Ngobrol Sehat part 3 Tentang #Obesitas Anak dengan dr. Stella E. Bela, M.Gizi, SpGK
Hallo Rekan Sehat!
Pada tanggal 29 Januari 2016 yang lalu telah diadakan Ngobrol Sehat part 3 tentang Obesitas Anak bersama dr. Stella E. Bela, M.Gizi, SpGK di Instagram ProSehat. Acaranya berlangsung dengan sangat meriah, karena banyak sekali partisipan yang mengikuti acara ngobrol sehat part 3 kemarin, membanjiri linimasa kami dan memborbardir dr. Stella dengan pertanyaan terkait dengan obesitas pada anak. Apakah Rekan Sehat juga berpartisipasi dalam ngobrol sehat part 3? Jika tidak, berikut rangkuman beserta pertanyaan yang diutarakan oleh kami dan Rekan Sehat yang kemudian dijawab oleh dr. Stella secara langsung.

Pertanyaan 1:
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan obesitas pada anak, ya dok?
Jawaban:
Obesitas pada anak dilihat dari status gizi berdasarkan pengukuran berat serta tingginya. Jika berlebih dan melewati Index Massa Tubuh (IMB), maka ia dikategorikan obesitas.
Pertanyaan 2:
Apa perbedaan obesitas pada anak dan orang dewasa? Apakah jauh lebih berbahaya dampak yang akan dialami si kecil jika ia obesitas, dok?
Jawaban:
Ya, tentunya akan lebih berbahaya jika si kecil sudah obesitas sejak ia kecil. Beban kerusakan organ tubuhnya juga akan dimulai sejak dini dan berakibat fatal di saat ia dewasa dan masih obesitas.
Pertanyaan 3:
Bagaimana cara mencegah obesitas anak? Makanan apa saja yang harus dihindari atau dikurangi?
Jawaban:
Agari tidak terjadi obesitas, makan sesuai pola gizi yang seimbang, cukup air dan aktivitas fisik. Hindari cemilan seperti gorengan dan yang terlalu manis. Perbanyaklah sayuran dan buah-buahan.
Pertanyaan 4:
Masalah kesehatan apa yang akan terjadi pada anak yang obesitas? Bagaimana cara penanganannya?
Jawaban:
Obesitas anak tentunya akan mengganggu kenyamanan anak dalam aktivitas. Ia akan mudah sesak nafas saat berlari, kaki yang tidak kuat menyangga badan dan gangguan organ tubuh seperti jantung, hati, dan lain-lain, karena timbunan lemak berlebihan di tubuhnya. Penanganan yang tepat adalah dengan mengurangi asupan kalori, perbanyak sayuran dan buah, serta meningkatkan aktifitas fisik si kecil setiap harinyaa.
Pertanyaan 5:
Faktor apa saja yang menyebabkan anak obesitas?
Jawaban:
Keturunan hanya mempengaruhi obesitas anak sebesar 20 persen. Ketahui bahwa pengaruh terbesar adalah pola hidup, jenis makanan yang ia konsumsi, atau ketika ia sakit, serta faktor lingkungan dan ketersediaan sumber makanan.
Pertanyaan 6:
Kriteria apa saja yang dapat mengkategorikan seorang anak mengalami obesitas? Apa yg harus kita waspadai sebelum mereka masuk dalam kategori tersebut?
Jawaban:
Kriteria obesitas anak dapat dilihat dari pengukuran status gizi yang biasa dilakukan berdasarkan berat badan dan tinggi badan setiap bulan lalu dicocokkan dengan kurva di buku KMS atau kurva yg dikeluarkan CDC dan WHO. Jika masuk kriteria obesitas, maka sebaiknya mulai diperhatikan jenis dan jumlah asupan makanan dan minumannya.
Pertanyaan 7:
Adakah cara praktis dan tepat untuk mendeteksi secara dini adanya masalah gizi dalam hal obesitas pada anak, dok?
Jawaban:
Lakukan kontrol berat badan dan tinggi badan setiap bulan di sarana kesehatan atau cocokkan dengan grafik pada buku KMS.
Pertanyaan 8:
Bagaimana cara mengontrol nafsu makan berlebih pada anak ketika anak sedang dalam masa pertumbuhan?
Jawaban:
Mudah saja. Atur jadwal pemberian makan dan berikan mereka asupan kaya akan serat seperti sayur dan buah. Pada saat seperti itu Ibu bisa lebih kreatif mengkreasikan makanan dan cemilan sehat untuknya.
Pertanyaan 9:
Berpengaruhkah obesitas terhadap tingkat kecerdasan anak?
Jawaban:
Tentu saja. Seperti contohnya si kecil yang mengkonsumsi banyak makanan, melebihi asupan yang disarankan perharinya dapat dengan mudah membuat ia mengantuk. Jika mudah mengantuk, ia akan kesulitan untuk berkonsentrasi dan lambat (akhirnya) dalam menangkap pelajaran yang diberikan di sekolah.
Pertanyaan 10:
Apa yang menyebabkan obesitas anak, apakah makanan berat atau cemilan dan susu? Lalu perlukah menu tertentu makanan harian yang dikonsumsi agar anak terhindar obesitas?
Jawaban:
Obesitas anak terjadi karena jumlah asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi terlalu berlebihan. Menu harian dari jumlah, jenis dan jadwal makan dengan salah satu caranya memperbanyak cemilan sehat seperti buah-buahan tentunya harus dilakukan untuk menghindari obesitas anak.
Pertanyaan 11:
Adakah kaitannya obesitas anak dengan penyakit menyeramkan seperti jantung atau kanker?
Jawaban:
Ya, ada tentunya. Obesitas menyebabkan peningkatan inflamasi dan zat prooksidan yang dapat merusak sel-sel di dalam tubuh si kecil.
Pertanyaan 12:
Sebaiknya saya memberikan susu yg seperti apa setelah waktu wajib ASI si kecil selesai? Apakah UHT atau Susu Formula? Jika susu formula sebaiknya yang seperti apa? Apakah dengan kandungan sukrosa atau tidak?
Jawaban:
Susu UHT maupun susu formula sama-sama mengandung kalori yang berasal dari karbohidrat, protein dan lemak. Dan yg harus diperhatikan adalah jumlah kalori di dalam asupan makanan dan minuman yg diberikan pada anak. Pantau dari status gizinya yaitu dengan timbang berat badan dan ukur tinggi badannya setiap bulan di sarana kesehatan terdekat atau dokter gizi Anda.
Nah itu tadi beberapa pertanyaan dengan jawaban hasil Ngobrol Sehat part 3 dengan dokter spesialis gizi anak, dr. Stella E. Bela, M.Gizi, SpGK. Temukan pertanyaan beserta penjelasan lainnya di sini.
Read More
![Ngobrol Sehat Part 2 Tentang Tumbuh Kembang Anak dengan dr. Eva Devita, SpA Hallo Rekan Sehat! Bagaimana kabar Anda hari ini? Pada tanggal 24 Januari 2016 yang lalu telah diadakan Ngobrol Sehat part 2 tentang Tumbuh Kembang Anak bersama dr. Eva Devita, SpA. di fanpage FB ProSehat. Acaranya berlangsung dengan sangat meriah, karena banyak sekali partisipan yang mengikuti acara ngobrol sehat part 2 kemarin, membanjiri linimasa kami dan […]](/wp-content/uploads/2016/02/12622270_1699974646903540_8329714281763058207_o-1024x767.jpg)

![Hati-hati Obesitas Pada Anak! Memiliki anak yang gemuk memang menggemaskan. Tapi jangan sampai gemuknya berlanjut hingga si kecil memasuki usia 5 tahun. Dikhawatirkan ia malah akan obesitas pada saat sudah besar! Obesitas pada anak belum lama menjadi sorotan permasalahan gizi pada anak. Hal ini disebabkan karena komplikasi obesitas pada anak yang dapat ditimbulkan lebih kompleks dibandingkan dengan obesitas pada […]](/wp-content/uploads/2016/01/obese-child.jpg)
![Apa Itu Diaper Rash? Bagi Rekan Sehat yang memiliki bayi tentu sudah tidak asing lagi dengan adanya iritasi merah di kulit daerah yang terpasang popok pada tubuh si kecil. Tapi sebenarnya apa itu diaper rash? Apakah berbahaya? Apa penyebabnya? Diaper Rash adalah bercak-bercak merah di kulit daerah yang terpasang popok. Bercak ini timbul karena kulit bayi yang terlalu lama […]](/wp-content/uploads/2016/01/causes-of-diaper-rash.jpg)

![Ngobrol Sehat Part 1 Tentang Vaksin Anak dengan dr. Kristo Apa kabar, Rekan Sehat? Pada tanggal 15 Januari kemarin telah diadakan Ngobrol Sehat tentang vaksin anak bersama pakar vaksinasi anak dan dewasa, yaitu dr. Kristoforus Hendra Djaya, SpPd di Twitter @ProSehat. Banyak sekali partisipan yang mengikuti acara ngobrol sehat part I kemarin, membanjiri linimasa kami dan memborbardir dr. Kristo dengan pertanyaan terkait dengan vaksinasi anak. […]](/wp-content/uploads/2016/01/12417960_1697714697129535_44388730617041912_n.jpg)
![7 Alasan Si Kecil Perlu Suplemen Anak Jika melihat maraknya iklan di TV terkait suplemen anak dengan bentuk dan rasa bermacam-macam yang disukai anak-anak, apakah sempat terbesit di pikiran Anda tentang kebenaran yang digaungkan bahwa setiap anak perlu suplemen dan vitamin tambahan? Ternyata menurut dokter gizi dan anak hal tersebut tidak diwajibkan. Idealnya menurut mereka setiap anak wajib mendapatkan suplemen dan vitamin […]](/wp-content/uploads/2016/01/beli-suplemen-anak-di-prosehat-2.jpg)
![Jadwal Imunisasi/Vaksinasi Anak & Bayi Terkini Kita bisa memberikan yang terbaik bagi anak-anak dengan melindunginya dari ancaman penyebaran penyakit yang berpotensi berat akan mengancam jiwanya. Apa yang bisa Anda lakukan? Tentu saja dengan tidak terlambat memberikan vaksinasi atau imunisasi anak. Dengan rajin mengecek jadwal imunisasi anak, tumbuh kembang si kecil akan lebih aman tanpa adanya ancaman penyakit infeksi ganas seiring pertumbuhannya. […]](/wp-content/uploads/2016/01/10.01.2016_-_Vaksin_01_rev_02.jpg)



![Vaksin Cacar Bebaskan Anak dari Cacar Air Mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa cacar air (varicella) yang sering dialami anak hingga beberapa kali dapat dicegah dengan vaksin Cacar. Dan ternyata cacar air dapat sembuh dengan sendirinya, namun yang menjadi kekhawatiran banyak orang tua di dunia adalah serangan berulang terutama ketika anak Anda sedang menurun daya tahan tubuhnya. Jangan menganggap enteng penyakit cacar […]](/wp-content/uploads/2016/01/prosehat-vaksin-cacar-air-2.jpg)


![7 Cara Atasi Stress Pada Anak Stress memang bukan hal asing lagi. Banyak orang rawan terhadap serangan stress. Serangannya tidak kenal usia dan jenis kelamin. Termasuk anak Anda. Stress yang sering dialaminya akan menghambat tumbuh kembang otaknya. Banyaknya materi pelajaran dari sekolah dan tingginya standar kurikulum sekolah pastinya membuat anak cenderung mudah stress. Dalam kondisi seperti ini, peran keluarga sangat penting […]](/wp-content/uploads/2016/01/prosehat-peduli-stress-pada-anak-1.jpg)

![7 Indikasi Anak Anda Korban Bully “Wah, masa jaman sekarang tidak punya iPad? Kamu miskin ya! Hahahaha…” Celotehan seperti itu marak terdengar di sekolah manapun, baik negeri maupun swasta. Class gap lah yang digadang-gadang menjadi salah satu penyebab perpecahan hanya karena salah satu orang memiliki kekuasaan lebih dalam hal kekuatan tubuh maupun materi sehingga ketika melihat seseorang yang lemah di matanya, […]](/wp-content/uploads/2016/01/prosehat-atasi-bullying-4.jpg)


