Baru! Rumah Sakit Kewalahan, Malaysia Kembali Berlakukan Karantina Wilayah
Kabar mengejutkan datang dari negeri tetangga, Malaysia. Negara tetangga serumpun itu dikabarkan kembali memberlakukan karantina wilayah akibat peningkatan kasus Covid-19 dalam 2 minggu terakhir. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia.
Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India, Apa Penyebabnya?
Karantina wilayah di Malaysia berlaku mulai Senin, 3 Mei 2021 hingga 2 minggu mendatang. Namun karantina hanya diberlakukan di wilayah Selangor, Kuala Lumpur, Penang, Johor, Sabah, dan Sarawak.
Pemerintah Malaysia dikabarkan telah menutup pasar, sekolah, melarang kegiatan sosial dan keagamaan demi meminimalkan penyebaran Covid-19.
Produk Terkait: Tes Covid-19
Gambaran Kasus Covid-19 di Malaysia
Jika dibandingkan dengan Indonesia dan Filipina, Malaysia bukanlah negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Asia Tenggara.
Peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut dalam dua pekan terakhir menyebabkan sejumlah rumah sakit kewalahan. Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan bahwa keterisian tempat tidur pasien kritis di rumah sakit wilayah Lembah Klang melebihi 70%.
Tercatat unit perawatan intensif rumah sakit di Lembah Klang semakin menipis akibat tingkat pasien yang dirawat mencapai 90%.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai Sejuta
Berdasarkan data World Meters per 4 Mei 2021, diberitakan terdapat 3.120 kasus baru penderita Covid-19 di Malaysia dari total 420.632 kasus dengan angka kematian mencapai 1.574 kasus.
Pada Minggu 2 Mei 2021, Malaysia mencatat kenaikan hingga 3.148 kasus per hari yang merupakan kasus terbanyak sejak 24 Februari 2021.
Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai karantina wilayah di Malaysia yang kembali diberlakukan akibat peningkatan kembali kasus Covid-19.
Berkaca dari hal ini, Sahabat Sehat sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah kembali naiknya kasus Covid-19 di Indonesia.
Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19
Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan silahkan berkonsultasi dengan dokter online 24 jam di Prosehat. Informasi lebih lanjut, hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi:
- Oktarianisa, S., 2021. Malaysia Darurat Corona! Lockdown Berlaku, ICU Hampir Penuh. [online] news. Available at: <https://www.cnbcindonesia.com/news/20210503223151-4-242877/malaysia-darurat-corona-lockdown-berlaku-icu-hampir-penuh> [Accessed 5 May 2021].
- Indonesia, C., 2021. Malaysia Darurat Covid, RS Kewalahan hingga Lockdown. [online] internasional. Available at: <https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210504195828-106-638570/malaysia-darurat-covid-rs-kewalahan-hingga-lockdown> [Accessed 5 May 2021].
![Baru! Rumah Sakit Kewalahan, Malaysia Kembali Berlakukan Karantina Wilayah Kabar mengejutkan datang dari negeri tetangga, Malaysia. Negara tetangga serumpun itu dikabarkan kembali memberlakukan karantina wilayah akibat peningkatan kasus Covid-19 dalam 2 minggu terakhir. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia. Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India, Apa Penyebabnya? Karantina wilayah di Malaysia berlaku mulai Senin, 3 Mei 2021 hingga 2 minggu mendatang. […]](/wp-content/uploads/2021/05/malaysia-kembali-berlakukan-karantina-wilayah.jpg)


![Berikut Kiat Penderita Asma Menghadapi Covid-19 Mengapa Penderita Asma Bisa Terkena Covid-19? Penyakit asma dan Covid 19 sama-sama menyerang sistem pernapasan, sehingga penderita asma lebih mudah terinfeksi virus. Berdasarkan sebuah studi menunjukan bahwa hubungan antara Covid-19 dan asma ternyata jauh lebih rumit daripada yang diperkirakan sebelumnya. Baca Juga: Perbedaan Pneumonia dan Covid-19 Para ilmuwan telah mengidentifikasi apabila seseorang terinfeksi Covid 19 […]](/wp-content/uploads/2021/03/asma-dan-covid-19-1.jpg)

![IDAI Tidak Merekomendasikan Sekolah Tatap Muka Juli 2021, Kenapa? Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memutuskan tidak merekomendasikan penerapan sekolah tatap muka yang rencananya akan mulai digelar pada Juli 2021, demikian hal tersebut diungkapkan oleh Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A, (K), FAAP, FRCPI (Hon.) yang merupakan Ketua Umum IDAI pada Rabu, 28 April 2021. Baca Juga: Berikut Panduan Sekolah Tatap Muka Mulai Juli […]](/wp-content/uploads/2021/04/sekolah-tatap-muka-juli-2021.jpg)
![Heboh Tsunami Covid-19 di India, Apa Penyebabnya ? Pada 25 April 2021, India melaporkan penambahan 346.786 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir dengan angka kematian mencapai 2.264 kasus. Jumlah tersebut merupakan jumlah kasus harian tertinggi di dunia sejak pandemi Covid-19 dimulai pada tahun 2020. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Covid-19? Hampir 190.000 orang telah meninggal akibat Covid-19 di India, dan lebih […]](/wp-content/uploads/2021/04/tsunami-covid-19.jpg)
![Sudah Dua Kali Divaksin, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19? Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19? Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi. Hal ini membuat masyarakat terkejut karena […]](/wp-content/uploads/2021/04/istri-Ridwan-Kamil-Positif-Covid-19.jpg)
![Bantu Vaksinasi Lansia, Menkes Luncurkan Home Care dan Home Delivery Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun. Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai […]](/wp-content/uploads/2021/04/menkes-luncurkan-home-care-dan-home-delivery.jpg)

![Boleh Divaksin Covid-19 Saat Berpuasa? Ini Faktanya! Puasa diketahui bukan menjadi halangan bagi Sahabat untuk disuntik vaksin Covid-19 karena berpuasa tidak mengganggu proses pembentukan daya tahan tubuh. Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya! Demikian hal tersebut diungkapkan oleh dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI, pakar imunisasi dewasa dalam sebuah dialog Tanya IDI “Amankah Vaksinasi Saat Berpuasa?” pada Rabu, 14 […]](/wp-content/uploads/2021/04/divaksin-Covid-19-saat-puasa.jpeg)
![Bupati Kabupaten Tangerang Kunjungi Program Vaksinasi Bandara City Mall Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menyempatkan diri mengunjungi program vaksinasi Bandara City Mall, Dadap, Kosambi, 10 April 2021. Pada hari kedua pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Husada, Rumah Sakit Bun, LPPM Atmajaya, dan puskesmas-puskemas di Kecamatan Kosambi tersebut, Bupati Zaki terlihat memantau pelaksanaan vaksinasi yang menyasar pada […]](/wp-content/uploads/2021/04/vaksinasi-bandara-city-6.jpg)


![Press Release: Dukung Program Percepatan Vaksinasi Covid-19 Pemerintah, Prosehat Menggelar Vaksinasi Massal di Bandara City Mall Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal. Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, […]](/wp-content/uploads/2021/04/vaksinasi-bandara-city-4.jpg)


![Ketahui Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini bencana banjir dan longsor melanda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Pulau Adonara, Flores Timur. Banjir dan longsor terjadi pada kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng, dan Wotan Ulumado. Baca Juga: Bencana Datang, Yuk Persiapkan Tas Siaga Bencana! Hingga Selasa 6 April 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak […]](/wp-content/uploads/2021/04/manfaat-berdonasi-bagi-kesehatan-mental.jpeg)
