5 Hal Ini Penyebab Donor Darah Ditolak oleh Petugas PMI
Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Niat baik saja tidak cukup. Banyak sekali penyebab donor darah ditolak oleh petugas PMI. Penolakan ini adalah demi kebaikan bersama. Karena walaupun melakukan donor darah banyak memberikan manfaat pada diri sendiri dan orang lain, namun jika sembarangan dapat berisiko tinggi bagi pendonor maupun mereka yang menerima donor.
Ada beberapa syarat yang perlu Sahabat Sehat penuhi sebelum mendonorkan darah. Mungkin ada sebagian dari Sahabat Sehat yang pernah ditolak saat ingin mendonorkan darah. Penasaran apa sebabnya? Mari simak penjelasan berikut.
Manfaat Donor Darah
Salah satu kegiatan PMI (Palang Merah Indonesia) yang paling dikenal oleh masyarakat di Indonesia adalah donor darah. Menyumbangkan sebagian darah untuk kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan menjadi salah satu kegiatan sosial. Tidak hanya bagi penerima darah saja yang memiliki manfaat. Namun donor darah juga memiliki segudang manfaat yang dapat dirasakan oleh pendonor darah.
Beberapa manfaat dari melakukan donor darah antara lain adalah:
Menjaga kesehatan jantung
Dengan melakukan donor darah, sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan jantung terlatih memompa darah sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan zat besi dalam darah dan mengurangi resiko penyakit jantung.
Membakar kalori
Mendonor darah dapat membantu membakar kalori tubuh. Setiap mendonorkan 450 ml darah, dapat membakar 650 kalori dalam tubuh.
Menurunkan resiko kanker
Berdasarkan penelitian, mendonor darah dapat mengurangi resiko kanker hati, paru-paru, usus besar dan kanker tenggorokan.
Meningkatkan produksi darah
Mendonor darah dapat membantu merangsang produksi sel darah yang baru. Proses mendonorkan darah ini akan menjaga tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien.
Mengurangi stress
Mendonorkan darah dapat membuat pikiran lebih tenang dan mengurangi stress sebab Sahabat Sehat dapat membantu sesama yang membutuhkan. Perasaan bahagia dapat membantu meningkatkan kesehatan psikologis.
Memantau kesehatan secara berkala
Sebelum melakukan donor darah maka tubuh akan dilakukan beberapa pemantauan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, berat badan, kadar hemoglobin, serta pemeriksaan penyakit seperti HIV, Hepatitis B, dan lainnya. Dengan melakukan donor darah, Sahabat Sehat juga dapat memantau kondisi kesehatan secara berkala.
Namun demikian, tidak semua orang boleh melakukan donor darah. Juga tidak semua darah diterima oleh petugas PMI. Walaupun kebutuhan akan stok darah sangat tinggi, ada beberapa situasi dan kondisi yang menjadi penyebab donor darah ditolak di PMI maupun di rumah sakit.
Faktor Utama Penyebab Donor Darah Ditolak
Sebagian orang mungkin pernah ditolak saat ingin mendonorkan darah. Sahabat Sehat, berikut ini adalah beberapa kondisi yang tidak dianjurkan untuk melakukan donor darah:
- Usia kurang dari 17 tahun atau lebih dari 65 tahun
- Berat badan kurang dari 45 kilogram
- Perempuan yang sedang hamil, menyusui atau haid.
- Tengah mengkonsumsi obat-obatan
- Telah menjadi pendonor dalam waktu kurang dari 3 bulan terakhir
- Riwayat perjalanan 6 bulan terkahir pergi ke daerah/negara yang sedang terjadi wabah
- Pendonor baru saja melakukan cabut gigi
- Pendonor baru saja operasi kecil dalam 6 bulan terakhir
- Pendonor baru saja operasi besar dalam 12 bulan terakhir.
- Penderita HIV/AIDS atau ODHA
- Menderita tuberculosis, sifilis, dan epilepsi
- Ketergantungan obat atau alkohol
- Baru menjalani vaksinasi virus hidup, seperti parotitis, measles, tetanus, kolera atau difteri
- Baru satu minggu terbebas dari gejala gangguan alergi.
- Penderita penyakit jantung, paru-paru dan kanker
- Darah yang terlalu kental
- Tekanan darah rendah dibawah 90/60
- Tekanan darah tinggi diatas 140/90 mmHg.6-8
Kondisi darah pasien yang terlalu kental akan ditolak oleh petugas PMK. Karena ada risiko terjadinya penggumpalan darah dan penyumbatan bagi orang yang menerima transfusi darah.
Sahabat Sehat, itulah beberapa penyebab donor darah ditolak dan alasannya. Oleh sebab itu, jika memang ingin melakukan donor darah maka Sahabat Sehat wajib menjaga kesehatan tubuh. Caranya bisa dengan beristirahat yang cukup serta mengkonsumsi buah dan sayur. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat.
Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi:
- Palang Merah Indonesia. Give Blood Save Life [Internet]. Indonesia : Palang Merah Indonesia; [cited 24 Aug 2021].
- Indus Health. Surprising Facts & Benefits of Blood Donation [Internet]. USA : Indus Health Plus; [cited 24 Aug 2021].
- Omni Hospitals. Inilah 8 Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan [Internet]. Indonesia : Omni Hospitals; [cited 24 Aug 2021].
- Flavin B. 6 Surprising Health Benefits of Donating Blood [Internet]. USA : Rasmussen University. 2018 [updated 02 Jan 2018; cited 24 Aug 2021].
- Biggers A. The Benefits of Donating Blood [Internet]. USA : Healthline. 2019 [26 June 2019; cited 24 Aug 2021].
- Garmina R. 15 Kondisi yang Membuat Anda Ditolak Jadi Donor Darah [Internet]. Indonesia : Merah Putih. 2017 [updated 26 April 2017; cited 24 Aug 2021].
- World Health Organization. Who can give blood [Internet]. USA : World Health Organization; [cited 24 Aug 2021].
- Femina. Ini 12 Penyebab Anda Ditolak Menjadi Donor Darah [Internet]. Indonesia : Femina. 2018 [updated 15 Jan 2018; cited 24 Aug 2021].
![Pentingnya Memberi Vaksin Flu untuk Orang Tua atau Lansia Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Orang tua atau lansia lebih rentan terkena flu. Oleh sebab itu, pemberian vaksin flu untuk orang tua dan lansia menjadi hal yang wajib. Apalagi di usia tua, infeksi virus influenze dapat menyebabkan komplikasi kesehatan. Sebab kondisi sisitem kekebalan tubuh lebih rendah dibandingkan orang yang berusia lebih muda. Sangat […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/09/Manfaat-Vaksin-Flu-untuk-Orang-Tua-atau-Lansia-di-Masa-Pandemi.jpg)
![Cara Mengajari Anak Supaya Mau Pakai Masker dengan Benar Ditulis oleh: dr. Monica Cynthia Dewi Ada cara mengajari anak pakai masker tanpa perlu memarahinya. Cara yang akan membuatnya senang hati pakai masker saat keluar rumah. Si kecil juga akan merasa harus pakai masker ketika berjumpa dengan mereka yang bukan orang tuanya. Penasaran bagaimana caranya? Yuk simak penjelasan berikut ini dan silahkan gunakan untuk mendidik […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/09/Pendekatan-Persuasif-adalah-Kunci-Keberhasilan-Cara-Mengajari-Anak-Pakai-Masker.jpg)
![5 Dampak Infeksi Covid Disertai Flu pada Tubuh Penderita Ditulis oleh: dr. Monica Cynthia Dewi Saat ini twindemic berupa infeksi covid disertai flu semakin naik. Gejalanya hampir mirip, yaitu pilek, bersin, dan hidung tersumbat. Banyak orang yang mengira dirinya hanya terkena flu, padahal ikut terpapar Covid. Ada juga yang mengira terkena Covid saja, padahal tubuh semakin lemah karena terkena flu saat terjangkit covid. Lantas […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/09/Anosmia-dan-Pilek-Menjadi-Gejala-Infeksi-Covid-Disertai-Flu.jpg)
![Bingung Ada Berapa Jenis Vaksin Influenza? Ini Jawabannya Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Di Indonesia ada beberapa jenis vaksin influenza yang digunakan untuk orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan digunakan pada ibu hamil. Vaksin ini dapat mencegah penyakit influenza dan turunannya seperi pilek, bersin, hidung tersumbat, serta demam. Namun Sahabat Sehat kemungkinan akan bingung harus ambil vaksin influenza yang mana. Hal ini […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/09/Ini-Jawaban-dari-Pertanyaan-Ada-Berapa-Jenis-Vaksin-Influenza-di-Indonesia.jpg)
![3 Penyebab Seseorang Bisa Kena Covid Lagi Setelah Sembuh Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Kasus seseorang yang kena Covid lagi setelah sembuh semakin banyak saja. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. Oleh sebab itu, seseorang yang sembuh dari Covid harus tetap menjaga diri dan melakukan protokol kesehatan agar tidak tertular lagi. Banyak masyarakat […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/08/Kemungkinan-Kena-Covid-Lagi-Setelah-Sembuh-Selalu-Ada.jpg)
![6 Cara Aman dan Alami Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Banyak cara mengatasi biang keringat pada bayi. Namun pastikan Sahabat Sehat hanya memilih cara yang terbukti aman bagi kulit si kecil. Ya, kulitnya masih sangat sensitif. Sembarangan memilih produk anti biang keringat justru dapat menyebabkan masalah kulit yang lebih serius. Biang keringat yang membuat […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/08/Cara-Mengatasi-Biang-Keringat-Pada-Bayi-dengan-Cepat-dan-Aman.jpg)
![7 Manfaat Sunat Dewasa Menurut Pandangan Ahli Kesehatan Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Sebenarnya banyak manfaat sunat dewasa yang sudah diakui secara medis. Namun sayang, masih ada saja perdebatan mengenai manfaat sunat. Sunat atau dalam bahasa medis disebut sirkumsisi, merupakan proses pelepasan atau pemotongan kulit yang menyelubungi ujung penis. Sunat biasanya dilakukan pada masa kanak-kanak […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/08/Manfaat-Sunat-Dewasa-Bagi-Kesehatan.jpg)
![Agar Tidak Tertular, Ini 8 Cara Mencegah Penyakit Kelamin Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebagai cara mencegah penyakit kelamin maka diperlukan perilaku seks yang aman. Juga tentunya ditunjang dengan pola hidup yang sehat. Ya, jangan sampai Sahabat Sehat tertular penyakit menular seksual atau dalam istilah awam adalah penyakit kelamin. Berbagai penyakit menular seksual diketahui dapat berdampak pada kondisi tubuh, dan jika ibu […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/08/Cara-Mencegah-Penyakit-Kelamin-Menular-Menurut-Para-Ahli.jpg)
![5 Masalah Kesehatan yang Menyebabkan Lansia Susah Makan Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebagian besar orang menganggap masalah lansia susah makan akibat nafsu makan menurun merupakan hal wajar. Padahal tidaklah demikian! Masalah susah makan ini sebenarnya bisa saja merupakan peringatan dini dari adanya masalah kesehatan yang serius. Jika Sahabat Sehat tengah merawat lansia di rumah, sebaiknya […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2021/08/Penyebab-Lansia-Susah-Makan-Serta-Cara-untuk-Mengatasinya.jpg)
