Menghadapi Covid-19 dan Bolehkah Divaksin?
Menurut WHO, setiap detiknya paling tidak ada satu orang yang treinfeksi TBC di dunia. Indonesia sendiri telah menempati urutan atau peringkat kedua sebagai negara dengan kasus penyakit TBC terbanyak setelah India.
TBC bahkan menjadi infeksi penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Namun sayangnya, masih banyak yang tidak menyadari atau bahkan tidak tahu tentang penyakit TBC.
Kebanyakan, orang biasanya tidak menyadari saat mengalami gejala penyakit TBC dan bingung membedakannya dengan penyakit lain, karena memang tidak mudah untuk mengenalinya. Padahal sebenarnya, gejala penyakit TBC dimulai secara bertahap dan berkembang dalam jangka waktu beberapa minggu hingga berbulan-bulan.
Gejala TBC
Biasanya pasien sering mengalami satu atau dua gejala ringan yang membuat tidak bisa mengenali gejala penyakit apa tersebut.
Mengidentifikasi gejala penyakit TBC sendiri bisa membantu seseorang mencegah komplikasi seperti infeksi PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) pada organ tubuh lainnya. Berikut gejala penyakit TBC:
– Batuk terus-menerus
Batuk sendiri merupakan gejala umum dari penyakit TBC. Apabila Sahabat Sehat batuk yang terus menerus dan menyakitkan selama lebih dari dua minggu, sebaiknya segera periksa ke dokter.
– Batuk darah
Selain batuk yang tidak juga kunjung sembuh, penderita TBC biasanya juga mengalami batuk darah. Oleh karena itu waspadalah ketika ada noda darah ketika batuk.
– Penurunan berat badan
Penderita TBC juga biasanya mengalami penurunan berat badan. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya bakteri TB yang berkembang di dalam tubuh penderita penyakit TBC.
– Demam
Biasanya setiap penderita infeksi TBC disertai dengan demam.
– Lemah
Sahabat Sehat harus tahu, biasanya penyakit TBC bisa membuat tubuh menjadi cepat merasa lemah.
– Rasa sakit di paru-paru
TBC sendiri merupakan penyakit yang menginfeksi paru-paru. Jika Sahabat Sehat merasakan nyeri tajam di paru-paru dan merasa kesakitan ketika menghembuskan udara, maka bisa dipastikan memiliki infeksi paru-paru yang parah.
– Infeksi yang tidak kunjung sembuh
Selain membuat infeksi paru-paru, TBC juga dapat menginfeksi setiap bagian tubuh seperti perut, hati, bahkan otak. Jika Sahabat Sehat memiliki infeksi di daerah tersebut lebih dari 3 minggu, sebaiknya periksakanlah hal tersebut ke dokter.
Baca Juga: Pelayanan TBC Selama Masa Pandemi Covid-19
– Menggigil di malam hari
Jika Sahabat Sehat menggigil di malam hari padahal udara sedang tidak dingin atau bisa dibilang normal, hal ini bisa juga menjadi tanda TBC. Sebab, infeksi dari bakteri TBC ini biasanya akan menyebabkan menggigil di malam hari.
– Kelelahan
Gejala yang lain adalah Sahabat Sehat akan mudah sekali lelah karena daya tahan tubuh mulai melemah saat menderita penyakit TBC.
– Urine kemerahan
Sahabat Sehat bisa mengamati urine yang berubah warna (kemerahan) atau urine keruh. hal ini juga merupakan gejala yang muncul pada tahap selanjutnya.
Covid-19
Berbeda dari pneumonia, Covid-19 muncul akibat adanya virus corona jenis SARS-CoV-2 yang belum pernah ditemukan sebelumnya.
Virus ini dapat menyebabkan pneumonia. Maka dari itu, biasanya penderita yang terinfeksi lebih sering dilaporkan menderita batuk, demam, dan juga kesulitan bernapas.
Baca Juga: Kiat Penderita Asma Menghadapi Covid-19
Dalam kasus serius, penderita Covid-19 bisa menyebabkan terjadinya kegagalan organ. Bahkan, penderita Covid-19 yang meninggal, hal tersebut dikarenakan mereka memiliki kondisi kesehatan yang buruk.
Kemudian, terkait proses pemulihannya. Setiap orang yang menderita Covid-19 memiliki sistem kekebalan tubuh, yang nantinya akan berpengaruh terhadap proses pemulihan Covid-19.
Gejala Covid-19
– Batuk terus-menerus
– Demam tinggi
– Kehilangan indera perasa dan penciuman
– Sakit kepala
– Kelelahan
– Sakit tenggorokan
– Nyeri otot yang tidak biasa
– Diare
– Sesak dada
– Sakit perut
Persamaan TBC dan Covid-19
Persamaan TBC dan Covid-19 adalah dapat menular melalui droplet atau percikan ludah dan saluran pernapasan. Penularannya pun bisa berasal dari orang-orang yang memang tidak memiliki gejala (asimptomatik).
Namun, Covid-19 juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui kontak pada permukaan, seperti pada mata, hidung, dan mulut, jika sebelumnya virus terdapat di permukaan tubuh.
Terkait pengendalian infeksi penyakitnya, TBC dan Covid-19 dapat dikendalikan lewat tindakan administratif termasuk triase pasien berdasarkan gejala pernapasan serta menyarankan pasien atau penderita untuk menggunakan masker.
Baca Juga: Tepat dan Efektifkah Masker Berlapis untuk Menangkal Covid-19?
Selain menggunakan masker, tindakan lingkungan atau penerapan perilaku hidup bersih dan sehat bisa mempercepat pemulihan masing-masing penyakit tersebut. Seperti memberikan ventilasi dengan aliran udara yang baik.
Nah, kini Sahabat Sehat sudah mengetahui perbedaan dan persamaan dari penyakit TBC dan Covid-19. Sahabat Sehat bisa memeriksakan apabila sudah mulai ada gejala yang sudah disebutkan di atas.
Namun, di masa pandemi Covid-19 seperti ini, guna mengecek kepastian, Sahabat Sehat bisa langsung melakukan tes swab atau sebagainya guna mengecek kesehatan pada Sahabat Sehat masing-masing.
Produk Terkait: Tes Covid-19
Untuk TBC Sahabat bisa mencegahnya dengan vaksinasi BCG di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:
- Produk dijamin asli
- Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
- Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
- Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
- Jadwal vaksinasi yang fleksibel
- Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian
Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi:
- Ansori, A., 2021. Wajib Tahu Beda Penularan TBC dengan COVID-19. [online] liputan6.com. Available at: <https://www.liputan6.com/health/read/4331285/wajib-tahu-beda-penularan-tbc-dengan-covid-19> [Accessed 5 April 2021].
- merdeka.com. 2021. Pahami Perbedaan TBC dengan Covid-19 di Tengah Pandemi | merdeka.com. [online] Available at: <https://www.merdeka.com/sehat/pahami-perbedaan-tbc-dengan-covid-19-di-tengah-pandemi.html> [Accessed 5 April 2021].
- liputan6.com. 2021. 10 Gejala Penyakit TBC dan Cara Pengobatannya, Kenali Sejak Dini Sebelum Terlambat. [online] Available at: <https://www.liputan6.com/health/read/3874937/10-gejala-penyakit-tbc-dan-cara-pengobatannya-kenali-sejak-dini-sebelum-terlambat> [Accessed 5 April 2021].
- Media, K., 2021. 15 Gejala Covid-19 yang Perlu Diwaspadai Halaman 2 – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/26/133000565/-15-gejala-covid-19-yang-perlu-diwaspadai?page=2> [Accessed 5 April 2021].
![Mari Kenali Perbedaan TBC dan Covid-19 Tuberkulosis atau yang biasa disebut TBC ternyata memiliki berbagai perbedaan. Walaupun ada juga kesamaannya, Sahabat Sehat harus bisa membedakan antara TBC dan Covid-19. Agar Sahabat Sehat dapat segera aware terhadap penyakit yang diderita TBC Tuberculosis merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. TBC merupakan salah satu penyakit yang sangat mengancam keselamatan jiwa, sama […]](/wp-content/uploads/2021/04/perbedaan-tbc-dan-covid-19.jpg)

![Yang Perlu Sahabat Ketahui Mengenai Perbedaan Pneumonia dan Covid-19 Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang kesulitan dalam membedakan antara penyakit Covid-19 dengan penyakit lainnya. Salah satunya adalah dengan penyakit pneumonia. Pneumonia sendiri merupakan peradangan jaringan paru-paru yang biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Baca Juga: Yuk, Kenali Bahaya Pneumonia dan Pencegahannya Lebih Lanjut Banyak orang yang sulit membedakan penyakit Covid-19 dengan Pneumonia […]](/wp-content/uploads/2021/04/perbedaan-pneumonia-dan-covid-19.jpeg)
![Hari Kesehatan Internasional 2021, Yuk Gunakan Layanan Kesehatan Online dari Prosehat Setiap tahun, tanggal 7 April diperingati sebagai Hari Kesehatan Internasional yang ditetapkan sejak tahun 1950 oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional 2020: Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat Tema Hari Kesehatan Internasional 2021 Tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021 dari World Health Organization (WHO) adalah “Building a fairer, healthier word for everyone”, artinya […]](/wp-content/uploads/2021/04/Hari-Kesehatan-Internasional-2021.jpeg)

![Mari Simak Cara Jitu Menghadapi Orang Arogan! Seminggu belakangan ini ramai diberitakan sebuah insiden tabrakan di jalan raya yang melibatkan seorang pengendara mobil dan seorang pengendara motor, dan berakhir dengan adu argumen serta penodongan senjata api oleh pengendara mobil. Hingga kini, belum diketahui alasan yang bersangkutan berani mengeluarkan senjata api yang dapat membahayakan orang lain. Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab […]](/wp-content/uploads/2021/04/cara-jitu-menghadapi-orang-arogan.jpg)

![Ketahui Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini bencana banjir dan longsor melanda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Pulau Adonara, Flores Timur. Banjir dan longsor terjadi pada kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng, dan Wotan Ulumado. Baca Juga: Bencana Datang, Yuk Persiapkan Tas Siaga Bencana! Hingga Selasa 6 April 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak […]](/wp-content/uploads/2021/04/manfaat-berdonasi-bagi-kesehatan-mental.jpeg)
![Waspada! Varian Baru Virus Corona E484K Sudah Masuk Indonesia Virus Covid-19 diketahui telah bermutasi, kali ini dalam bentuk varian baru yang disebut E484K atau EEK yang berasal dari Jepang. Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa varian baru virus Corona E484K lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya, seperti B117 dari Inggris. Baca Juga: Mengenal Varian Baru B117 yang Sudah Masuk ke Indonesia Kementerian Kesehatan (Kemenkes) […]](/wp-content/uploads/2021/04/varian-baru-virus-Corona-E484K.jpg)

![Wajib Tahu! Ini Persyaratan Salat Tarawih 2021 Di luar Rumah Pemerintah mengizinkan kegiatan salat tarawih di luar rumah selama bulan Ramadan 2021 sesuai yang diungkapkan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy dalam konferensi pers pada Senin, 5 April 2021. Muhadjir, mengungkapkan bahwa izin ini telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Baca Juga: Ramadan Saat Pandemi Corona, Inilah Rekomendasi WHO […]](/wp-content/uploads/2021/04/salat-tarawih-2021-1.png)
![5 Ciri dan Bentuk Vagina Sehat yang Penting Diketahui Kaum Hawa Sebagian besar dari kita kurang atau bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang cukup mengenai perkembangan alat reproduksi setelah masa pubertas. Padahal, menjaga dan merawat kesehatan vagina adalah hal penting bagi wanita. Vagina memiliki banyak fungsi, seperti sebagai jalan lahir dan organ reproduksi. Baca Juga: Benarkah Keputihan Pertanda Kanker Serviks? Vagina sangat rentan terhadap penyakit yang dapat […]](/wp-content/uploads/2021/04/ciri-dan-bentuk-vagina-sehat.jpg)
![Tips Bercinta untuk Ibu Menyusui Agar Tetap Nyaman Bagi sebagian ibu menyusui, melakukan aktivitas seksual dapat menjadi suatu kegiatan yang kurang nyaman. Perubahan kondisi fisik dan psikis saat menyusui seperti payudara yang terisi penuh, masa nifas, dan emosi sebagai ibu baru turut berperan dalam gangguan hubungan seksual. Hal tersebut dapat membuat gairah dan mood untuk berhubungan seksual berkurang atau bahkan menghilang. Baca Juga: […]](/wp-content/uploads/2021/04/tips-bercinta-untuk-ibu-menyusui.jpg)

![7 Manfaat Membaca Buku Bagi Anak di Masa Tumbuh-Kembang Bagi Sahabat yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, tentu Sahabat berharap agar anak cerdas dan pintar. Selain memperhatikan asupan nutrisi, memberikan multivitamin, serta imunisasi, Sahabat juga dapat mulai mengajarkan anak untuk membaca buku. Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh-Kembang Anak Selama Pandemi Membaca buku dapat memberi berbagai manfaat bagi karena buku diibaratkan seperti jendela dunia. […]](/wp-content/uploads/2021/04/manfaat-membaca-buku-bagi-anak.jpg)
