Efek Samping Vaksin Polio yang Perlu Kamu Ketahui
Imunisasi sangat diperlukan untuk bayi dan balita dan banyak sekali macam-macam imunisasi, salah satunya adalah polio. Pemerintah mulai menggalakkan anak wajib imunisasi polio.
Kenapa pemerintah mewajibkan anak untuk imunisasi polio? Karena imunisasi polio dapat mencegah penyakit yang akan diderita jika tidak diimunisasi.
Baca Juga: Mengenal Penyakit Polio dan Vaksin untuk Mencegahnya
Banyak manfaat yang bisa didapat ketika seorang anak diberikan imunisasi polio. Namun, imunisasi polio dapat menimbulkan reaksi setelah disuntikkan ke anak.
Apa Saja Manfaat Imunisasi Polio?
• Agar anak terhindar dari kematian karena infeksi yang terjadi pada selaput otak (meningitis)
• Mencegah beberapa resiko pada bayi karena virus polio yang pada umumnya merusak syaraf pada otak, dan menimbulkan otot yang tidak berfungsi sehingga anak tersebut lumpuh seketika
• Mencegah anak menderita polio dan memungkinkan anak untuk tumbuh sehat
Beberapa manfaat itulah yang membuat anak diwajibkan untuk tetap diberikan imunisasi polio. Ada dua hal yang membedakan vaksin polio, yaitu vaksin oral dan suntik.
Baca Juga: Tujuan Imunisasi Polio yang Perlu Diketahui
Seiring dengan berkembangnya zaman, vaksin oral sudah tidak digunakan lagi, sekarang menggunakan vaksin yang disuntik. Jangan lupa ibu-ibu bahwa vaksin suntik pun dapat menimbulkan reaksi pasca imunisasi
Reaksi pasca-imunisasi Polio yang perlu kamu ketahui:
1. Demam
Demam merupakan reaksi dari pemberian vaksin polio oral. Sering juga kita temui vaksin suntik pun terkadang juga akan membuat anak menjadi demam.
Vaksin oral berisi virus yang sudah dilemahkan untuk memperkuat metabolisme tubuh, sedangkan vaksin yang disuntik virusnya sudah dimatikan terlebih dahulu. Ibu jangan khawatir bila anak mengalami demam, cukup berikan obat penurun panas aja hingga demamnya hilang.
2. Sakit dan Bengkak di bekas suntikan
Tak jarang jika kita temui bayi yang menangis terus karena suntikan imunisasi polio, jadi untuk menjaga kenyamanan bayi, sebaiknya posisikan bayi pada keadaan tidur yang nyaman, sehingga bayi tersebut tidak akan menangis/rewel lagi
3. Reaksi anafialtik
Reaksi anafilkatik merupakan reaksi alergi tipe cepat yang menimbulkan kegawatan bila tidak ditangani dengan cepat. Reaksi ini terjadi bila sesorang memiliki riwayat alergi terhadap komponen vaksin.
Mereka yang alergi terhadap beberapa antibiotik seperti Streptomisin, polimiksin B dan Neomisin kemungkinan akan alergi terhadap vaksin polio suntik.
Baca Juga: Apa dan Bagaimana Penyebab Penyakit Polio Itu?
Jika Sahabat sebagai ibu ingin mengurangi reaksi lokal yang dapat terjadi pada anak, Sobat harus mengompres pada bekas suntikan, minum air putih, memberikan penurun panas dengan dosis sesuai dengan umur anak. Sebelum dilakukan imunisasi, Sobat perlu mengetahui beberapa hal:
• Cek apakah anak demam atau tidak
• Anak sedang diare
• Anak yang mempunyai kekebalan tubuh yang lemah atau melemahnya sistem imun
• Anak yang masih menjalani imunosupresif
Hal itulah yang menjadi pertimbangan untuk dilakukan vaksinasi. Vaksin polio itu penting untuk bayi dan balita, tetapi kita harus memperhatikan reaksi setelah penyuntikan dan apa saja yang tidak boleh dilakukan pada anak yang sedang mengalami demam, diare atau yang sudah dijelaskan di atas.
Semoga artikel ini memberi manfaat bagi para pembaca, khususnya ibu-ibu yang mempunyai bayi dan anak balita. Jangan lupa konsultasikan pada dokter yang menangani vaksin polio anak Sahabat.
Apabila Sahabat ingin sekali melakukan vaksinasi polio terutama layanan vaksinasi ke rumah, jangan khawatir karena Prosehat mempunyai layanan tersebut. Layanan ini tentu saja akan membuat Sobat merasa aman dan nyaman. Selain itu, layanan ini mempunyai kelebihan-kelebihan, yaitu:
- Produk dijamin asli
- Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
- Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
- Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
- Jadwal vaksinasi yang fleksibel
- Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian
Untuk info lebih lanjut mengenai layanan vaksinasi polio ke rumah, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa
Read More
![Efek Samping Vaksin Polio yang Perlu Kamu Ketahui Imunisasi sangat diperlukan untuk bayi dan balita dan banyak sekali macam-macam imunisasi, salah satunya adalah polio. Pemerintah mulai menggalakkan anak wajib imunisasi polio. Kenapa pemerintah mewajibkan anak untuk imunisasi polio? Karena imunisasi polio dapat mencegah penyakit yang akan diderita jika tidak diimunisasi. Baca Juga: Mengenal Penyakit Polio dan Vaksin untuk Mencegahnya Banyak manfaat yang bisa […]](/wp-content/uploads/2018/08/suntik-vaksinasi-bayi-imunisasi.jpg)

![Amankah Vaksin AstraZeneca? Simaklah Pendapat Para Ahli Ini! Kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI adalah hal yang wajar dalam setiap vaksinasi termasuk vaksinasi Covid-19. Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis vaksin Covid-19 yang digunakan, yaitu produksi Sinovac dan AstraZeneca yang baru tiba pada 8 Maret 2021. Baca Juga: Cara Mengatasi KIPI Pasca Vaksinasi Covid-19 Mengenai KIPI pada vaksin asal Inggris ini belum begitu […]](/wp-content/uploads/2021/03/Screenshot-46.png)


![Cara Mengatasi Demam Setelah Divaksin Covid-19 Pemerintah Indonesia sedang gencar memberikan vaksin kepada masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Walaupun tidak banyak, sebagian masyarakat mungkin mengalami efek samping dari vaksin. Salah satu efek samping yang mungkin didapatkan adalah demam. Baca Juga: Sakit Kepala Setelah Vaksinasi Covid-19? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia telah menyatakan bahwa vaksin Covid-19 tidak […]](/wp-content/uploads/2021/03/demam-setelah-divaksin.jpg)
![Cara Mengatasi KIPI Pasca Vaksinasi Covid-19 Vaksinasi Covid-19 sudah dimulai pada 13 Januari 2021, dengan Presiden menjadi orang pertama yang sudah divaksinasi. Sehari setelahnya, barulah para tenaga kesehatan sebagai kelompok prioritas yang akan disuntik vaksin. Pada beberapa kasus, vaksinasi dapt menimbulkan efek simpang atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Efek simpang adalah reaksi dari tubuh saat menghadapi zat yang masuk ke […]](/wp-content/uploads/2021/01/KIPI-pasca-vaksinasi-Covid-19.jpg)
![Reaksi KIPI Berat, Kapan Perlu Bawa Anak ke Dokter? Imunisasi diberikan untuk mencegah agar tidak tertular oleh penyakit. Imunisasi, terkadang mengandung beberapa bahan yang dapat menimbulkan reaksi terhadap orang yang disuntik. Kejadian sakit yang terjadi setelah menerima imunisasi yang diduga disebabkan oleh imunisasi kita sebut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Namun, tidak semua kejadian KIPI yang diduga itu adalah benar. Baca Juga: Cara […]](/wp-content/uploads/2018/07/kipi-berat.jpg)
