Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

Dokter Menjelaskan Hasil Pemeriksaan IVA atau Tes IVA kepada Pasien
Pemeriksaan IVA untuk mendeteksi kanker servis sangat penting bagi wanita. Terutama karena kanker serviks amat sering dialami wanita. Bahkan kanker serviks adalah kanker keempat terbanyak di dunia yang dialami wanita.
Pada tahun 2018, diestimasikan 570.000 wanita didiagnosa kanker serviks dan sekitar 311.000 wanita meninggal karena kanker tersebut. Hampir 99% kanker serviks dihubungkan dengan human papilloma virus (HPV), sebuah virus yang sangat mudah menular saat kontak seksual. Saat terinfeksi virus tersebut, wanita jarang mengalami keluhan dan dapat sembuh sendiri. Tetapi apabila terjadi infeksi berulang, maka dapat menyebabkan kanker serviks.
Selengkapnya: Benarkah Kanker Serviks Bisakah Disembuhkan?
Kabar baiknya adalah kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang bisa disembuhkan apabila terdeteksi secara dini dan ditatalaksana dengan baik. Salah satu cara untuk mendeteksi dini kanker serviks adalah melalui pemeriksaan skrining berupa pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA).
Takut dengan kanker serviks? Vaksinasi HPV Saja
Apa itu tes dan pemeriksaan IVA serta bagaimana tes tersebut dilakukan? Mari simak informasi lengkapnya di bawah ini.
Pemeriksaan IVA
Pemeriksaan IVA atau Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan sebuah tes skrining untuk mendeteksi dini kanker serviks. Tes ini dilakukan dengan cara menggunakan asam asetat pada serviks. Setelah didiamkan sekitar 1 menit akan dilakukan pengamatan apakah terdapat perubahan warna di bagian serviks. Apabila terdapat perubahan warna menjadi putih pada bagian serviks, maka bagian tersebut dapat dicurigai sebagai kanker serviks. Untuk selanjutnya pasien akan dirujuk ke dokter spesialis obstetrik dan ginekologi untuk pemeriksaan tambahan seperti pap smear atau biopsi.
Tes skrining tersebut mudah untuk dilakukan sehingga dapat dipraktekkan pada fasilitas kesehatan yang jauh dari pusat kota. Prosedur tes IVA tidak memakan waktu yang lama, hanya sekitar 5 menit saja. Selama tes mungkin akan terasa sedikit tidak nyaman, namun tidak menyebabkan nyeri yang berlebih. Tes IVA juga relatif murah karena tidak memerlukan banyak alat dan bahan.
Karena sifat pemeriksaan ini adalah skrining, maka pemeriksaan IVA dapat dilakukan berkala tanpa harus ada keluhan. Anda dapat memeriksakan diri apabila memiliki riwayat kanker serviks pada keluarga atau sudah aktif melakukan hubungan seksual namun belum pernah mendapatkan vaksinasi HPV.
Vaksinasi HPV untuk Mencegah Kanker Serviks
Selain pemeriksaan IVA untuk mendeteksi dini kanker serviks, Anda juga dapat melakukan vaksinasi human papillomavirus (HPV) sebagai langkah pencegahan. Penggunaan vaksin HPV sudah disetujui oleh World Health Organization (WHO) dan vaksinnya sudah tersedia luas. Vaksin ini dapat diberikan kepada wanita sedini usia 10 tahun, baik sudah melakukan hubungan seksual ataupun belum.
HPV memiliki beberapa tipe, contohnya tipe 16 dan 18 yang sering ditemukan dan menjadi 70% penyebab kanker serviks. Terdapat juga HPV tipe 6 dan 11 yang menjadi 90% penyebab kutil kelamin. Saat ini di Indonesia sudah terdapat 2 tipe vaksin yaitu vaksin bivalen dan tetravalen. Untuk vaksin bivalen mencakup HPV tipe 16 dan 18, sedangkan vaksin tetravalen mencakup HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Pemberian vaksin dibagi menjadi 3 dosis yaitu pada bulan 0, 1 atau 2, dan 6.
Dapatkan: Layanan Vaksinasi ke Rumah dari Prosehat
Pemeriksaan IVA merupakan sebuah alat skrining yang sangat berguna untuk mendeteksi kanker serviks secara dini. Pemeriksaan tersebut juga terjangkau karena relatif murah, cepat dilakukan, dan tidak memerlukan peralatan yang canggih. Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pemeriksaan IVA atau tentang HPV, konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan terdekat.
Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker serviks dan pencegahannya melalui vaksinasi HPV. Jika Sahabat Sehat membutuhkan pemeriksaan laboratorium, vaksinasi HPV, konsultasi kesehatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.
Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi:
- Cervical cancer [Internet]. Who.int. 2022
- Training Manual on Cervical Cancer Screening using Visual Inspection with Acetic Acid
- Ardahan M, Temel A. Visual Inspection With Acetic Acid in Cervical Cancer Screening
- Poli U, Bidinger P, Gowrishankar S. Visual inspection with acetic acid (via) screening program
- Sekilas tentang Vaksin HPV [Internet]. idai.or.id. 2022
