Mengapa Masih Bisa Terpapar Virus Meski Sudah Divaksin?
Vaksin Covid-19 diketahui sedang terus dikembangkan untuk mencegah penyebaran virus secara optimal di seluruh dunia. WHO pun menyatakan bahwa vaksin ini dapat menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahun. Vaksin bekerja dengan melatih dan mempersiapkan pertahanan alami tubuh untuk mengenali dan melawan virus dan bakteri. Jika nanti tubuh terpapar kuman penyebab penyakit tersebut, tubuh segera siap memusnahkannya, mencegah timbulnya penyakit.
Baca Juga: Virus dan Bakteri, Perbedaan dan Cara Mencegah Infeksinya
Center for Diseases Control (CDC) menyatakan bahwa vaksin Covid-19 melindungi diri virus tersebut supaya tidak terlalu berat terkena efeknya, dan tidak akan terpapar virus setelahnya. Jenis vaksin apa pun dapat melindungi diri dari virus, baik melalui virus yang dimatikan, DNA, RNA, atau antibodi. Meski begitu ada pertanyaan apakah masih bisa terkena virus meski sudah divaksin?
Penyebab Masih Bisa Terpapar Virus Meski Sudah Divaksin
Data menunjukkan bahwa mereka yang positif Covid-19 setelah divaksin banyak yang langsung beraktivitas di luar dan tidak menerapkan 3M. Padahal hal tersebut tidak dianjurkan mengingat efektivitas vaksin belum akan terlihat karena membutuhkan waktu untuk meningkatkan antibodi di dalam tubuh. Saat seseorang disuntik vaksin sebanyak dua kali, antibodi di dalam tubuh yang didapatkan tidak bisa langsung tinggi sehingga hal tersebut memerlukan waktu selama 14 atau sebulan setelah penyuntikan, sehingga didapatkan antibodi yang maksimal.
Baca Juga: Yuk, Sukseskan Vaksinasi Covid-19!
Vaksinasi setidaknya akan memperkecil risiko tertular virus dengan catatan bahwa vaksin menawarkan respons imunologis yang kuat, yang mampu menghentikan perkembangbiakan virus dengan cepat. Sehingga disarankan suntikan vaksin diberikan jangan satu kali, melainkan dua kali.
Bukan Lini Pertama Pencegahan Covid-19
Adanya vaksinasi Covid-19 dapat menurunkan risiko tertular, tetapi belum tentu mengakhiri pandemi ini. Hal ini berkaitan dengan daya tahan tubuh, distribusi vaksin yang merata ke berbagai wilayah di Indonesia. Vaksin bukanlah lini pertama dalam pencegahan Covid-19. Vaksin adalah lini kedua pencegahan sebab vaksinasi ditujukan untuk memberikan kekebalan supaya pada saat seseorang terpapar virus, ia tidak jatuh sakit.
Tetap Melaksanakan 3M
Semua pihak, terutama yang sudah divaksin diminta agar tetap melaksanakan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Perilaku 3M ini merupakan lini pertama dalam pencegahan yang tidak boleh dianggap enteng dan diabaikan, dan merupakan satu-satunya cara terbaik dalam menangkal Covid-19.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?
Demikianlah Sahabat mengenai mengapa orang yang divaksinasi masih bisa tertular virus. Vaksinasi dapat membentuk kekebalan tubuh, dan juga kekebalan kelompok yang harus mencapai 70%. Vaksin bukanlah obat karena fungsinya hanya untuk mencegah. Tetaplah berperilaku 3M dan menjalani PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah. Sahabat bisa mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi:
- COVID-19 vaccines [Internet]. Who.int. 2021 [cited 22 January 2021]. Available from: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/covid-19-vaccines
- COVID-19 and Your Health [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [cited 22 January 2021]. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/facts.html
- (PDF) COVID-19 Vaccine: An Update and Primer [Internet]. ResearchGate. 2021 [cited 22 January 2021]. Available from: https://www.researchgate.net/publication/345813274_COVID-19_Vaccine_An_Update_and_Primer#pf2c
- Maulana Y. 25 Relawan Uji Klinis Vaksin Sinovac di Bandung Positif Corona [Internet]. detiknews. 2021 [cited 19 January 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5338366/25-relawan-uji-klinis-vaksin-sinovac-di-bandung-positif-corona
- Septiani A. Setelah Vaksin COVID-19 Masih Terinfeksi? Ahli Imunisasi: Bisa, Tapi Tidak Parah [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 19 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5329507/setelah-vaksin-covid-19-masih-terinfeksi-ahli-imunisasi-bisa-tapi-tidak-parah
- Media K. Bisakah Kita Menularkan Covid-19 Setelah Divaksin? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 19 January 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/12/18/095832220/bisakah-kita-menularkan-covid-19-setelah-divaksin?page=all
- Even if you have been vaccinated, someone can still be exposed to the corona virus [Internet]. JawaPos.com. 2021 [cited 19 January 2021]. Available from: https://www.jawapos.com/keseh/19/10/2020/meski-sudah-divaksin-s Someone-tetap-bisa-terpapar-virus-korona/
![Mengapa Masih Bisa Terpapar Virus Meski Sudah Divaksin? Vaksin Covid-19 diketahui sedang terus dikembangkan untuk mencegah penyebaran virus secara optimal di seluruh dunia. WHO pun menyatakan bahwa vaksin ini dapat menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahun. Vaksin bekerja dengan melatih dan mempersiapkan pertahanan alami tubuh untuk mengenali dan melawan virus dan bakteri. Jika nanti tubuh terpapar kuman penyebab penyakit tersebut, tubuh segera siap memusnahkannya, […]](/wp-content/uploads/2021/01/terpapar-virus-meski-sudah-divaksin.jpg)

![Kementerian Kesehatan Membuka Opsi Vaksinasi Covid-19 Secara Mandiri untuk Mempercepat Pelaksanaan Vaksinasi di Indonesia Kementerian Kesehatan berencana membuka jalur vaksinasi Covid-19 secara mandiri atau tanpa dibiayai negara. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI pada Kamis, 14 Januari 2021. Rencana ini disebutnya masih dalam tahap kajian. Kalaupun sudah bisa dijalankan, vaksinasi ini bukan untuk perorangan, melainkan untuk perusahaan […]](/wp-content/uploads/2021/01/vaksinasi-covid-19-secara-mandiri.jpg)
![Yuk, Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Secara Bersama-sama Agar Pencegahan Covid-19 Menjadi Optimal! Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 secara luas. Namun, hal itu tidak akan berjalan efektif dan sukses jika tidak didukung oleh semua elemen. Hal inilah yang diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin, saat melaksanakan kunjungan kerja ke Pengurus Besar PB IDI di Jakarta, 11 Januari 2021 dalam […]](/wp-content/uploads/2021/01/Sukseskan-Vaksinasi-Covid-19.jpg)

![BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Sinovac BPOM sebagai regulator obat dan vaksin di Indonesia akhirnya resmi mengeluarkan penggunaan izin darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) terhadap vaksin Covid-19 produksi Sinovac melalui konferensi pers, Senin, 11 Januari 2021. Demikian hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPOM, Penny Lukito. Sebelum EUA ini keluar vaksin Sinovac, salah satu vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk vaksinasi Corona […]](/wp-content/uploads/2021/01/izin-penggunaan-darurat-untuk-vaksin-Sinovac.jpeg)
![Cara Mengatasi KIPI Pasca Vaksinasi Covid-19 Vaksinasi Covid-19 sudah dimulai pada 13 Januari 2021, dengan Presiden menjadi orang pertama yang sudah divaksinasi. Sehari setelahnya, barulah para tenaga kesehatan sebagai kelompok prioritas yang akan disuntik vaksin. Pada beberapa kasus, vaksinasi dapt menimbulkan efek simpang atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Efek simpang adalah reaksi dari tubuh saat menghadapi zat yang masuk ke […]](/wp-content/uploads/2021/01/KIPI-pasca-vaksinasi-Covid-19.jpg)
![Jumlah Kebutuhan Vaksin Covid-19 di Indonesia adalah 181, 5 Juta Jiwa Jumlah kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia ternyata mencapai 181.5 juta jiwa. Jumlah tersebut berasal dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia sebanyak 269,6 juta jiwa, dengan perincian jumlah penduduk berusia 18 tahun dan seterusnya yang mendapat vaksinasi adalah 188,7 juta jiwa, dan sisa 7,2 juta jiwanya adalah kelompok eksklusi, yaitu ibu hamil, terpapar Covid, dan yang mempunyai […]](/wp-content/uploads/2021/01/kebutuhan-vaksin-covid-19-di-Indonesia.jpeg)
![Ciri-ciri Vaksin Covid-19 yang Ideal Seperti Apa? Vaksin Covid-19 memang sudah di Indonesia, dan siap diedarkan jika sudah mendapat izin dari BPOM. Kehadirannya tentu diharapkan dapat membantu meminimalkan penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Meski begitu, vaksin tidak akan menjadi efektif apabila tidak dibarengi dengan perilaku 3M yang higienis, dan kehadiran vaksin tidak membuat Covid-19 secara instan mengilang tiba-tiba. Nah, selama menunggu vaksin […]](/wp-content/uploads/2021/01/Vaksin-Covid-19-yang-ideal.jpg)
![Daftar Orang-Orang yang Tidak Boleh Menerima Vaksin Covid-19 Vaksin Covid-19 yang baru tiba di Indonesia pada awal Desember ini memang masih menunggu persetujuan BPOM untuk penggunaannya secara massal. Pemerintah sendiri akan melakukan vaksinasi mulai tahun depan. Namun, sebelum vaksin bisa sampai ke masyarakat melalui distribusi di seluruh Indonesia, ada baiknya Sahabat Sehat mengetahui orang-orang yang tidak boleh menerima vaksin meskipun Presiden Jokowi menyatakan […]](/wp-content/uploads/2020/12/orang-yang-tidak-boleh-menerima-vaksin-covid-19.jpg)
![Efek Samping Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya Seperti vaksinasi pada umumnya, vaksin Covid-19 mungkin menimbulkan efek samping. Vaksin untuk penyakit lain, misalnya DPT, flu, dan hepatitis bisa menimbulkan kejadian pasca-imunisasi atau KIPI, tetapi umumnya dapat ditoleransi. Setelah diberikan vaksin, efek samping dapat timbul karena tubuh sedang “belajar” mengenali zat dari vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk membentuk respons perlindungan. Efek samping […]](/wp-content/uploads/2020/12/efek-samping-vaksin-covid-19.jpg)
![Vaksin Lain Selain Sinovac dan Beberapa Efek Sampingnya Vaksin Covid-19 dari Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020, dan akan memulai tahapan izin edar dan distribusi dari BPOM untuk selanjutnya. Keberadaan vaksin yang mampu meminimalkan penyebaran Covid-19 di Indonesia menjadi harapan baru kita. Meski begitu, masyarakat harus tetap menjalankan 3M berupa mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Selain […]](/wp-content/uploads/2020/12/vaksin-lain-selain-Sinovac.jpg)
