Ngopi Santuy Prosehat Eps 7: Ini Cara Pelacakan Kasus Covid-19 di Indonesia
Ditulis oleh : dr.Monica Cynthia Dewi
Pada acara Ngopi Santuy Episode 7 yang ditayangkan secara langsung di Instagram Prosehat, Jumat 21 Mei 2021 dengan narasumber dr. Gita Permatasari menyampaikan bahwa cara pelacakan kasus Covid-19 di Indonesia telah dilakukan sesuai dengan pedoman yang disampaikan oleh World Health Organization (WHO).
Pelacakan Kasus Covid-19 di Dunia
WHO menganjurkan agar setiap individu yang berkontak langsung dengan penderita Covid-19 maupun yang berada dalam jarak 1 meter selama setidaknya 15 menit dengan seseorang yang terinfeksi Covid-19, harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari untuk membatasi penyebaran Covid-19. WHO menargetkan pelacakan dilakukan hingga sekitar 30 orang terakhir yang berkontak dengan penderita Covid-19.
Pelacakan kontak kasus Covid-19 dipercaya dapat memutus rantai penularan Covid-19, dengan fokus pelacakan dilakukan pada lingkup rumah tangga, petugas kesehatan, serta tempat tertutup yang berisiko tinggi seperti asrama, panti sosial, rumah perawatan, dan fasilitas berjangka panjang lainnya.
Dr. Gita Permatasari mengungkapkan pelacakan dilakukan secara berbeda-beda di tiap negara. Strategi pelacakan dan penanganan di Jepang patut dicontoh sebab terdapat banyak pusat kesehatan yang memiliki tim khusus dalam menerapkan protokol kesehatan apabila terjadi suatu kondisi pandemi. Tim khusus tersebut akan melakukan pelacakan secara rinci dengan tetap menjaga privasi dari setiap orang yang melakukan kontak dengan penderita Covid-19.
Produk Terkait : Covid 19
Pelacakan Kasus Covid-19 di Indonesia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pernah mengungkapkan bahwa sistem 3T (testing, tracing, treatment) yang dilakukan di Indonesia telah salah sasaran. Sebagian masyarakat yang melakukan pemeriksaan Covid-19 (testing) adalah mereka yang mau bepergian, bukan orang yang memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19 atau riwayat tinggal di wilayah yang melaporkan transmisi lokal Covid-19 dalam 14 hari terakhir.
Sementara itu Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD, PhD, KEMD mengungkapkan bahwa metode kontak tracing merupakan tulang punggung dalam upaya mengatasi COVID-19. Namun masih tingginya stigma dalam masyarakat menjadi suatu tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan. Diperlukan sosialisasi hingga tingkat desa agar tidak ada pengucilan terhadap orang yang sedang melakukan isolasi mandiri maupun bagi masyarakat yang telah terkonfirmasi menderita Covid-19.
Dr. Gita Permatasari mengungkapkan bahwa saat ini dikhawatirkan kasus Covid-19 mengalami lonjakan akibat libur lebaran dan aktivitas masyarakat yang melakukan mudik. Bagi Sahabat Sehat yang telah divaksin Covid-19 maupun yang belum mendapatkan vaksin, mari tetap lakukan protokol kesehatan 5 M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilisasi).
Baca Juga : Cara Tracing Kasus Covid 19 di Indonesia
Sahabat Sehat, mari ikuti seri Ngopi Santuy selanjutnya yang akan membahas masalah kesehatan dan disiarkan secara langsung melalui Instagram Prosehat setiap hari Jumat pukul 16.00 WIB.
Bagi Sahabat Sehat yang memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19 atau baru saja bepergian ke wilayah yang melaporkan transmisi lokal Covid-19, segera lakukan pemeriksaan Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi :
Permatasari G. Ngopi Santuy Episode 7 Pelacakan Kasus Covid-19 di Indonesia.[Video]. 2021. Available from : https://www.instagram.com/tv/CPIUzz9CA_r/ [Accessed 21 May 2021]
Read More
![Ngopi Santuy Prosehat Eps 7: Ini Cara Pelacakan Kasus Covid-19 di Indonesia Ditulis oleh : dr.Monica Cynthia Dewi Pada acara Ngopi Santuy Episode 7 yang ditayangkan secara langsung di Instagram Prosehat, Jumat 21 Mei 2021 dengan narasumber dr. Gita Permatasari menyampaikan bahwa cara pelacakan kasus Covid-19 di Indonesia telah dilakukan sesuai dengan pedoman yang disampaikan oleh World Health Organization (WHO). Pelacakan Kasus Covid-19 di Dunia WHO menganjurkan […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/01/tes-covid-19-di-Indonesia.jpg)

![Vaksinasi Covid-19 Tahap Tiga Dimulai ? Cek Faktanya ! Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, vaksinasi Covid-19 tahap tiga telah mulai dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta yang menjadi salah satu langkah percepatan vaksinasi untuk melindungi masyarakat yang rentan. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid. Pemberian vaksin Covid-19 secara bertahap dilakukan sesuai situasi […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/04/euforia-vaksinasi.jpeg)
![Calon Ibu Wajib Tahu ! Kenali Faktor Resiko Penyebab Keguguran Ditinjau oleh: dr.Monica Cynthia Dewi Artis Aurel Hermansyah baru-baru ini menceritakan bahwa Ia telah mengalami keguguran. Sebelum lebaran, Aurel mengaku sempat alami pendarahan dan perut terasa nyeri. Nah Sahabat Sehat, apa saja faktor resiko penyebab keguguran ? Mari simak penjelasan berikut. Apa Itu Keguguran ? Keguguran adalah kondisi terhentinya kehamilan pada saat usia kandungan belum […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/03/rentan-terkena-penyakit-kritis.jpg)

![Penderita Hipertensi Wajib Tahu ! 10 Macam Buah Penurun Tekanan Darah Tanggal 17 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit hipertensi. Hari Hipertensi Sedunia kali ini mengambil tema “Measure Your Blood Pressure Accurately, Control It, Live Longer!”, berfokus pada tingkat kesadaran masyarakat akan penyakit hipertensi yang saat ini masih tergolong rendah. Disamping konsumsi obat penurun tekanan darah, penderita Hipertensi […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/04/buah-pencegah-dehidrasi.jpg)

![Sahabat Sehat, Bagaimana Cara Tracing Kasus Covid-19 di Indonesia ? Mungkin banyak diantara Sahabat Sehat yang belum mengetahui proses penelusuran (tracing) pada kasus Covid-19. Lantas bagaimana cara Kementerian Kesehatan menelusuri kasus Covid-19 di Indonesia ? Mari simak penjelasan berikut ini ! Dilansir dari laman World Health Organization (WHO), pelacakan kontak erat pada kasus Covid-19 meliputi identifikasi orang yang mungkin terpapar virus SARS-CoV-2 dan pemantauan harian […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/01/pencegahan-dan-penanganan-covid-19-di-tempat-kerja.jpg)
![Kenali dan Cara Mengatasi Reaksi Imunisasi Si Kecil Imunisasi menjadi salah satu cara si kecil terhindar dari penyakit menular. Namun ada beberapa imunisasi yang memberikan beberapa reaksi imunisasi yang sering kali membuat Bunda takut, sehingga Bunda enggan membawa si kecil untuk imunisasi. Bunda khawatir, karena reaksi-reaksi tersebut merupakan reaksi kecil yang wajar terjadi. Reaksi yang umum terjadi biasanya seperti demam, bercak […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2018/02/848x337-13.jpg)
![Wajib Tahu! Protokol Kesehatan Salat Idul Fitri 2021 di Luar Rumah Sebentar lagi Lebaran tiba, dan tentunya Sahabat Sehat akan melaksanakan salat Idul Fitri. Seperti tahun sebelumnya, Lebaran tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Persyaratan Salat Tarawih 2021 di Luar Rumah Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, pada Selasa 4 Mei 2021 meminta kepada umat Islam untuk melaksanakan ibadah salat Idul […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/05/antarafoto-shalat-idul-adha-berjamaah-di-tengah-pandemi-310720-mz-1_ratio-16x9.jpg)


![4 Hal Penting Terkait Melahirkan Saat Pandemi Menurut IDAI Virus Corona atau Covid-19 yang masuk ke Indonesia sejak awal Maret 2020 telah mengubah tata cara atau kebiasaan semua bidang kehidupan supaya bisa menghindari dan memutus rantai penyebaran virus yang lebih ganas daripada SARS atau MERS tersebut. Salah satu bidang yang berubah untuk menyesuaikan dengan virus tersebut adalah kesehatan yang merupakan bidang paling utama dan […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/07/ibu-hamil-2-1.jpg)
![Hal Penting Sebelum Melakukan Pemeriksaan GeNose C19! Semenjak diperkenalkan pada akhir 2020 dan mulai dipakai pada awal Februari 2021 oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai salah satu syarat perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19, GeNose C19 telah ditetapkan menjadi salah satu pemeriksaan alternatif untuk perjalanan darat, laut, dan udara. Baca Juga: Beragam Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru, Ada GeNose! Tes […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/05/genose-c19.jpg)
![Baru! Tes Molekuler Isotermal Sebagai Alternatif Pemeriksaan Covid-19 Jenis pemeriksaan Covid-19 di Indonesia kembali bertambah. Sebelumnya, Covid-19 dapat dideteksi melalui tes rapid antibodi dan rapid antigen, tes swab PCR, GeNose C19 dan kini ada pemeriksaan baru yang disebut tes molekuler isotermal. Baca Juga: Infografik Perbedaan Tes Corona dari Rapid Test Hingga Swab (PCR) Tes molekuler isotermal diklaim memiliki sensitivitasnya mencapai 95%, spesifitas mencapai […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/05/tes-molekuler-isotermal.jpg)

