Seperti Apa dan Bagaimana Pertolongan Pertama Gangguan Kesehatan Jiwa?
Pertolongan pertama kesehatan mental sebenarnya sudah ada dan sudah diterapkan sebelum Perang Dunia Kedua. Hal ini diakui sebagai cara terbaik untuk menolong banyak orang dalam kondisi yang berisiko.
Gejala penyakit gangguan mental ini sulit sekali untuk dideteksi, banyak orang lain atau keluarga yang menemukan perilaku atau sikap dengan perubahan yang seperti biasanya. Meskipun orang lain atau keluarga sendiri menemukannya, tetap saja cara menghadapi dan bagaimana melakukan intervensi atau mencari pengobatan yang tepat itu tidak mudah.
Baca Juga: Penyebab Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Dideteksi Sejak Dini
Pertolongan pertama kesehatan jiwa adalah kursus selama 8 jam. Pasien diberi pemahaman dan dikenalkan tentang risiko-risiko dan tanda-tanda awal gangguan jiwa. Pasien dikenalkan dampak dari gangguan jiwa serta cara pengobatannya secara umum.
Selain itu, pasien juga ikut simulasi dalam menilai seberapa krisis gangguan jiwa, melakukan intervensi, memberikan bantuan awal dan bagaimana cara menguhubungi dokter, teman terdekat, keluarga, serta bantuan dukungan sosial.
Dekati, kaji dan dengar masalah yang sedang dialami
Hal yang pertama yang harus Sahabat lakukan adalah melakukan pendekatan dengan penuh perhatian dan sikap positif, dengarkan masalahnya, dan coba memberi bantuan atau solusi sesuai dengan masalah yang sedang dihadapinya. Step by step melakukan pendekatan juga harus memperhatikan
- Cara pendekatan dengan penuh perhatian dan sikap yang nyaman
- Cari tempat yang nyaman untuk kita maupun orang tersebut, tempat yang nyaman dan tenang untuk bercerita
- Apabila orang tersebut tidak berinisiatif memulai cerita, maka kita boleh memulai pembicaraan dengan syarat tidak langsung to the point
- Jika orang tersebut sudah memulai cerita, hormati privasi dan kerahasiaan orang tersebut.
Dengarkan ceritanya tanpa menghakimi
Ketika orang tersebut mulai bercerita, salah satu yang harus anda lakukan yang penting sekali adalah dengarkan dan tahan penilaian anda dahulu, jangan memotong cerita orang tersebut dengan pertanyaan-pertanyaan yang ada di pikiran Sahabat, dengarkan dulu sampai selesai, dengarkan dengan rasa empati yang tinggi dan dengarkan secara verbal maupun non verbal.
Perhatikan juga untuk mendengarkan dengan sungguh-sungguh, mengerti apa yang diceritakan kemudian berikan kebebasan untuk berbicara tanpa menghakimi. Ada hal yang harus dilakukan dan jangan sesekali Sahabat lakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan adalah:
Lakukan
- Beretika dan lakukan hal yang sewajarnya sesuai dengan budaya, usia dan orang yang kita hadapi
- Jujur dan dapat dipercaya
- Hormati keputusan dan hak orang lain
- Jangan mengungkapkan tentang penilaian pertama terhadap orang tersebut dan berhati-hati dalam menilai
- Jelaskan ketersediaanmu dalam membantunya kapan saja
Jangan Lakukan
- Jangan berlebihan dalam memberikan informasi
- Jangan berlebihan dalam berbicara
- Jangan menonjolkan status kita sebagai penolong
- Jangan memaksa mereka untuk bercerita kepada kita
- Jangan ambisius, membosankan atau memaksa untuk menolong
- Jangan menghakiminya karena perilaku dan perasaannya
- Jangan menceritakan masalahnya ke semua orang maupun sedikit orang
Berikan informasi dan dukungan
Setelah seseorang tersebut merasa lebih didengarkan dan merasa ada dukungan lebih, maka ini adalah peluang anda untuk terus melanjutkan bantuan.
Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi
Berikan dukungan berupa dukungan emosional seperti memberikan harapan bahwa masalah ini akan selesai dengan kondisi yang membaik dan berikan dukungan seperti berempati apa yang orang tersebut rasakan. Jangan lupa untuk menanyakan atau memberikan informasi tentang bantuan kesehatan jiwa.
Beri dorongan untuk mendapatkan bantuan profesional
Ketika mereka sudah mulai terbuka terkait cerita dan masalahnya, sebaiknya langkah selanjutnya Sahabat memberikan pilihan bantuan profesional yang tepat, seseorang dengan gangguan kesehatan jiwa harus ditangani langsung dengan yang lebih profesional.
Kita dalam membantu memiliki batasan dan pilihan bantuan terapi ada berbagai macam misalnya dengan obat-obatan, terapi psikis atau konseling, dukungan dari anggota keluarga/terdekat, bantuan/bimbingan aktifitas.
Beberapa gejala yang harus diperhatikan dan butuh bantuan lebih, yaitu:
- Orang dengan kondisi serius, yang dapat membahayakan nyawa diri sendiri maupun orang lain dan membutuhkan perawatan gawat darurat
- Orang dengan kondisi yang sangat sedih dan berlarut-larut, sehingga tidak mampu merawat diri sendiri dan anak-anaknya
- Orang yang hanya membahayakan orang lain
Setelah itu, beri dorongan untuk mendapatkan bantuan lainnya
Orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa sangat penting juga untuk mendapatkan bantuan dorongan lainnya, selain bantuan profesional atau bantuan yang tepat, orang-orang di sekitar yang pernah mengalami gangguan kesehatan jiwa bisa untuk membantu mereka yang saat ini sedang mengalami, bantuan dorongannya orang-orang di sekitar saja dan orang-orang terdekat.
Menurut data World Federation of Mental Health (WFMH) seseorang di suatu tempat di dunia meninggal akibat bunuh diri. Data menunjukkan bahwa satu dari empat orang dewasa akan mengalami masalah hidupnya dan mengganggu kesehatan jiwa.
Baca Juga: Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah dan Tanda-tandanya
Hal itu karena orang-orang yang memiliki gangguan kesehatan jiwa ini tidak mendapatkan perhatian dan tidak mendapatkan dukungan psikologis dari orang-orang di sekitar. Apalagi jika masalah psikis mereka dalam keadaan darurat, mengakibatkan banyak sekali orang-orang yang akan mengalami gangguan kesehatan jiwa
Karena itu, pertolongan pertama pada gangguan kesehatan jiwa berasal dari orang-orang terdekat dan keluarga, rasa peduli dan perhatian terhadap orang-orang yang dekat dengan kita adalah obat pertama untuk pertolongan awal menghadapi orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa.
Baca Juga: 5 Gangguan Jiwa Paling Sering Dialami Kawula Muda
Demikianlah mengenai pertolongan pertama pada kesehatan jiwa bagi teman atau saudara yang sedang mengalaminya. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pertolongan pertama ini dan produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi :
- RSJ Dr. Radjiman W. Lawang [Internet]. Rsjlawang.com. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: http://rsjlawang.com/news/detail/154/pertolongan-pertama-pada-gangguan-kesehatan-jiwa
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. Kemkes.go.id. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: https://www.kemkes.go.id/article/view/16101100004/hkjs-2016-pertolongan-pertama-psikologis-dan-kesehatan-jiwa-bagi-semua-.html
- Penerapan Metode Algee Dalam Pertolongan Pertama Pada Gangguan Jiwa [Internet]. Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: https://dinkes.bulelengkab.go.id/artikel/penerapan-metode-algee-dalam-pertolongan-pertama-pada-gangguan-jiwa-44
Read More
![Seperti Apa dan Bagaimana Pertolongan Pertama Gangguan Kesehatan Jiwa? Pertolongan pertama kesehatan mental sebenarnya sudah ada dan sudah diterapkan sebelum Perang Dunia Kedua. Hal ini diakui sebagai cara terbaik untuk menolong banyak orang dalam kondisi yang berisiko. Gejala penyakit gangguan mental ini sulit sekali untuk dideteksi, banyak orang lain atau keluarga yang menemukan perilaku atau sikap dengan perubahan yang seperti biasanya. Meskipun orang lain […]](/wp-content/uploads/2021/03/pertolongan-pertama-gangguan-kesehatan-jiwa.jpeg)

![Yuk, Sahabat Sehat, Ketahui Dampak Kecanduan Game Online di Tengah Pandemi Bagi Kesehatan Mental Bermain game online di waktu luang atau saat merasa jenuh memang sangat menyenangkan. Apalagi di masa pandemi Covid-19, banyak waktu luang yang dimiliki banyak orang karena berdiam diri di rumah. Game online bisa berdampak positif apabila memang dimanfaatkan sebagai hiburan. Namun, game online juga mempunyai dampak yang buruk bagi kesehatan. Baca Juga: Cara Mencegah Kecanduan […]](/wp-content/uploads/2021/03/dampak-kecanduan-game-online-di-tengah-pandemi.jpg)
![Dampak Perselingkuhan di Tengah Pandemi Bagi Kesehatan Mental Apa Saja? Pandemi Covid-19 mengharuskan banyak orang untuk melakukan aktivitas di rumah. Salah satunya bekerja, atau yang biasa disebut Work From Home (WFH). Dengan adanya WFH, banyak yang merasa jenuh dengan kegiatan yang hanya itu-itu saja. Dampak hal tersebut salah satunya bisa berakibat ke perselingkuhan. Baca Juga: Rangkuman Webinar Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Sebenarnya, konsekuensi […]](/wp-content/uploads/2021/03/perselingkuhan-di-tengah-pandemi.jpg)
![Cara Mengatasi Rasa Kesepian di Tengah Pandemi Pandemi virus Corona yang masih mewabah hingga saat ini memang membawa dampak yang cukup besar. Tidak hanya pada kesehatan fisik saja, tetapi juga pada kesehatan mental. Banyak orang yang merasakan kesepian di tengah pandemi ini. Perasaan tersebut muncul saat harus membatasi diri melalui isolasi yang diterapkan pemerintah. Baca Juga: Penyebab Gangguan Mental yang Perlu Dideteksi […]](/wp-content/uploads/2021/03/kesepian-di-tengah-pandemi.jpg)
![Inilah Gejala Kesehatan Mental yang Sering Sahabat Anggap Remeh! Lima belas persen dari orang dewasa yang berusia 60 tahun mengalami gangguan mental, sistem saraf, dan otaknya. Gangguan kesehatan mental perlu ditangani melalui perawatan medis secara intens dengan ahli kesehatan jiwa, karena sebenarnya masalah ini merupakan proses normal dari penuaan yang akan sangat membahayakan fisik untuk jutaan orang. Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak Gangguan kesehatan mental […]](/wp-content/uploads/2021/02/gejala-kesehatan-mental.png)
![Penyebab Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Dideteksi Sejak Dini Seseorang yang bisa memiliki keadaan sehat jiwanya adalah seseorang yang mampu menempatkan dan memberikan porsi atau potensi terbaik di dalam hidupnya, beradaptasi baik dengan kehidupannya, mampu memberikan peran terbaik dalam lingkungan sekolah, kampus, pekerjaan atau tempat kerja, masyarakat, komunitas dan lain hal yang menyangkut sosialisasi di kehidupan. Bicara soal kesehatan mental, psikiater dan psikososial dari RS Siloam […]](/wp-content/uploads/2021/02/penyebab-gangguan-kesehatan-mental-2.png)

![14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak Kesehatan mental adalah kondisi seseorang mampu menyadari potensi yang ada pada dirinya, mampu untuk mengatasi rintangan hidup normal dalam berbagai situasi hidup, mampu bekerja produktif dan berkontribusi kepada lingkungan sekitarnya. Mengutip slogan yang digunakan oleh WHO, “there is no health without mental health” artinya kesehatan mental perlu diperhatikan dan sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Hal ini […]](/wp-content/uploads/2021/02/kesehatan-mental-pada-anak.jpeg)

![Manfaat Belanja Online untuk Menghilangkan Stres Karena Pandemi Covid-19 Banyak cara untuk menghilangkan stres. Selain dengan berolahraga, menonton film, dan membaca buku, menghilangkan stres dan depresi juga dapat dengan berbelanja. Apalagi di masa pandemi yang mengharuskan semua aktivitas berada di rumah, berbelanja online menjadi pilihan yang tepat agar tidak terkena stres berlebihan. Lalu mengapa belanja online bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi stres? […]](/wp-content/uploads/2021/01/manfaat-belanja-online.jpg)
![Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Di Masa Pandemi Dunia sedang mengalami pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Penularan virus yang begitu cepat membuat orang menjadi khawatir dan cemas. Begitu pula dampaknya, mulai dari segi ekonomi, sosial, agama, dan juga psikologis. Nah, dari segi psikologis dapat dilihat kesehatan mental di masa pandemi. Baca Juga: Bagaimana Supaya Tetap Akur dengan Pasangan Selama Pandemi? Pandemi menimbulkan kecemasan dan […]](/wp-content/uploads/2021/01/kesehatan-mental-di-masa-pandemi.jpeg)